Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Kiprah Kampoeng Kaos Madina Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Des 2016
  • print Cetak

Aktifitas dan produk Kampoeng Kaos Madina

Mandailing Natal khususnya dan Sumatera Utara umumnya membutuhkan kelahiran pelaku-pelaku usaha yang mampu menggerakkan ekonomi, terutama industri kreatif. Kebutuhan itu, bukan saja dalam upaya menyedot tenaga kerja dalam mengurangi jumlah pengangguran, tetapi jauh lebih luas adalah kian meningkatnya gerak dinamika ekonomi, pergerakan arus nilai tambah suatu daerah hingga menguatnya daya saing di pentas regional maupun global yang semakin mengarah pada pasar bebas.

Merintis satu usaha bukan perkara mudah. Dibutuhkan daya juang dan jiwa tarung yang kuat, kesabaran, keuletan dan komitmen membangun kepercayaan. Oleh karenanya, perintis-perintis usaha merupakan entrepreneur-enterpreneur yang harus mendapatkan ruang gerak agar terus maju dan makin kuat dalam tataran dinamika perekonomian suatu daerah bahkan perekonomian negara.

Penganugerahan penghargaan yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi pada tanggal 22 Desember 2016 kepada Sobir Lubis,SH selaku purna bhakti Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang telah sukses merintis dan mengembangkan industri kreatif di bidang seni budaya merupakan penghargaan yang sangat tepat diberikan oleh gubernur.

Mengapa disebut tepat ? Karena Kampoeng Kaos Madina (KKM) yang dirintis dan dikembangkan Sobir Lubis telah memperlihatkan “semangat baru” terhadap lahirnya industri-industri kreatif di Kabupaten Madina maupun Sumatera Utara.

Semangat mendirikan KKM ini diharapkan mampu memberikan gambaran contoh bagi generasi muda untuk bangkit dan mendirikan usaha-usaha, sehingga lahir enterpreneur-enterpreneur baru di daerah ini.

Sejak didirikan sekitar lima tahun lalu, KKM masih berskala kecil dengan jumlah karyawan masih hitungan jari tangan serta jenis produk yang masih satu macam yakni kaos. Tetapi, seiring perjalanan waktu, satu persatu jenis produk bertambah dan jumlah karwayan juga naik.

Kini KKM telah memiliki 107 karyawan, dimana 70 persen adalah pekerja lokal, sedangkan 30 persen pekerja profesional dari Jawa Barat. Jenis produk saat ini meliputi tenun kain, tikar rotan atau bide, cangkir takar, konveksi dan samblonan serta memproduksi gordang sambilan.   

Sejumlah petinggi, tokoh, dosen hingga turis manca negara telah mengunjungi KKM, diantaranya Anggota DPR RI, Gus  Irawan Pasaribu; Ketua Kadin Sumut, Ivan Batubara ; Ketua PKK Sumut, Ny. Hj. Sutias Handayani ; Tokoh Hukum nasional, Todung Mulya Lubis; Dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M dan lainnya hingga turis dari Malaysia juga sudah kerap kali mendatangi Kampoeng Kaos ini.

Kita berharap, sebagai indutri kretaif yang bergerak di bidang seni budaya, KKM ini terus melaju, makin mengembangkan sayap, karena Kabupaten Madina dan Sumatera Utara membutuhkan pertumbuhan industri-indutri kreatif yang bukan saja dalam upaya meningkatkan daya saing di pentas perekonomian nasional tetapi juga di pentas perdagangan bebas global. Bukan saja dalam upaya perluasan lapangan kerja, tetapi juga menguatnya marketing kekayaan potensi budaya.      

 

Komentar  Terhadap KKM

 

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi:

Terimaksih kepada penerima Purna Bahkti Karang Taruna yang mengembangkan industri kreatif yang tentunya telah berperan serta dalam mengurangi jumlah pengangguran.

Ke depan saya berharap agar Kampoeng Kaos Madina dapat dijadikan sebagai ikon marketing industri kereatif.

 

Bupati Mandailing Natal, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution:

Saya sangat menyambut positif gagasan yang diusung Kampoeng Kaos Madina ini. Dan saya mengucapkan selamat kepada Adinda Sobir Lubis yang telah menerima penghargaan dari Bapak Gubernur Sumatera Utara.

