Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

3 Tahun Anggaran Dana Desa Untuk Pembangunan Kantor dan Balai Desa Hutabaringin Julu Tak Kelar

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
  • print Cetak

3 tahun anggaran, bangunan kantor desa dan balai desa hutabaringin julu tak kunjung kelar ( fikri )

MADINA – (Mandailing Online )- Selama 3 tahun anggaran sejak tahun 2022 sampai 2024 alokasi anggaran dana desa untuk pembangunan gedung kantor dan balai desa Hutabaringin Julu di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tak kunjung kelar.

Data yang didapat, Untuk rehabilitasi atau peningkatan balai desa, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir data Tahun 2024 senilai, Rp. 109.930.000. Lalu, Rp 166.162.100 untuk tahun 2023 dan Rp 195.276.000 tahun 2022. Tertotal senilai Rp.471.368.100.

Warga setepat mengaku bahwa Kades tidak terlalu terbuka terkait dana desa setempat. Meski ada agenda rapat desa, warga tidak terlalu dilibatkan sehingga tidak begitu mengetahui kondisi anggaran dan desa.

“Aaah, kadesnya ga pernah terbuka itu, Musyawarah desa saja yang hadir hanya mereka mereka saja, tak pernah diberikan informasi, baik ia melalui pangeras suara atau apalah. Makanya kami tidak tau soal apapun terkait Desa ini, abang sajalah yang liat,” Ujar O pada Wartawan sabtu 8/2/2025.

Selain itu, terkait realisasi ADD / DD didesa tersebut juga ‘diduga’ tak optima implementasinya, banyak infrastruktur yang terkesan asal jadi dan anggaran yang terus berulang berulang pada salah satu objek pemanfaatan Dana Desa.

“Kami warga sini kurang tau gimana alokasi dana desa, apalagi soal struktur nya, pernah memang yang abang tanya itu, si oloan itu jadi Bendahara desa, tapi setelah ada keributan kembali lagi si Aisyah itu yang jadi Bendahara Desa, jadi kesannya kayak suka suka mereka, dan abang cek saja langsung bagunan bagunan disini kayak mana,” Disambung inisial I warga setempat.

Menanggapi hal tersebut Kepala desa Darman Rangkuti yang dikonfirmasi Wartawan mengungkapkan Jika Pernyataan warga itu terkesan menuding dirinya.

“Siapa yang bilang, saya merasa selalu dituding warga hal hal buruk. untuk pembangunan kantor desa tahun 2022 bukan saya, saya tidak ada urusan dengan itu,” Kata Darman melalui Sambungan Telepon, Minggu Malam, (09/02/2025).

Darman dalam pesan singkat lewat  whatsApp juga meminta maaf  “Mohon maaf, saat ini saya tak bisa memberikan keterangan bukanya saya tak menghargai adinda namun udah lama masalah ini ngak ada abisnya,” kata Darman.( fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Gelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing

    Madina Gelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal menggelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor. Pembukaan dilakukan hari ini, Rabu (27/9/2017) di Taman Raja Batu, Panyabungan oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhair Nasution. Festival ini diikuti oleh utusan-utusan kecamatan dari wilayah Mandailing Godang dan Mandailing Julu. Total peserta sebanyak 10 grup gordang dan 10 grup […]

  • Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Sebanyak 1.134 pelajar dari tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan menggelar Tortor Naposo Bulung secara serentak di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Tarian khas asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini akhirnya memecahkan rekor penari terbanyak yang pernah digelar secara serentak dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Pagelaran tarian massal […]

  • Jalur Sipapaga-Tambangan Tahun ini Direhab Besar-Besaran

    Jalur Sipapaga-Tambangan Tahun ini Direhab Besar-Besaran

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ruas jalan Aek Godang – Tambangan bakal direhab besar-besaran tahun ini. Ruas ini juga dikenal sebagai jalur Sipapaga – Tambangan. Yakni jalur dari simpang depan MAN Panyabungan di Kecamatan Panyabungan hingga Desa Simangambat di Kecamatan Tambangan. Jalur ini berjarak tempuh singkat dari Kecamatan Panyabungan ke Kecamatan Tambangan dibanding jika melalui Jalan […]

  • Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pementasan drama “Multatuli” produksi Jeges Art di Taman Raja Batu, Panyabungan, Senin (31/7) sungguh sangat luar biasa. Plot cerita mengalir dengan sempurna, dialog-dialog yang menyentuh serta adegan-adegan yang berkarakter kuat. Askolani Nasution, sang sutradara, begitu berhasil membangun dimensi emosi yang sangat kuat pada setiap adegan. Pun, para pemain sangatlah pula piawai memerankan peran masing-masing. […]

  • Atika Beri Batas Waktu, Insentif Tenaga Kesehatan Wajib Bayar Minggu Depan

    Atika Beri Batas Waktu, Insentif Tenaga Kesehatan Wajib Bayar Minggu Depan

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution memberikan batas waktu pencairan insentif tenaga kesehatan. “Warning” itu ditegaskan Atika dalam satu rapat dengan kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Panyabungan dan RSUD Husni Thamrin Natal, kemarin. Dan pernyataan ini diposting di akun pribadinya pada laman facebook, Jum’at (20/8/2021). Atika menyatakan, banyak hal yang […]

  • Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

    Tahun Ini Hanya Urea dan NPK yang Masuk Daftar Pupuk Subsidi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun ini Pemerintah Indonesia hanya memberikan pupuk jenis Urea dan NPK dalam program pupuk bersubsidi kepada petani. Dengan demikian jenis SP-36, ZA dan pupuk Organik dihilangkan dari daftar pupuk bersubsidi. Keputusan ini merupakan kebijakan pemerintah dalam rencana membatasi penyaluran pupuk subsidi. Jika selama ini petani memperoleh pupuk subsidi Urea, SP-36, ZA, […]

expand_less