Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Rayhan 2 Tahun Tak Berobat Karena Ketiadaan Biaya

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
  • print Cetak

Gustina Siregar Ketika Ditemui Presiden IPM Tan Gozali dan Diwawancarai Reporter Mandailing Online/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam 2 (dua) tahun terakhir Muhammad Rayhan Lubis tak pernah lagi berobat akibat ketiadaan biaya orang tuanya. Kini, Rayhan hanya berharap kemurahan hati dermawan dan perhatian pemerintah.

Rayhan (9 tahun), warga Desa Sigalapang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini terpaksa menunda keinginannya untuk bersekolah karena penyakit kulit yang dideritanya.

Penyakit langka ini telah diderita Rayhan sejak balita. Menurut, Gustina Siregar anaknya lahir dalam keadaan sehat dan tak kurang satu apa pun. Penyakit yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya itu bermula saat anaknya berusia 4 hari.

“Awalnya kami bawa ke rumah sakit. Waktu itu, pihak rumah sakit (RSUD Panyabungan) mendiagnosis anak kami kurang gizi, tapi setelah sekitar satu minggu dirawat diagnosa itu gugur,” ujarnya yang ditemui di kediamannya, Sabtu (24/9).

Gustina memaparkan, anaknya mendapat perhatian dari beberapa pihak, tapi sampai hari ini belum ada perubahan. “Kemarin dibawa ke Rumah Sakit Inanta di Padangsidimpuan. Biayanya dari pihak kepolisian. Di sana kami seminggu lebih dan disarankan berobat ke Medan,” terangnya.

Istri dari Sabaruddin Lubis ini mengungkapkan, keluarganya berniat membawa sang anak ke Medan untuk berobat, tapi terkendala biaya. “Kami disuruh Pak Camat dan kepala desa berangkat ke Medan, katanya pakai uang sendiri dulu, tapi kami tak punya. Untuk makan saja masih susah,” sebutnya.

Saat ini Gustina hanya mengandalkan obat gatal dan vitamin yang diberikan pihak Puskesmas. “Untuk obat gatal saja dan vitamin. Kalau obat penyakitnya belum ada, obat itu (obat gatal dan vitamin) kami terima per minggu,” tambahnya.

Terkait BPJS, Gustina mengaku telah mengurus sejak anaknya berusia 9 bulan. “BPJS ada, tapi kan kalau misalnya kami berobat ke luar daerah tetap butuh biaya. Apalagi sekali berobat tidak bisa satu dua hari,” jelasnya.

Gustina mengungkapkan, penyakit yang diderita anak ketiganya itu awalnya berupa ruam yang kemudian menimbulkan luka seperti luka bakar. “Itu menjalar, tapi tidak menular kepada orang lain,” lanjutnya.

Gustina berharap pemerintah baik di tingkat daerah maupun di tingkat provinsi dan pusat memberi perhatian terhadap anaknya sehingga bisa berobat sebagaimana seharusnya. “Kalau uangnya ada ke manapun akan kami bawa berobat sebagai ikhtiar agar anak kami ini sembuh dan bisa sekolah sebagaimana anak seusianya,” tutup ibu 4 orang anak ini.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JANJI ANGKAT: Presiden SBY saat menghadiri Kongres PGRI ke-XXI di Istora Senayan Jakarta. Jutaan guru honorer masih belum memperoleh penghasilan atau gaji yang layak. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperjuangkan supaya guru honorer itu mendapatkan gaji minimal setara dengan upah minimum kabupaten atau kota. Mereka telah melayangkan surat permintaan itu langsung ke Presiden Susilo Bambang […]

  • Sisi lain Karnaval HUT RI di Panyabungan, Madina

    Sisi lain Karnaval HUT RI di Panyabungan, Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berikut ini foto-foto sisi lain kegiatan Karnaval memperingati HUT ke 78 Republik Indonesia di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Berlangsung di sepanjang Jl Willem Iskander, Panyabungan – dari titik Taman Kota Panyabungan hingga Pasar Baru, Rabu (16/8/2023). Foto/narasi: Dahlan Batubara  

  • Jenazah Wanita Ditemukan di Simanondong

    Jenazah Wanita Ditemukan di Simanondong

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Satu jenazah yang ditemukan di Desa Simanondong, Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut, pagi ini, Rabu (27/7/2022). Jenazah wanita itu ditemukan warga di parit jalan berposisi telungkup. Warga langsung melapor kepada kepala Desa Simanondong. Selanjutnya dilaporkan kepada polisi. Awalnya belum diketahui identitas jenazah. Baru pada siang hari pihak Polres […]

  • Kamus dan IKBBG se Jabotabeg Dukung Paslon Harun- Ichwan di Pilkada Madina” Kami Hubungi Keluarga di Kampung Untuk Pilih 01″

    Kamus dan IKBBG se Jabotabeg Dukung Paslon Harun- Ichwan di Pilkada Madina” Kami Hubungi Keluarga di Kampung Untuk Pilih 01″

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BOGOR ( Mandailing Online) : Dari Bogor, Calon Bupati nomor urut 01 Harun Mustafa Nasution dapat dukungan kuat. Dukungan itu datang dari Keluarga Besar Abituren Musthafawiyah Jabotabek dan Ikatan Keluarga Batang Gadis. Dalam pertemuan warga Mandailing dan Abituren Musthafawiyah di puncak bogor, 600 san peserta hadir. Mereka datang dari berbagai daerah di Jabodetabek dan menyatakan […]

  • Pokja Perlindungan Anak Hadir di Psp

    Pokja Perlindungan Anak Hadir di Psp

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Guna mengantisipasi meningkatnya kekerasan terhadap anak, Kelompok Kerja Perlindungan Anak Kota (Pokja PA) hadir di Kota Padangsidimpuan (Psp). Hal itu diharapkan dapat membantu perlindungan terhadap anak nantinya. Kepengurusan Pokja PA di Kota Psp antara lain, Kadir pandapotan (Ketua), Dedi Kurniawan Nasution SPdI (Sekretaris), Muhammad Nizan Nasution SPdI (Bendahara). “Kami berharap semoga ke depan, […]

  • Pengukuhan Panwascam Menunggu Bawaslu

    Pengukuhan Panwascam Menunggu Bawaslu

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pengukuhan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan menunggu keputusan atau arahan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat. Jadi tugas Panwas Kabupaten saat ini hanya memberikan pembekalan kepeda 23 Panwas Kecamatan. Demikian disampaikan oleh Ketua Panwaslu Madina, Drs M Ikbal Nasution kepada METRO di Kantor Panwaslu Kabupaten Madina, Jumat (4/3) ketika menyikapi kesiapan Panwaslu dalam pemungutan […]

expand_less