Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Mardiasmo menyatakan, seluruh Pemerintah Daerah harus mengalokasikan sedikitnya 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk dana pemberantasan korupsi, Rabu (15/1).

Anggaran itu guna memper kuat pengawasan, mengingat masih maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah dan Kepala Daerah.

“Hal ini sebenarnya sudah sudah disampaikan pak Gamawan Fauzi (Menteri Dalam Negeri) dalam surat edarannya. Dalam edaran itu menyebutkan minimal 1 persen anggaran dari APBD untuk itu,” kata Mardiasmo usai rapat Koordinasi tentang membangun pemerintahan tanpa korupsi bersama Jaksa Agung, Menteri Dalam Negeri, Kapolri dan Kepala BPKP di kantor Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

Menindaklanjuti hal itu, kata dia, BPKP akan mendata dan mengawasi secara langsung di seluruh daerah. “Saya akan cek langsung, apakah masih ada yang dibawah 1 persen atau tidak,” ujarnya.

Untuk memperkuat fungsi pengawasan penyelenggaraan Pemerintah, BPKP bersama Kejaksaan Agung, Polri serta Kementerian Dalam Negeri membentuk Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIT). Petugas APIT ini bertugas melakukan pengawasan atas berjalannya roda pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Nantinya terdapat piagam yang akan ditandatangani seluruh kepala daerah.

“Kami akan membuat penegasan tentang kooordinasi dan tanggung jawab terhadap instansi masing-masing agar tidak melewati batas. Ke depan juga akan berkoordinasi dengan APIT-APIT daerah, yang bertujuan salah satunya untuk meningkatkan anggaran pengawasan korupsi sebesar 1 persen dari APBD,” ujarnya menerangkan.

Mardiasmo menambahkan, BPKP melalui APIT nantinya akan mengawasi penggunaan seluruh anggaran keuangan daerah, kemudian hasil audit keuangan tersebut akan disampaikan kepada publik secara terbuka. (int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga

    Kades yang Rusak Aset Pemkab Madina di Desa Jambur Baru Mulai Kumpulkan Material Dari Warga

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, Sumatera Utara, digulung emosi. Kepala Desa (Kades) mereka, Riswan Haedy, yang menghancurkan jalan lingkungan yang dibangun Dinas Perkim pada 2022 senilai Rp147.674.010 kini menjadi beban dimasyarakat. Warga kini diminta membawa 2 batu per orang untuk memperbaiki jalan yang dirusak itu. ” Kades yang merusak, masyarakat […]

  • Kisruh Pj Kades di Desa Batang Gadis Jae, Dana Desa Tak Kunjung Cair

    Kisruh Pj Kades di Desa Batang Gadis Jae, Dana Desa Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Batang Gadis Jae Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta kisruh di pemerintahan desa mereka segera dicarikan solusi agar dana desa tahun 2023 tahap pertama dapat dicairkan. Kamis (15/6/2023). Sebelumnya diketahui dari beberapa warga bahwa Pj Kades Batang Gadis Jae Paryati Ningsih Daulay sempat ditolak beberapa perangkat desa […]

  • MAHASISWA MISKIN KIAN BERPELUANG

    MAHASISWA MISKIN KIAN BERPELUANG

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TERKAIT PROGRAM BEASISWA MADINA Catatan: Dahlan Batubara   Kebijakan terhadap para pelajar yang teraplikasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mandailing Natal Tahun Anggaran 2013, salah satunya memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh anak didik lulusan SMA,SMK dan MAN memasuki perguruan tinggi negeri. Peluang itu diutamakan kepada para mahasiswa dan mahasiswi dari kalangan rumah […]

  • Amil Zakat Madina Priode 2018-2023 Dikukuhkan

    Amil Zakat Madina Priode 2018-2023 Dikukuhkan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailng Online) Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhairi Nasution mengukuhkan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mandailing Natal periode 2018-2023. Pengukuhan berada di Mesjid Nur Alan Nur, Panyabungan, Selasa (26/4/2022). Pegurus yang dikukuhkan adalah Drs Muhammad Safe’i Lubis. M.Si sebagai Ketua; H. Alwin Tanjung sebagai Wakil Ketua I; H. Faisal S.Sos sebagai Wakil ketua […]

  • Mendadak, Polisi dan Perangkat Desa Kumpul Diduga Bahas Pengrusakan Aset Jalan di Desa Jambur Baru

    Mendadak, Polisi dan Perangkat Desa Kumpul Diduga Bahas Pengrusakan Aset Jalan di Desa Jambur Baru

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Pasca viral pemberitaan Kades Jambur Baru di Kecanatan Batangnatal, Madina yang rusak aset daerah demi memuluskan program pembangunan jalan desa. Secara mendadak sejumlah polisi dan aparat desa dikabarkan kumpul di desa jambur baru, Kabarnya mereka membicarakan jalan Pemda Madina yang dirusak Kepala Desa Riswan Haedy tanpa ada pembebasan aset. ” itu polisi dari […]

  • Ini Tujuan Mendagri Haruskan Anak-anak Miliki KTP

    Ini Tujuan Mendagri Haruskan Anak-anak Miliki KTP

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan tujuan dari kebijakan mengharuskan seluruh anak yang belum berusia 17 tahun untuk mempunyai kartu identitas semacam KTP. Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menyebut dengan istilah Kartu Identitas Anak (KIA). “Pertama, Kemendagri ingin mempunyai data valid mengenai jumlah penduduk, kami kategorikan penduduk dewasa yang sudah harus punya e-KTP dan anak-anak. Sehingga […]

expand_less