Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

MANFAAT ENERGI PANAS BUMI DI INDONESIA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2015
  • print Cetak

Oleh: J. Simanjuntak

(Anggota Ikatan Ahli Panas Bumi Indonesia)

 

Energi panas bumi merupakan sumber energi yang tidak dapat diekspor dan sangat ideal untuk mengurangi dan menggantikan peran bahan bakar fosil nasional (solar/diesel) dan juga batubara dan merupakan sumber energi yang ideal untuk pengembangan daerah setempat.

Selain itu, energi panas bumi adalah energi terbarukan yang tidak tergantung pada iklim dan cuaca, sehingga handal terhadap sumber energinya tinggi. Selain itu, energi geothermal atau panas bumi ini tidak akan menyebabkan efek rumah kaca, dan dalam hal konsumsi energi, pembangkit listrik tenaga panas bumi adalah pembangkit energi mandiri.

Sampai saat ini sebagian besar kebutuhan energi listrik di Indonesia dibangkitkan dengan energi batubara, minyak dan gas, tetapi hal tersebut tentunya tidak akan bertahan selamanya. Masalah ini akan menjadi semakin berat dengan semakin menipisnya cadangan minyak negara (+- 10 tahun mendatang). Saat ini masih sedikit sekali peran energi alternatif lain seperti : energi matahari, biomasa, panas bumi dan juga energi angin.

Energi panas bumi telah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik sejak tahun 1913, dan di New Zealand sejak tahun 1958. Pemanfaatan energi panas bumi untuk sektor non listrik (direct use) telah berlangsung di Iceland sekitar 70 tahun.

Sedangkan kegiatan eksplorasi atau pengeboran panas bumi di Indonesia sudah dilakukan secara luas pada tahun 1972 oleh Direktorat Vulkanologidan Pertamina, dengan bantuan Pemerintah Perancis dan New Zealand melakukan survey pendahuluan di seluruh wilayah Indonesia. Hingga saat ini masih terus dikembangkan sehingga teknologi panas bumi sudah terbukti tidak membahayakan dan tidak menyebabkan kerusakan lingkungan karena memang sudah dikembangkan dan digunakan sejak  1970-an.

Dari hasil survey dilaporkan bahwa di Indonesia terdapat  217 prospek panas bumi, sepanjang Jalur Gunung api membentang dari Aceh hingga Lampung di pulau Sumatra, sepanjang Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Maluku dan Sulawesi Tenggara-Sulawesi Utara menerus Filipina kurang lebih 7.000 km.

Kondisi saat ini telah berhasil menemukan  beberapa daerah prospek baru  sehingga jumlahnya meningkat menjadi 275 prospek, yaitu 84 prospek di Sumatera, 76 prospek di Jawa, 51 prospek di Sulawesi, 21 prospek di Nusa Tenggara, 3 prospek di Irian, 15 prospek di Maluku dan 5 prospek di Kalimantan. ***

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Bupati Bisa Dibatalkan

    Calon Bupati Bisa Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Puluhan aktivis tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah (AMMP-Tapteng) melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor KPU Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (20/12/2010). Unjukrasa sebagai bentuk protes para aktivis yang meragukan ketidaktransparansian dan akuntabilitas yang dilakukan oleh KPU Tapteng ketika melakukan verifikasi dan penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng […]

  • Tujuh Pejabat Pemkab Madina Dilantik

    Tujuh Pejabat Pemkab Madina Dilantik

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 7 pejabat eselon III Pemkab Mandailing Natal (Madina) dilantik, Rabu (3/11/2021). Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di aula setdakab Madina. Tujuh pejabat itu, Parmonangan Hutasuhut, ST,MM dilantik untuk jabatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Arbiuddin Syhaputra Hakim Harahap SSTP,MM (Sekretaris Dinas Pendidikan);  Rahmad Daulay, ST […]

  • Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    Beasiswa Untuk Mahasiswa Tahun 2015 Digulirkan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) kembali meluncurkan bantuan beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi tahun 2015. Beasiswa ini ditujukan kepada mahasiswa miskin berprestasi asal Madina yang kuliah di universitas negeri atau terguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Kasi Subsidi dan Bantuan Dinas Pendidikan Madina, Dollar Hafriyanto kepada Mandailing Online, Kamis (17/9) […]

  • Lagi, Pembakar Camp PT ALM Ditangkap

    Lagi, Pembakar Camp PT ALM Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pelarian Kepala Desa Sukamakmur Khoirun Nasution dan Ketua LSM Badan Investigasi Nasional (BIN) Parlindungan Hasibuan, berakhir. Dua tersangka pembakaran camp PT Anugerah Langkat Makmur (ALM) di Desa Sukamakmur, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina ini, ditangkap petugas dari dua lokasi berbeda di Kota Padangsidimpuan. “Kita berhasil mengamankan keduanya dari lokasi berbeda di Padangsidimpuan pada Sabtu […]

  • Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), As Imran Khaitamy Daulay SH menyatakan sejauh ini belum menerima surat dari Badan Legslasi (Baleg) DPRD Madina terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda. Penundaan 11 Ranperda itu terkait kengototan pihak Baleg melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi memperdalam peraturan daerah ditengah telah habisnya dana perjalanan dinas DPRD […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (4)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (4)

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DARI ANGKOLA KE MINANGKABAU Disunting: Dame Ambarita Di tepi Danau Toba, Singamangaraja X pura-pura melakukan pemeriksaan terakhir. Tetapi dengan menggunakan keris pusaka Gajah Dompak ia melonggarkan tali yang mengikat Pongkinangolngolan, sambil menyelipkan satu kantong kulit berisi mata uang perak ke balik pakaian Pongkinangolngolan. Perbuatan ini tidak diketahui oleh para Datu, karena selain tertutup tubuhnya, juga […]

expand_less