Rabu, 7 Okt 2026
light_mode

API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • print Cetak

Barang Bukti Musnah, Akar Kejahatan Terus Menjalar?

 

 

Oleh: Tim Mandailing Epcentrum

 

Baru- baru ini, Kajari Madina melaksanakan pembakaran banyak barang bukti. Katanya, semuanya tanpa sisa.

Ada sesuatu yang terasa ganjil setiap kali publik menyaksikan pemusnahan barang bukti.

Tumpukan ganja dibakar.
Sabu dimusnahkan.
Rokok ilegal dihancurkan.
Kamera menyala.
Pejabat berdiri rapi.

Lalu publik perlu percaya: negara sedang menang melawan kejahatan.

Padahal, pertanyaan paling penting justru nyaris tak pernah dijawab:
Mengapa barang bukti terus bertambah?

Karena, jika setiap tahun aparat memusnahkan narkotika dalam jumlah besar, maka kemungkinan yang terjadi hanya dua:

Pertama, penegakan hukum memang bekerja.

Atau kedua:
kejahatan justru sedang tumbuh jauh lebih besar.

Lebih dari 54 kilogram ganja dan ratusan gram sabu bukan angka kecil untuk daerah seperti Mandailing Natal.

Itu menandakan:
• ada pasar aktif,
• ada jalur distribusi,
• ada pemasok,
• ada pembeli,
• ada aliran uang,
• dan sangat mungkin ada jaringan yang masih hidup.

Publik akhirnya hanya diperlihatkan hasil akhir.

Sementara akar masalahnya tetap bergerak di belakang layar. Bandar besar jarang muncul. Jaringan utama nyaris tak terlihat.

Yang tertangkap sering kali hanyalah kurir, pemakai, atau pemain lapangan.

Maka publik layak bertanya: Apakah yang sedang dihancurkan benar-benar sistem kejahatan?

Atau hanya serpihan kecil yang sengaja dikorbankan agar jaringan utamanya tetap aman?

Rokok ilegal bahkan membuka persoalan yang lebih gelap.

Karena, itu bukan sekadar pelanggaran dagang. Rokok ilegal berarti:
• kebocoran cukai negara,
• ekonomi bawah tanah,
• distribusi ilegal,
• dan kemungkinan keterhubungan dengan jaringan kriminal lain.

Tetapi pertanyaannya sama: Siapa pemain besarnya?

Jika yang disentuh hanya pedagang kecil, maka negara sedang sibuk membasmi ranting — sambil membiarkan batang pohonnya tetap berdiri.

Di titik inilah publik harus berhenti terkagum-kagum pada seremoni pemusnahan.

Karena ukuran keberhasilan hukum bukan seberapa besar api yang menyala.

Tetapi: seberapa jauh negara mampu menghancurkan sistem yang melahirkan barang bukti itu sejak awal.

Dan jika setiap tahun barang bukti terus bertambah, maka mungkin ada sesuatu yang jauh lebih besar yang justru sedang tumbuh diam-diam. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota KPPS di Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terlanjur disunat dsngan alasan pajak akhirnya dikembalikan ketua PPS dan Sekretariat PPS. Pengembalian gaji KPPS itu dilakukan setelah mendapat penolakan dari sejumlah angoota KPPS yang merasa dirugikan. Dijelaskan Arfah Ketua PPS Desa Gunung Barani. […]

  • Tujuh Pejabat Pemkab Madina Dilantik

    Tujuh Pejabat Pemkab Madina Dilantik

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 7 pejabat eselon III Pemkab Mandailing Natal (Madina) dilantik, Rabu (3/11/2021). Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di aula setdakab Madina. Tujuh pejabat itu, Parmonangan Hutasuhut, ST,MM dilantik untuk jabatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Arbiuddin Syhaputra Hakim Harahap SSTP,MM (Sekretaris Dinas Pendidikan);  Rahmad Daulay, ST […]

  • Pasca Banjir Bandang Nagajuang

    Pasca Banjir Bandang Nagajuang

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Akibat Illegal Logging Dan Illegal Mining Mandailing Online, Nagajuang. Kondisi di Nagajuang pasca banjir bandang. terlihat Kayu berserakan sepanjang sungai Aek Gaja pasca banjir bandang yang melanda tiga desa di kecamatan Nagajuang Kabupaten Mandailing Natal. 3 (Tiga) orang korban meninggal akibat banjir tersebut. Photo :EF/Emily Fynn.

  • Tak Berkategori

    MASIH BAGI HASIL DENGAN TOKE

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski memperoleh kisaran 600.000 hingga 750.000 rupiah per hari dari jasa membajak sawah, ternyata para penyedia jasa membajak sawah masih berbagi hasil dengan toke alias pemilik hand traktor. Subur (45), salah seorang penyedia jasa traktor, mengatakan, kemarin (20/5/3013), dia tidak memiliki modal untuk membeli hand traktor. Hand traktor yang dioperasionalkannya adalah […]

  • Bupati Kunjungi Lembah Sorik Marapi

    Bupati Kunjungi Lembah Sorik Marapi

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menggelar temu ramah bersama warga di Desa Purba Baru dan Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (29/5/2025). Didampingi Pj. Sekdakab M. Sahnan Pasaribu, Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Kadis PMD Irsal Pariadi, serta Kadis Kominfo Azhar Paras Muda Hasibuan, Bupati […]

  • Menyoal Pemberian Marga Nasution Untuk Ngabalin

    Menyoal Pemberian Marga Nasution Untuk Ngabalin

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

      Oleh : Akhiruddin Matondang*   MASYARAKAT Mandailing bereaksi keras atas penabalan marga Nasution terhadap Ali Mochtar Ngabalin. Dalam dua hari ini, gelombang protes terhadap kebijakan Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara Dahlan Hasan Nasution terus berembus. Sang bupati dinilai sedang mengobral marga kepada seseorang yang tidak ada garis pertalian dengan suku Mandailing. Sebagian lagi menuding […]

expand_less