Rabu, 24 Jun 2026
light_mode

Potret Miris RSUD Panyabungan. Sampah Medis Menggunung, TPS Jorok, Pasien Terancam Infeksi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

Tumpukan sampah di areal pembuangan sampah RSUD Panyabungan ( ist )

PANYABUNGAN || Mandailing Online – Ironi layanan kesehatan terjadi di RSUD Panyabungan. Di saat rumah sakit ini fokus ingin menjadi  rumah sakit rujukan, kondisi pengelolaan sampah justru amburadul.

Pantauan wartawan, Rabu (6/5/2026), tumpukan sampah menggunung di bangunan TPS RSUD Panyabungan. Sampah plastik, botol infus, hingga limbah medis tercampur meluber keluar ruangan hingga ke tanah merah. Dinding kotor, bekas tangan, dan sampah berserakan di halaman.

Padahal di samping tumpukan sampah itu berdiri tong sampah hijau bertutup. Namun tong itu kosong, sementara sampah dibiarkan menumpuk di dalam dan luar bangunan TPS.

Kondisi ini jelas melanggar Permenkes 7/2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Limbah medis infeksius wajib dipisahkan, ditutup rapat, dan diangkut maksimal 2×24 jam. Bukan dibiarkan menggunung dan terbuka seperti di foto.

Publik mendesak Bupati Saipullah Nasution  sidak RSUD Panyabungan. Sebab limbah medis terbuka berisiko cemari air tanah dan jadi sumber penyakit baru.

“Kalau TPS saja tak sanggup diurus, gimana mau layani pasien? Bupati harus evaluasi Dirut RSUD Panyabungan kata salah seorang keluarga pasien yang saat itu berada di sekitar rumah sakit.

Anehnya, RSUD Panyabungan kerap mensosialisasikan akan pentingnya menjaga kebersihan RSUD Panyabungan.

Sahnan Pasaribu selaku Dewan Pengawas Rumah Sakit dalam exposnya beberapa pekan lewat pernah mengatakan, ketersediaan fasilitas yang bersih sangat krusial mengingat RSUD Panyabungan kini telah dilengkapi peralatan medis modern, seperti Cathlab dan CT Scan 64 Slice. Kehadiran alat-alat canggih ini harus diimbangi dengan lingkungan rumah sakit yang higienis.

Pakta dilapangan seolah bertolak belakang dengan kondisi yang ada. RSUD Panyabungan seolah melakukan pembiaran terhadap sampah yang menumpuk di areal rumah sakit.

Hingga berita ini tayang,  Dirut RSUD Panyabungan belum merespons konfirmasi  soal tumpukan sampah dan rencana pembenahan TPS. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Tim Investigasi Kerusuhan di PT SMM Madina

    Bentuk Tim Investigasi Kerusuhan di PT SMM Madina

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidempuan, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat, Tiaisah Ritonga meminta pimpinan DPRD Sumut segera bentuk tim investigasi, mengungkap kerusuhan dan penembakan warga di kawasan Base Camp Sihayo II PT Sorikmas Mining (SMM) Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal ini diperlukan guna mengungkap fakta sebenarnya yang terjadi dalam kasus tersebut. Demikian […]

  • Bayi Usia 5 Minggu di Madina Alami Penyakit Langka

    Bayi Usia 5 Minggu di Madina Alami Penyakit Langka

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online): bayi usia 5 minggu anak dari pasangan Saddam Husein dan Sakinah Lubis warga desa ipar bondar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal doponis mengalami penyakit langka bernama Spina Bifida Unspecified. Dikutip dari berbagai sumber, Spina Bifida Unspecified adalah kondisi saat tulang belakang dan sumsum tulang belakang bayi tidak berkembang dengan baik di dalam rahim, […]

  • RS Permata Madina Konsentrasi Hadapi Somasi

    RS Permata Madina Konsentrasi Hadapi Somasi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Manajemen Rumah Sakit Permata Madina di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, saat ini fokus menghadapi somasi yang diterima pihaknya. Manajemen meminta diberikan waktu untuk konsentrasi menghadapi hal tersebut. “Saya kira sudah lengkap dan viral beritanya. Jadi, izinkan kami utk konsentrasi menghadapi somasi yg sudah kami terima,” kata Direktur RS Permata […]

  • 11 Ranperda dan Kemauan Politik

    11 Ranperda dan Kemauan Politik

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pihak Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mandailing Natal (Madina) pertengahan Juli 2013 menyatakan sikap menunda pembahasan 11 Ranperda yang diajukan pemerintah daerah. Alasan yang diusung terkait anggaran dana bagi kegiatan koordinasi atau kunjungan kerja ke Jakarta. Koordinasi atau kunjungan kerja yang dimaksud pihak Baleg DPRD Madina sangat krusial, karena memiliki keterkaitan dengan kebijakan departemen di Jakarta. […]

  • BRI Insurance Catat Laba Rp467 Miliar hingga Kuartal III 2025, Kinerja Tetap Solid di Tengah Tekanan Industri

    BRI Insurance Catat Laba Rp467 Miliar hingga Kuartal III 2025, Kinerja Tetap Solid di Tengah Tekanan Industri

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta -Mandailing Online : PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) mencatat kinerja positif hingga akhir Kuartal III 2025 dengan membukukan premi bruto sebesar Rp3,12 triliun dan laba bersih Rp467 miliar. Di tengah dinamika ekonomi dan penerapan regulasi akuntansi baru, perseroan tetap mampu menjaga profit margin sebesar 15% dan hasil underwriting 31,23%, menunjukkan efisiensi operasional yang […]

  • Sumut Wajar Dimerkarkan

    Sumut Wajar Dimerkarkan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online)- Pengamat hukum tata negara Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Akbar, menilai wajar Sumut melepas beberapa daerahnya. Dilihat dari sisi pelayanan pemerintahan, kesenjangan pembangunan yang terjadi, maka selayaknya, kata Faisal, Sumut dipecah menjadi provinsi baru. “Sebenarnya juga kan sudah pernah ada rencana pembentukan provinsi dan kabupaten yang ada di Sumut. Dan rencana itu […]

expand_less