Semoga peran serta beliau dalam pengentasan pengangguran di Madina senantiasa berhasil guna. Dan saya selaku bupati sudah mengaplikasikan apa yang selama ini menjadi ganjalan atau hambatan kepada kita, yaitu masalah hak indikasi geografis Kopi Mandailing yang kini telah diterbitkan pemerintah pusat. Dan saat ini kita sudah membuat percontohan kebun kopi yang diharapkan akan berdampak luas bagi timbulnya semangat rakyat untuk berkebun kopi.

 

Ketua Karang taruna Sumut, Solahuddin Nasution :

Saya sudah lama mengenal Sobir Lubis. Bahkan kami sudah pernah melakukan study banding bagaimana terciptanya suatu wadah yang mengangkat ekonomi kreatif.

Usaha yang dirintis Saudara Sobir Lubis yang juga mantan Ketua Karang Taruna Madina ini  sudah saya lihat langsung bagaimana keseriusan beliau dalam menekuni industri kreatif. Bahkan, Ketua Karang Taruna Indonesia, Dodi Susanto pun sudah berkunjung ke Kampoeng Kaos Madina jauh sebelum sekarang ini perkembangannya.

 

Pimpinan KKM, Sobir Lubis, SH :

Saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution yang senantiasa mensupport kami selaku penggiat indutri kreatif, sehingga kami memperoleh berbagai penghargaan dan menjadi salah satu kelompok yang bisa mengurangi debit pengangguran di tengah-tengah tingginya dekadensi moralitas di kalangan generasi muda yang terlibat narkoba.

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD dan Polres Madina Jadi Juara Lomba Kebersihan Antar OPD dan Intansi Vertikal

    RSUD dan Polres Madina Jadi Juara Lomba Kebersihan Antar OPD dan Intansi Vertikal

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Dalam memeriahkan HUT ke 78 RI di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) melakukan lomba kebersihan antar Intasi OPD dan Vertikal. Perlombaan keberihan itu pun di menangkan oleh RSUD Panyabungan sebagai Juara I, disusul peringkat II BKPSDM, kemudian Sekretariat DPRD Madina peringkat ke III. Untuk juara […]

  • Rayhan 2 Tahun Tak Berobat Karena Ketiadaan Biaya

    Rayhan 2 Tahun Tak Berobat Karena Ketiadaan Biaya

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam 2 (dua) tahun terakhir Muhammad Rayhan Lubis tak pernah lagi berobat akibat ketiadaan biaya orang tuanya. Kini, Rayhan hanya berharap kemurahan hati dermawan dan perhatian pemerintah. Rayhan (9 tahun), warga Desa Sigalapang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini terpaksa menunda keinginannya untuk bersekolah karena penyakit kulit yang dideritanya. Penyakit […]

  • Organ tubuh jenazah TKI hilang

    Organ tubuh jenazah TKI hilang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rieke Diah Pitaloka meminta kepada Presiden SBY untuk melakukan penyelidikan terkait tewasnya tenaga kerja Indonesia (TKI), Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) yang bekerja di Malaysia, asal Medan Sumatera Utara. Rieke menegaskan, peti jenazah almarhum dari informasi yang ia himpun,  dibuang kelaut. Anita Purnama Boru Huahuruk (35 tahun) adalah warga Kelurahan Satria, Kota […]

  • DCS Dapil 2 Hanura Madina

    DCS Dapil 2 Hanura Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Hanura Madina

  • Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Juga Pemenang Tender RSU Panyabungan

    Kontraktor Pasar Baru Panyabungan Juga Pemenang Tender RSU Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PT Betesda Mandiri yang saat ini mengerjakan pembangunan gedung Pasar Baru Panyabungan bisa dikata memperoleh durian runtuh di Mandailing Natal. Betapa tidak, selain bernasib mujur memproleh pekerjaan dalam pembangunan gedung Pasar Baru Panyabungan, perusahaan yang berkantor di Helvetia, Medan ini juga dikabarkan menjadi pemenang tender pembangunan gedung instlasi Rumah Sakit Umum (RSU) Panyabungan. Nilai […]

  • Pembeli Itak Poul-poul Juga Dari Medan

    Pembeli Itak Poul-poul Juga Dari Medan

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sejauh ini yang diketahui masih setia memproduksi dan menjual itak poul-poul di Mandailing adalah Hj. Masna, pengelola warung Simpang Tiga Raya, Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). “Untuk melestarikan makanan khas budaya Mandailing ini kita sengaja menjualnya pada hari Jum’at dan Sabtu,“ ujarnya, Jum’at (16/8/2013). Peminatnya cukup banyak. Selain warga Kotanopan, pengendara yang […]

expand_less