Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Mardiasmo menyatakan, seluruh Pemerintah Daerah harus mengalokasikan sedikitnya 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk dana pemberantasan korupsi, Rabu (15/1).

Anggaran itu guna memper kuat pengawasan, mengingat masih maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah dan Kepala Daerah.

“Hal ini sebenarnya sudah sudah disampaikan pak Gamawan Fauzi (Menteri Dalam Negeri) dalam surat edarannya. Dalam edaran itu menyebutkan minimal 1 persen anggaran dari APBD untuk itu,” kata Mardiasmo usai rapat Koordinasi tentang membangun pemerintahan tanpa korupsi bersama Jaksa Agung, Menteri Dalam Negeri, Kapolri dan Kepala BPKP di kantor Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

Menindaklanjuti hal itu, kata dia, BPKP akan mendata dan mengawasi secara langsung di seluruh daerah. “Saya akan cek langsung, apakah masih ada yang dibawah 1 persen atau tidak,” ujarnya.

Untuk memperkuat fungsi pengawasan penyelenggaraan Pemerintah, BPKP bersama Kejaksaan Agung, Polri serta Kementerian Dalam Negeri membentuk Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIT). Petugas APIT ini bertugas melakukan pengawasan atas berjalannya roda pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Nantinya terdapat piagam yang akan ditandatangani seluruh kepala daerah.

“Kami akan membuat penegasan tentang kooordinasi dan tanggung jawab terhadap instansi masing-masing agar tidak melewati batas. Ke depan juga akan berkoordinasi dengan APIT-APIT daerah, yang bertujuan salah satunya untuk meningkatkan anggaran pengawasan korupsi sebesar 1 persen dari APBD,” ujarnya menerangkan.

Mardiasmo menambahkan, BPKP melalui APIT nantinya akan mengawasi penggunaan seluruh anggaran keuangan daerah, kemudian hasil audit keuangan tersebut akan disampaikan kepada publik secara terbuka. (int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN,-Staf peneliti Balai Bahasa Medan Anharuddin Hutasuhut mengatakan, hingga kini belum ada bahasa ibu atau yang lebih dikenal dengan bahasa daerah di wilayah Sumatera Utara yang punah. “Jangankan punah, yang terancam punah saja belum ada. Ini tidak terlepas dari konsistennya masyarakat di Sumut menjaga nilai-nilai budaya leluhurnya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang harus […]

  • Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ada berbagai aktor dan faktor yang menyebabkan perpindahan manuskrip-manuskrip Islam ke tangan Barat. Sebagian manuskrip diperoleh lewat perampokan dan penjarahan pada masa kolonialisme. Yang lain, melalui proses transaksi jual-beli. Tapi, ada pula yang sengaja dihadiahkan oleh penguasa Muslim. Stefanie Brinkmann dari Institute of Oriental Studies, University of Leipzig, mengatakan, banyak koleksi naskah Islam berasal […]

  • Pemko Tebing Tinggi tak Respon

    Pemko Tebing Tinggi tak Respon

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banjir Kiriman Rendam Dua Kelurahan TEBING TINGGI- Sungai Padang dan Sungai Behilang yang membelah Kota Tebing Tinggi meluap, Sabtu (2/4). Akibatnya, ratusan rumah warga di Kelurahan Persiakan dan Kelurahan Mandailing Kecamatan Tebing Tinggi Kota, terendam banjir. Banjir terparah dialami warga yang bermukim di Lingkungan I, II, III dan IV, Kelurahan Mandailing. Ketinggian air hampir mencapai […]

  • Ketika Poda Na Lima Menjadi Etika Ekonomi Syariah

    Ketika Poda Na Lima Menjadi Etika Ekonomi Syariah

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Jureid
    • 0Komentar

        Oleh: J U R E I D Dosen Prodi Ekonomi Syariah STAIN Mandailing Natal   Kita sedang hidup dalam ekonomi yang semakin cepat. Pedagang berjualan melalui WhatsApp dan media sosial, pembayaran berpindah dari uang tunai ke QRIS, produk lokal dipasarkan melalui platform digital, dan UMKM didorong untuk naik kelas. Hampir setiap hari kita […]

  • Berikan Jam Komandan, Dandim 0212/Tapsel Tekankan Netralitas TNI

    Berikan Jam Komandan, Dandim 0212/Tapsel Tekankan Netralitas TNI

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Padang Sidempuan ( Mandailing Online ) – Komandan Kodim 0212/Tapsel Letkol Inf Amrizal Nasution memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta ibu-ibu Persit di Aula Daulay Simorangkir Makodim Jln. Imam Bonjol Kec. Padang Sidempuan Selatan Kota Padang Sidempuan, Jum’at (01/09/2023 Jam komandan merupakan forum komunikasi sekaligus bentuk kepedulian seorang Komandan […]

  • Pejabat Pemkab Tak Satu yang Hadir, Rapat DPRD Madina Gagal

    Pejabat Pemkab Tak Satu yang Hadir, Rapat DPRD Madina Gagal

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Anggaran DPRD Madina gagal bersidang, Rabu (9/30), gara-gara tak satu pun pejabat pemkab yang hadir. Akibatnya, rapat beragenda singkronisasi dengan pihak eksekutif yang berlangsung di ruang badan Anggaran (Banggar) DPRD Mandailing Natal (Madina), yang dimulai sejak pukul 9.00 WIB itu ditutup oleh pimpinan rapat, Drs.H.Suhandi Lubis, pukul 11.30 WIB. […]

expand_less