Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Keyakinan Masyarakat Turun Terhadap Ekonomi RI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
  • print Cetak

Aktivitas pasar tradisional di Indonesia. Ilustrasi

JAKARTA (Mandailing Online) – Bank Indonesia (BI) mencatat keyakinan konsumen menurun terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Indeks Keyakinan Konsumen pada Maret 2022 sebesar 111,0.

Angka itu menurun dari bulan sebelumnya yakni 113,1 pada Februari 2022.

Meski demikian, menurut BI kondisi itu tetap terjaga karena masih berada pada area optimis (indeks > 100).

Menurut BI, keyakinan itu tetap terjaga karena ditopang oleh kuatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi mendatang, baik ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, maupun kegiatan usaha.

Dalam laporan surveinya, BI juga menjelaskan indeks keyakinan konsumen bulan ini tidak setinggi Februari 2022 karena disebabkan oleh lebih terbatasnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi mendatang.

“Terindikasi dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 128,1, sedikit lambat dibandingkan 130,8 pada bulan sebelumnya,” tulis survei BI, sebagaimana dikutip Detik Finance Jumat (8/4/2022).

Sementara itu, konsumen mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini belum sesuai ekspektasi, terutama pada ketersediaan lapangan kerja saat ini dan pembelian barang tahan lama.

Secara triwulanan, keyakinan konsumen juga tercatat menurun. Untuk triwulan I 2022 IKK tercatat sebesar 114,6, sedikit menurun dari indeks triwulan sebelumnya sebesar 116,7. Demikian juga Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Maret 2022 yang tercatat sebesar 93,9, sedikit menurun dari bulan sebelumnya sebesar 95,5.

“Pada Maret 2022, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini belum sesuai yang diharapkan,” tulis laporan BI.

Melambatnya IKE disebabkan oleh termoderasinya semua indeks pembentuk IKE, antara lain indeks penghasilan saat ini, indeks ketersediaan lapangan kerja, dan indeks pembelian barang tahan lama.

Kemudian survei mengenai indeks ekspektasi konsumen (IEK). Hasilnya, ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan masih terjaga pada level optimis meski sedikit termoderasi dibandingkan bulan sebelumnya.

Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) Maret 2022 tercatat sebesar 128,1 sedikit menurun dari 130,8 pada Februari 2022, disebabkan oleh termoderasinya seluruh komponen indeks pembentuk IEK,” tulis hasil survei.

Adapun komponen yang membentuk IEK, di antaranya Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja masing-masing tercatat sebesar 125,8 dan 126,4, menurun dari 127,4 dan 129,7.

Sumber: Detik Finance
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penonaktifan Pegawai Honor Pemkab Madina Tebang Pilih

    Penonaktifan Pegawai Honor Pemkab Madina Tebang Pilih

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Surat Edaran Seketaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal yang menegaskan bahwa sejak 2 Januari 2012 tenaga sukarela dan tenaga tidak tetap dinonaktifkan, dinilai diskriminatif. Faktanya tenaga honor yang bertugas sebagai Ajudan Sekda per 2 Januari 2012 masih aktif bertugas begitu juga dengan Ajudan Bupati Madina. Adanya pilih kasih terhadap tenaga honor yang dilakukan Sekdakab Madina […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Melahirkan di Sekolah

    Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Melahirkan di Sekolah

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Salah seorang siswi Kelas II SMP Negeri 1 Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (18/02/2011) lalu melahirkan di sekolah. Anak yang dilahirkan merupakan hasil hubungan intim dengan abang kandung. Kejadian ini terbongkar setelah siswi Kelas II C berinisial YS ini melahirkan di bawah pohon sawit yang masih berada di lingkungan sekolah. Saat […]

  • Dudung Abdurachman : Teknologi Dalam Industri Pertahanan Sebuah Keniscayaan

    Dudung Abdurachman : Teknologi Dalam Industri Pertahanan Sebuah Keniscayaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online): Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman belum lama ini berkesempatan meninjau langsung pameran alutsista Indo Defence. Disela-sela kunjungan, Dudung yang juga menjabat Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional menyebut, Indonesia tidak boleh kalah untuk memajukan teknologi, dalam industri pertahanannya dari negara-negara sahabat. “Saya selaku penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional dan saya sebagai […]

  • Wakil Bupati dan Sekda Ikut Memadamkan Api

    Wakil Bupati dan Sekda Ikut Memadamkan Api

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ditengah jerit pekik dan kesibukan memadamkan api di Pasar Baru Panyabungan, ternyata Wakil Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dan Sekda Mandailing Natal Daud Batubara ikut memadamkan. “Pak wakil Bupati dan Sekda ikut membantu memadamkan api,” ujar Sahrul warga Sipolu-polu yang turut membantu pemadaman. Kebakaran terjadi sekira pukul 03:45 WIB, bertepatan […]

  • Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

    Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERITA bebasnya enam pejabat Pemkab Simalungun yang kepergok main judi cukup membuat nai Hepppot merasa terpukul. Meski tak kenal dengan mereka tapi nai Heppot merasa harus atau wajib terpukul mau pun memukulkan diri. Saat membaca berita ‘bebas ooii…’ itu, tangannya sontak memukul jidatnya yang tampak mulai mengerut. Mengapa demikian? Ia merasa sudah dilecehkan oleh yang […]

expand_less