Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
  • print Cetak

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Bumi Gordang Sambilan memiliki pesona kearifan budaya dan catatan sejarah yang panjang sejak ribuan tahun yang lalu.

Mandailing tercatat dalam sejarah nusantara sebagai negeri yang bermartabat dan menjadi incaran kerajaan-kerajaan nusantara lain. karena itu kawasan ini selalu menjadi objek kajian yang menarik bagi peneliti-peneliti akademis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Daya tarik Mandailing tentu bukan sekedar kekayaan alamnya. Banyak bukti-bukti sejarah lain yang menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki peradaban yang tinggi. Peninggalan-peninggalan sejarah itu membuktikan bahwa sejak zaman dahulu negeri Mandailing sudah menjadi negeri yang berkemajuan. Tentu juga pesona sistem adat dan budayanya yang membuat bangsa Mandailing disegani kerajaan-kerajaan lain yang ada di nusantara.

Itu dikatakan Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution yang dibacakan Asisten I, Alamulhaq pada pembukaan Konsolidasi dan Sosialisasi Organisasi Forum Pengembangan Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal Tahun 2018 di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis (3/5/2018).

“Kita ingin semua kemajuan itu bisa kita kejar lagi untuk mengembalikan martabat kawasan Mandailing Natal seperti dulu,” katanya.

Selain itu, masih banyak hal-hal yang belum terungkap dalam sejarah tradisi adat dan budaya Mandailing Natal. Peninggalan cagar budaya seperti candi, pustaha Aksara Mandailing yang tertulis di kulit kayu, seni patung, arsitektur, dan lain-lain, seluruhnya belum terjelaskan secara terang benderang. Itu semua menjadi beban seluruh pihak agar bisa diwariskan kepada anak-anak Mandailing Natal.

Sistem adat dan tata krama yang dimiliki Mandailing juga sepatutnya menjadi model bentuk pendidikan karakter anak di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Mandailing Natal. Sebab, sangat disadari bahwa pendidikan karakter seperti itu pada masa lalu yang menjadikan Mandailing sebagai bangsa yang suka saling memelihara kekerabatan, memelihara kekompakan, saling tolong menolong, dan saling bekerja sama menguatkan hubungan social.

Seluruh harapan-harapan itu sepatutnya bisa menjadi motivasi semua pihak untuk memajukan “Negeri Yang Beradat Taat Beribadah” menuju masyarakat “Madina Yang Madani”.

Karena itu, Pemerintah Daerah Mandailing Natal sangat berharap peran organisasi Forum Pelestarian Dan Pengembangan Adat Dan Budaya Mandailing Natal untuk menjadi ujung tombak bagi pembangunan bidang sosial di Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan yang dikordinir Sekretaris FPPAB Madina, Ali Rachman Nasution glr Sutan Pandu Nasakti itu dihadiri tokoh-tokoh adat dari Mandailing Godang, Mandailing Julu, Ulu. Termasuk juga tokoh-tokoh adat etnis Minangkabau, Jawa, Toba, Melayu Pesisir.

Selain Asisten I, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Madina, Jamila SH, Kabid Kebudayaan Askolani Nasution.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN I Mandailing Natal Juara Lomba Kreatif Piala Gubernur

    MAN I Mandailing Natal Juara Lomba Kreatif Piala Gubernur

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Prestasi demi prestasi yang membanggakan terus diraih siswa siswi dari Sekolah Madrasah Aliyah Negeri I Mandailing Natal (Man I). Pasalnya, kali ini Man I kembali meraih juara pertama Lomba Kreatif Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dalam acara Festival Kebangsaan Millenial Tingkat Provinsi. Senin (28/8/2023). Sebagai perwakilan dari Kabupaten Madina, siswa […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (1)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis Sepanjang yang dapat diketahui sampai sekarang, belum ada seseorang yang menulis dan menerbitkan sejarah Mandailing. Oleh karena itu kita tidak dapat memperoleh refensi untuk membicarakan sejarah Madailing. Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing. Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing memang mempuyai aksara sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak. Tetapi ternayata orang-orang […]

  • Darul Mursyid Perpanjang Waktu Penerimaan Siswa Baru

    Darul Mursyid Perpanjang Waktu Penerimaan Siswa Baru

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) memperpanjang rentang waktu pendaftaran siswa baru tahun pemebelajaran 2013/2014. “Gelombang ke-2 atau masa perpanjangan penerimaan siswa baru ini atas permintaan para orang tua calon siswa, sebab kondisi ekonomi belum stabil,” kata Kepala MTs Darul Mursyid, Ali Ibrahim Siregar kepada wartawan, Senin (8/7/2013). Banyak calon […]

  • BNN dan Polres Razia Rutin Narkoba

    BNN dan Polres Razia Rutin Narkoba

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Dalam rangka mengantisipasi, mengendalikan dan memberantas peredaran narkoba di tengah masyarakat, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bersama Satuan Narkoba Polres Tapsel secara rutin dan kontiniu terus menggelar razia narkoba di wilayah kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dengan prioritas di Jalinsum. Razia narkoba tersebut berlangsung selama 6 hari sejak 29 Juli 2013 sampai 2 Agustus […]

  • Masyarakat Sinunukan Sumbang Rizky Wasiah Rp. 4.602.500

    Masyarakat Sinunukan Sumbang Rizky Wasiah Rp. 4.602.500

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sumbangan kemanusiaan untuk Rizky Wasiah, bayi 10 bulan penderita usus keluar karena tak ada anus, terus mengalir. Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal berhasil mengumpulkan Rp. 4.602.500 untuk disumbangkan kepada keluarga Rizky Wasiah yang kini menjalani operasi di RSU Pringadi, Medan. Uang sumbangan masyarakat Sinunukan itu disampaikan Indra Budiman Lubis perwakilan warga […]

  • (Melawan Lupa) TRAGEDI SUMATERA TIMUR 1946

    (Melawan Lupa) TRAGEDI SUMATERA TIMUR 1946

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: M Muhar Omtatok   Revolusi Sosial Sumatera Timur disebut oleh sebagian sumber merupakan gerakan sosial di Sumatera Utara Bagian Timur, terhadap penguasa Kesultanan dan Kerajaan Melayu yang mencapai puncaknya pada bulan Maret 1946. Masih menurut sebagian sumber, Revolusi ini dipicu oleh gerakan kaum komunis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan dengan alasan anti feodalisme. […]

expand_less