Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
  • print Cetak

Panyabungan, (MO) – Tambang emas tradisional di Desa Hutabargot Julu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Senin dini hari (5/2) longsor. Dikabarkan, sedikitnya 50 orang penambang emas tradisional tertimbun longsor, dan hingga Senin sore, masih belum dapat dievakuasi.

Lomo Lubis, salah seorang warga yang turut melakukan evakuasi, saat diwawancarai wartawan, mengatakan, kejadian longsor ditambang emas tradisional itu sekitar pukul 02.00 WIB Senin dini hari.

Evakuasi dan penggalian terus dilakukan oleh masyarakat yang tinggal disekitar lokasi tambang yang berjarak 12 jam dari Kota Medan itu. Baru satu penambang yang berhasil diangkat ke atas dalam keadaan tewas.

Lomo memerkirakan, dugaan awal longsor terjadi, karena kondisi tanah yang tidak kuat. Sehingga ketika longsong terjadi, puluhan penambang tidak bisa menyelamatkan diri. Diduga puluhan penambang berjumlah 50 orang ini, terjepit didalam lubang sedalam 140 meter, dan hingga Senin petang belum diketahui statusnya.

“Ini kami masih terus berupaya melakukan evakuasi, ” katanya dengan tergopoh-gopoh karena tengah melakukan bantuan pertolongan.

Benny, salah seorang Tim SAR yang turut melakukan upaya penyelamatan, menyatakan, upaya yang dilakukan saat ini adalah membongkar atau menggali lubang dari lokasi tambang tradisional warga lainnya.

Sebab jika harus menggali lubang yang tertimbun, maka membutuhkan waktu lebih dari dua hari. Sehingga upaya atau cara satu-satunya adalah menggali dari lokasi lubang penambang emas lainnya. “Ini masih dikomunikasikan. Kalau di izinkan, maka akan digali dari lubang tambang emas warga lainnya yang berdekatan, ” katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, puluhan penambang emas tradisional itu berasal dari Desa Sigalapang, Desa Panyabungan, dan Desa Sabapadang.

Tambang emas Hutabargot sudah ada lebih dari 10 tahun. Meski sudah ada larangan dari Pemkab Madina, tetapi warga masih saja melakukan penambangan tanpa alat pengaman yang memadai. Kejadian ini sendiri bukan yang pertama kali terjadi. Namun diperkirakan longsor ini yang terparah.(Jurnas)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

    PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      Oleh : Irwan H Daulay | Pemerhati Ekonomi Menurut pemberitaan Mandailing Online, telah terjadi musibah di lokasi PETI Dompeng, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (18/3/2026). Laporan yang diterima menyebutkan tiga orang tertimbun material tambang. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat. Hingga saat ini, identitas […]

  • REFORMULASI DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN PUSKESMAS 24 JAM DENGAN PEMBENTUKAN INSTALASI GAWAT DARURAT

    REFORMULASI DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN PUSKESMAS 24 JAM DENGAN PEMBENTUKAN INSTALASI GAWAT DARURAT

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Rahmad Daulay* PENDAHULUAN Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus tersedia kapanpun dibutuhkan. Penyakit, kecelakaan, maupun kondisi kegawatdaruratan tidak mengenal waktu. Ketika seseorang mengalami sakit pada tengah malam, ibu hamil mengalami komplikasi persalinan, atau anak mengalami kejang karena demam tinggi, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau. Dalam situasi […]

  • Ditanya soal Kemungkinan Jadi Wakapolri, Ini Jawaban Komjen Buwas

    Ditanya soal Kemungkinan Jadi Wakapolri, Ini Jawaban Komjen Buwas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakapolri Komjen (Pol) Badrodin Haiti tak lama lagi akan segera naik jabatan jadi Kapolri. Kini, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang bakal menggantikan posisi Badrodin sebagai Wakapolri. Sejumlah nama jenderal bintang tiga santer disebut-sebut. Salah satunya adalah Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso. Namun, Buwas -sapaan Budi Waseso- justru mengaku saat ini masih fokus […]

  • Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Jambur Baru Batangnatal Mankrak. Garda Pantai Barat Akan Lapor Ke Tipikor

    Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Jambur Baru Batangnatal Mankrak. Garda Pantai Barat Akan Lapor Ke Tipikor

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online-  Proyek jalan usaha tani di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dan 2025 diduga mangkrak dan belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Erisandi Nasution, Ketua Gerakan Pemuda Pantai Barat (Garda Pantai Barat), menyatakan bahwa proyek tersebut terindikasi mangkrak setelah melakukan konfirmasi langsung […]

  • Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Senin (25/10) lalu menetapkan Walikota Medan, Rahudman Harahap, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 Rp1,5 miliar lebih. Namun, hingga kini prosesnya masih terkesan lamban. Pasalnya, sudah 13 hari ditetapkan menjadi tersangka, Kejatisu baru memeriksa 6 orang saksi. […]

  • Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

    Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN,- Polisi melakukaan pengejaran terhadap para pelaku perampokan toko mas Suranta, hingga ke luar kota. Sebanyaknya 3 tempat di luar kota Medan yang diduga tempat bersembunyinya para pelaku perampokan itu, sudah dikepung Polisi. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (24/9) petang. Hanya saja, mantan Kapolsek […]

expand_less