Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Mardiasmo menyatakan, seluruh Pemerintah Daerah harus mengalokasikan sedikitnya 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk dana pemberantasan korupsi, Rabu (15/1).

Anggaran itu guna memper kuat pengawasan, mengingat masih maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah dan Kepala Daerah.

“Hal ini sebenarnya sudah sudah disampaikan pak Gamawan Fauzi (Menteri Dalam Negeri) dalam surat edarannya. Dalam edaran itu menyebutkan minimal 1 persen anggaran dari APBD untuk itu,” kata Mardiasmo usai rapat Koordinasi tentang membangun pemerintahan tanpa korupsi bersama Jaksa Agung, Menteri Dalam Negeri, Kapolri dan Kepala BPKP di kantor Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

Menindaklanjuti hal itu, kata dia, BPKP akan mendata dan mengawasi secara langsung di seluruh daerah. “Saya akan cek langsung, apakah masih ada yang dibawah 1 persen atau tidak,” ujarnya.

Untuk memperkuat fungsi pengawasan penyelenggaraan Pemerintah, BPKP bersama Kejaksaan Agung, Polri serta Kementerian Dalam Negeri membentuk Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIT). Petugas APIT ini bertugas melakukan pengawasan atas berjalannya roda pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Nantinya terdapat piagam yang akan ditandatangani seluruh kepala daerah.

“Kami akan membuat penegasan tentang kooordinasi dan tanggung jawab terhadap instansi masing-masing agar tidak melewati batas. Ke depan juga akan berkoordinasi dengan APIT-APIT daerah, yang bertujuan salah satunya untuk meningkatkan anggaran pengawasan korupsi sebesar 1 persen dari APBD,” ujarnya menerangkan.

Mardiasmo menambahkan, BPKP melalui APIT nantinya akan mengawasi penggunaan seluruh anggaran keuangan daerah, kemudian hasil audit keuangan tersebut akan disampaikan kepada publik secara terbuka. (int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Doa untuk Rakyat Palestina, Saipullah Menangis

    Pimpin Doa untuk Rakyat Palestina, Saipullah Menangis

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 H. Saipullah Nasution menangis saat memimpin doa agar Allah SWT memberi keselamatan kepada rakyat Palestina dari serangan Zionis Israel. Doa ini dipanjatkan dalam pengajian rutin yang diikuti 500-an jamaah di Masjid Roudhotul Mu’minin, Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Jumat (4/10/2024) sore. […]

  • Pelatih PSMS Tak Kenal Pemain Titipan

    Pelatih PSMS Tak Kenal Pemain Titipan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pelatih PSMS Medan Edi Syahputra terus melakukan persiapan terhadap timnya. Setelah menjaring 20 dari 50 pemain yang mengikuti seleksi tahap pertama, pihaknya kembali melakukan pencoretan terhadap sejumlah pemain yang mengikuti seleksi tahap kedua. Seleksi tahap kedua sendiri diikuti 38 pemain. "Ke-38 pemain yang mengikuti seleksi tahap kedua itu sudah termasuk 20 pemain hasil seleksi tahap […]

  • Karikatur Jajak Pendapat di Pilkada

    Karikatur Jajak Pendapat di Pilkada

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karikatur jajak pendapat petugas survey di desa-desa soal pilihan rakyat di Pilkada Desain : JPNN/Dahlan Batubara

  • Pengacara : Bupati Madina Yang Paling Bertanggungjawab

    Pengacara : Bupati Madina Yang Paling Bertanggungjawab

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Baginda Umar Lubis, pengacara terdakwa Kadis Perkim Rahmadsyah, menyebutkan bahwa kliennya mengerjakan proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp 1,63 miliar ini berdasarkan perintah Bupati Madina Dahlan. Itu ditegaskan pengacara Baginda Umar Lubis dalam nota eksepsi persidangan kasus pembangunan Taman Raja Batu (TRB) dan Tapian Siri-siri Syariah (TSS) di Mandailing […]

  • Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

    Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mandailing Natal khususnya dan Sumatera Utara umumnya membutuhkan kelahiran pelaku-pelaku usaha yang mampu menggerakkan ekonomi, terutama industri kreatif. Kebutuhan itu, bukan saja dalam upaya menyedot tenaga kerja dalam mengurangi jumlah pengangguran, tetapi jauh lebih luas adalah kian meningkatnya gerak dinamika ekonomi, pergerakan arus nilai tambah suatu daerah hingga menguatnya daya saing di pentas regional maupun […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

expand_less