Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pengolahan Kakao Bagian 2

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

Keranjang Bambu Fermentasi KakaoFermentasi menggunakan keranjang bambu
•Keranjang bambu terlebih dahulu dibersihkan dan dialasi dengan daun pisang baru kemudian biji kakao dimasukkan (keranjang dapat menampung ± 50 kg biji kakao basah).
•Setelah biji kakao dimasukkan keranjang ditutup daun pisang.
•Pada hari ke 3 dilakukan pembalikan biji dan pada hari ke 6 biji-biji dikeluarkan dan siap untuk dijemur.

Perendaman dan Pencucian
•Tujuan perendaman dan pencucian adalah menghentikan proses fermentasi dan memperbaiki kenampakan biji. Sebelum pencucian dilakukan perendaman ± 3 jam untuk meningkatkan jumlah biji bulat dengan penampakan yang menarik dan warna coklat cerah. Pencucian dapat dilakukan secara manual (dengan tangan) atau menggunakan mesin pencuci. Pencucian yang terlalu bersih sehingga selaput lendirnya hilang sama sekali, selain menyebabkan kehilangan berat juga membuat kulit biji menjadi rapuh dan mudah terkelupas. Umumnya biji kakao yang dicuci adalah jenis edel sedangkan jenis bulk tergantug pada permintaan pasar.

Pengeringan
•Pelaksanaan pengeringan dapat dilakukan dengan menjemur, memakai mesin pengering atau kombinasi keduanya. Pada proses pengeringan terjadi sedikit fermentasi lanjutan dan kandungan air menurun dari 55-60 % menjadi 6-7 %, selain itu terjadi pula perubahan-perubahan kimia untuk menyempurnakan pembentukan aroma dan warna yang baik.
•Suhu pengeringan sebaiknya antara 55-66 ⁰C dan waktu yang dibutuhkan bila memakai mesin pengering antara 20-25 jam, sedang bila dijemur waktu yang diutuhkan ± 7 hari apabila cuaca baik, tetapi apabila banyak hujan penjemuran ± 4 minggu (tergantung kadar air dari biji kakao tersebut). Bila biji kurang kering pada kandungan air diatas 8 % biji mudah ditumbuhi jamur.
Metode Pengeringan Kakao

Sortasi Biji

Sortasi biji Kakao kering dimaksudkan untuk memisahkan antara biji baik dan cacat berupa biji pecah, kotoran atau benda asing lainnya seperti batu, kulit dan daun-daunan. Sortasi dilakukan setelah 1-2 hari dikeringkan agar kadar air seimbang, sehingga biji tidak terlalu rapuh dan tidak mudah rusak, sortasi dilakukan dengan menggunakan ayakan yang dapat memisahkan biji kakao dengan kotoran-kotoran.

Pengemasan dan Penyimpanan Biji
•Biji kakao dikemas dengan baik didalam wadah bersih dan kuat, biasanya menggunakan karung goni dan tidak dianjurkan menggunakan karung plastik.
•Biji kakao tidak disimpan dalam satu tempat dengan produk pertanian lainnya yang berbau keras, karena biji kakao dapat menyerap bau-bauan tersebut.
•Biji kakao jangan disimpan di atas para-para dapur karena dapat mengakibatkan biji kakao berbau asap.
•Biji kakao disimpan dalam ruangan, dengan kelembapan tidak melebihi 75 % ventilasi cukup dan bersih.
•Antara lantai dan wadah biji kakao diberi jarak ± 8 cm dan jarak dari dinding ± 60 cm, biji kakao disimpan ± 3 bulan.
Pengemasan atau Penyimpanan Biji Kakao
Penulis: Win Fadli Nurisfa S.Pt.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    Nelayan Madina Takut Melaut akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari ini membuat sejumlah nelayan di kabupaten itu takut melaut. Beberapa petani juga bingung untuk menaman padi karena hujan deras terus mengguyur. Warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Jasmudin Siregar, kepada MedanBisnis, Rabu (3/11), mengatakan, akibat masih tingginya curah hujan dan disertai […]

  • Kandidat dan Jargon

    Kandidat dan Jargon

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ini dia masing-masing pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal untuk Pilkada 2015. Nomor urut 1 pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis mengusung jargon “Berhasil”. Nomor urut 2 pasangan Dahlan Hasan-Jakfar Sukhairi berjargon “Lanjutkan”. Nomor urut 3 pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay mencuatkan jargon “Sahabat Muda”. Desain/grafis   : Dahlan Batubara  

  • Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan (MO) – Pembakaran camp PT. Sorikmas Mining (PT.SM) di perbukitan Sambung pada Sabtu (7/7) lalu tidak terlepas dari dinamika aktivitas warga yang melalukan penambangan emas tanpa izin (PETI) atau penambang liar di sana. Sejak pertengahan November 2011, warga penambang emas tanpa izin mulai menjamur mengambil batuan di wilayah kontrak karya (KK) PT.SM di perbukitan […]

  • 4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

    4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) yang ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Lalu, bagaimana cara dan pola yang mereka mainkan sehingga para kepal sekolah harus menyerahkan uang kepada mereka? Dan dikabarkan sudah banyak sekolah […]

  • Warga Panyabungan Serbu Pasar Beras Murah

    Warga Panyabungan Serbu Pasar Beras Murah

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Pagi ini Kamis 31/8/2023 Ratusan warga di Pasar Lama Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) menyerbu pasar murah beras yang digelar Pemkab Madina. ada 7 ton beras ukuran 5 kg yang jual dengan harga Rp.49.500/ Saknya atau Rp.9900/ kg nya. Operasi pasar ini sendiri digelar ditengah tengah naiknya harga beras di […]

  • Polisi Asal Madina Wafat Usai Amankan Demo di Kendari

    Polisi Asal Madina Wafat Usai Amankan Demo di Kendari

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KENDARI (Mandailing Online) – Satu personil polisi asal Madina, meninggal dunia usai mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung bentrok di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Senin (11/4/2022). Nama almarhum adalah Ipda Imam Agus Husein, Perwira Unit Detasemen Gegana Brimob Polda Sultra. “Keluhannya dia sesak napas. Jam 3 setengah 4 dia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” […]

expand_less