Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Tambang Emas Hutabargot Longsor, 50 Orang Tertimbun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
  • print Cetak

Panyabungan, (MO) – Tambang emas tradisional di Desa Hutabargot Julu, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Senin dini hari (5/2) longsor. Dikabarkan, sedikitnya 50 orang penambang emas tradisional tertimbun longsor, dan hingga Senin sore, masih belum dapat dievakuasi.

Lomo Lubis, salah seorang warga yang turut melakukan evakuasi, saat diwawancarai wartawan, mengatakan, kejadian longsor ditambang emas tradisional itu sekitar pukul 02.00 WIB Senin dini hari.

Evakuasi dan penggalian terus dilakukan oleh masyarakat yang tinggal disekitar lokasi tambang yang berjarak 12 jam dari Kota Medan itu. Baru satu penambang yang berhasil diangkat ke atas dalam keadaan tewas.

Lomo memerkirakan, dugaan awal longsor terjadi, karena kondisi tanah yang tidak kuat. Sehingga ketika longsong terjadi, puluhan penambang tidak bisa menyelamatkan diri. Diduga puluhan penambang berjumlah 50 orang ini, terjepit didalam lubang sedalam 140 meter, dan hingga Senin petang belum diketahui statusnya.

“Ini kami masih terus berupaya melakukan evakuasi, ” katanya dengan tergopoh-gopoh karena tengah melakukan bantuan pertolongan.

Benny, salah seorang Tim SAR yang turut melakukan upaya penyelamatan, menyatakan, upaya yang dilakukan saat ini adalah membongkar atau menggali lubang dari lokasi tambang tradisional warga lainnya.

Sebab jika harus menggali lubang yang tertimbun, maka membutuhkan waktu lebih dari dua hari. Sehingga upaya atau cara satu-satunya adalah menggali dari lokasi lubang penambang emas lainnya. “Ini masih dikomunikasikan. Kalau di izinkan, maka akan digali dari lubang tambang emas warga lainnya yang berdekatan, ” katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, puluhan penambang emas tradisional itu berasal dari Desa Sigalapang, Desa Panyabungan, dan Desa Sabapadang.

Tambang emas Hutabargot sudah ada lebih dari 10 tahun. Meski sudah ada larangan dari Pemkab Madina, tetapi warga masih saja melakukan penambangan tanpa alat pengaman yang memadai. Kejadian ini sendiri bukan yang pertama kali terjadi. Namun diperkirakan longsor ini yang terparah.(Jurnas)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Saudara Tua’ kembali melirik Indonesia

    ‘Saudara Tua’ kembali melirik Indonesia

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Djauhar Saudara Tua itu kembali merangkul Saudara Muda dengan pelbagai janji dan keseriusan untuk memajukan ekonomi negeri yang pernah dijajahnya. Komitmen bagi megaproyek baru senilai US$52,9 miliar sekitar Rp500 triliun menjadi bukti keseriusan Pemerintah Jepang, sang Saudara Tua, untuk mendukung penuh pengembangan koridor ekonomi baru di sepanjang Pesisir Timur Sumatra (East Sumatra-ES) hingga […]

  • Bupati Diminta Sosialisasikan Dana Pendidikan

    Bupati Diminta Sosialisasikan Dana Pendidikan

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Madina, Hidayat Batubara didesak untuk mensosialisasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah untuk tingkat SLTA serta bantuan bagi pelajar yang masuk ke perguruan tinggi yang ditampung di APBD Madina tahun 2012. Sebab, pasca pengesahan APBD, masyarakat luas belum banyak mengetahui kebijakan di sektor pendidikan tersebut. Program ini merupakan salah satu kebijakan bupati […]

  • 14 tersangka perusak Kantor KPU Dairi

    14 tersangka perusak Kantor KPU Dairi

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Sejumlah 14 warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, ditetapkan menjadi tersangka pencurian dan perusakan kantor Komisi Pemilihan Umum setempat pada Selasa (8/10). “Sebanyak 14 orang dinyatakan tersangka, salah satu di antaranya adalah wanita,” kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, hari ini. Ia mengatakan […]

  • Berniatkah Timur reformasi Polri?

    Berniatkah Timur reformasi Polri?

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat, merupakan lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari aparat kepolisian. Namun beberapa tahanan yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) ini bisa leluasa berplesiran meninggalkan rutan, seperti yang dilakukan oleh terdakwa mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan. Menurut sumber Waspada Online, hal ini tidak hanya dilakukan […]

  • BPK Perwakilan Sumut: Madina Capai Kemajuan Pelaporan

    BPK Perwakilan Sumut: Madina Capai Kemajuan Pelaporan

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan Sumatera Utara menyatakan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mencapai banyak kemajuan dalam penyampaian laporan keuangan. Itu diungkap Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara Eydu Oktain Panjaitan dalam pernyataan sambutan usai menerima laporan keuangan tahun anggaran 2022 Pemkab Madina dari bupati Jafar Sukhairi Nasution di kantor BPK RI Perwakilan […]

  • Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Kecamatan Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara sampai era […]

expand_less