Jumat, 25 Sep 2026
light_mode

STA dan Willem Iskander Diseminarkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh bahasa Sutan Takdir Alisjahbana dan tokoh pendidikan abad 19 Sutan Iskandar alias Willem Iskander di seminarkan di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (19/6/2026).

Seminar berlangsung di aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina. Pesertanya dari berbagai kalangan: akademisi, mahasiswa, organisasi masyarakat dan profesi.

Diselenggarakan Dinas Sosial Madina bekerjasama dengan Gerep Institute (pusat kajian Mandailing), dibuka Sekertaris Daerah Kabupaten Madina Afrizal Nasution.

Drs. Askolani Nasution, budayawan yang juga penulis buku “Tata Bahasa Mandailing” tampil sebagai pemateri di seminar “Merintis Indonesia Modern, Jejak Pemikiran, Bahasa dan Kebudayaan Sutan Takdir Alisjahbana”.

Askolani dalam paparan mengurai Sutan Takdir Alisjahbana (STA) tentang episode sastra Melayu klasik, era Balai Pustaka dan lahirnya Pujangga Baru (1930-1933). Ketika tata bahasa Indonesia mulai tumbuh liar, STA menolak itu, berupaya mengembalikan ke tata bahasa semula.

STA lahir 1908 di Natal. Peletak pondasi Bahasa Indonesia (1936), menerbitkan buku “tata bahasa baru bahasa Indonesia”.

STA membongkar tata bahasa dan kosakata bahasa Indonesia agar bisa mengikuti perkembangan teknologi dan bahasa internasional lainnya.

Drs. Askolani Nasution saat menyampaikan materi tentang Sutan Takdir Alisjahbana.(Dok. Mandailing Online/Dahlan Batubara)

Sementara di seminar “Menelusuri Jejak Kepahlawanan Willem Iskander dalam Membangun Pendidikan dan Kesadaran Bangsa”, Patuan Mandailing Hasanul Arifin Nasution tampil sebagai pemateri.

Patuan Mandailing merupakan rumpun keluarga Willem Iskander.

Berdasar catatan pihak keluarga, Sati Nasution gelar Sutan Iskandar atau Willem Iskander memperoleh dididikan secara adat dan agama sejak remaja oleh Sutan Kumala Yang Dipertuan Hutasiantar.

Sutan Kumala Yang Dipertuan Hutasiantar selain sebagai seorang raja juga merupakan ulama terkemuka masa itu, dan menjadi salah satu figur penting bagi Sati Nasution.

Didikan secara adat dan agama itu membentuk karakter dan mental spritual Sati Nasution.

“Bahkan di pase remajanya Sati Nasution lebih banyak waktunya di Hutasiantar,” ujar Patuan Mandailing.

Di era Sutan Kumala Yang Dipertuan Hutasiantar itu Hutasiantar memiliki arah kebijakan pada adat, ilmu agama dan kemajuan.

Patuan Mandailing pemateri Willem Iskander (kiri). Dr. Datuk Imam Marzuki, M.A (kanan). (Dok. Mandailing Online/Dahlan Batubara)

Dr. Datuk Imam Marzuki, M.A tampil sebagai pembanding pada dua seminar tersebut.

Meski telah banyak data-data sejarah yang dapat dikumpul para sejarahwan, namun upaya-upaya penggalian masih harus terus dilakukan. Oleh karena itu, kata Datuk Marzuki, sudah banyak negara yang menggugat negara-negara kolonial agar mengembalikan manuskrip-manuskrip yang dibawa dan tersimpan di negara para penjajah.

Banyak daerah di Indonesia menghadapi kendala mengusulkan tokoh-tokoh pahlawan dari daerahnya akibat kekurangan data otentik, karena data-data penting dan naskah-naskah tersimpan di negara penjajah. (dab)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rida Orangtua di Mata Atika

    Rida Orangtua di Mata Atika

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rida orangtua seiring dengan ridha Allah SWT. Sebab, rida Allah SWT terletak pada rida kedua orangtua, karena Allah SWT memerintahkan untuk menaati orangtua. Di mata Atika Azmi Utammi Nasution, kedudukan orangtua begitu mulia. Pemahaman spritualitas itu pula yang mendorong Atika selalu meminta rida kedua orangtuanya dalam menapaki karier politiknya. Atika sungguh […]

  • Karier Polwan Berjilbab jangan Dipersempit

    Karier Polwan Berjilbab jangan Dipersempit

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Rencana pencabutan larangan penggunaan jilbab bagi polisi wanita (polwan) jangan sampai menimbulkan diskriminasi di kemudian hari. “Yang harus diwaspadai, jangan sampai pencabutan larangan penggunaan jilbab justru menimbulkan diskriminasi. Artinya, polwan jangan kemudian hanya ditempatkan di belakang layar,” ujar Penggiat Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) Yudha Irlang kepada INILAH.COM, Selasa (18/6/2013). Apa yang dimaksud […]

  • Telinga Sugiono Dipotong Massa

    Telinga Sugiono Dipotong Massa

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merebaknya isu penculikan anak membuat kecurigaan warga terhadap orang asing atau orang tak dikenal semakin tinggi. Korban akibat kecurigaan warga itu kembali dialami Sugiono (30) warga Dusun Kampung Tengah, Desa Jati Sari Kecamatan Tinggi Raja, Kisaran, Ahad (12/12/2010) pagi pukul 09.15 WIB. Pria berkulit gelap itu bahkan kritis akibat dihakimi massa di Dusun Kampung Tanjung, […]

  • Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos. Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri. Semua […]

  • Lizzy Anjorin Bermimpi Menjadi Muslim

    Lizzy Anjorin Bermimpi Menjadi Muslim

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diva Nigeria Lizzy Anjorin memutuskan menjadi Muslim. Sejak kecil ia sudah kagum terhadap ajaran Islam, ia pun diam-diam mempelajarinya lantaran ayahnya seorang Kristen. “Di hati saya, hanya ada Islam. Ibuku seorang Muslim, saya selalu bermimpi, suatu hari akan memeluk Islam,” kata dia. “Hari itu telah datang, dan inilah saya, Alhamdulillah,” kata dia. Setelah menjadi Muslim, […]

  • Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution Rabu sore 27/12/2023 digruduk guru guru peserta pelamar PPPK  yang merasa terzolimi. Mereka melakuka  aksi didepan pintu masuk rumah dinas Bupati. Karena tak kunjung di temui Bupati, pengunjuk rasa yang sejak tadi pagi telah berunjuk rasa mulai dari gedung […]

expand_less