Jumat, 8 Mei 2026
light_mode

API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

Barang Bukti Musnah, Akar Kejahatan Terus Menjalar?

 

 

Oleh: Tim Mandailing Epcentrum

 

Baru- baru ini, Kajari Madina melaksanakan pembakaran banyak barang bukti. Katanya, semuanya tanpa sisa.

Ada sesuatu yang terasa ganjil setiap kali publik menyaksikan pemusnahan barang bukti.

Tumpukan ganja dibakar.
Sabu dimusnahkan.
Rokok ilegal dihancurkan.
Kamera menyala.
Pejabat berdiri rapi.

Lalu publik perlu percaya: negara sedang menang melawan kejahatan.

Padahal, pertanyaan paling penting justru nyaris tak pernah dijawab:
Mengapa barang bukti terus bertambah?

Karena, jika setiap tahun aparat memusnahkan narkotika dalam jumlah besar, maka kemungkinan yang terjadi hanya dua:

Pertama, penegakan hukum memang bekerja.

Atau kedua:
kejahatan justru sedang tumbuh jauh lebih besar.

Lebih dari 54 kilogram ganja dan ratusan gram sabu bukan angka kecil untuk daerah seperti Mandailing Natal.

Itu menandakan:
• ada pasar aktif,
• ada jalur distribusi,
• ada pemasok,
• ada pembeli,
• ada aliran uang,
• dan sangat mungkin ada jaringan yang masih hidup.

Publik akhirnya hanya diperlihatkan hasil akhir.

Sementara akar masalahnya tetap bergerak di belakang layar. Bandar besar jarang muncul. Jaringan utama nyaris tak terlihat.

Yang tertangkap sering kali hanyalah kurir, pemakai, atau pemain lapangan.

Maka publik layak bertanya: Apakah yang sedang dihancurkan benar-benar sistem kejahatan?

Atau hanya serpihan kecil yang sengaja dikorbankan agar jaringan utamanya tetap aman?

Rokok ilegal bahkan membuka persoalan yang lebih gelap.

Karena, itu bukan sekadar pelanggaran dagang. Rokok ilegal berarti:
• kebocoran cukai negara,
• ekonomi bawah tanah,
• distribusi ilegal,
• dan kemungkinan keterhubungan dengan jaringan kriminal lain.

Tetapi pertanyaannya sama: Siapa pemain besarnya?

Jika yang disentuh hanya pedagang kecil, maka negara sedang sibuk membasmi ranting — sambil membiarkan batang pohonnya tetap berdiri.

Di titik inilah publik harus berhenti terkagum-kagum pada seremoni pemusnahan.

Karena ukuran keberhasilan hukum bukan seberapa besar api yang menyala.

Tetapi: seberapa jauh negara mampu menghancurkan sistem yang melahirkan barang bukti itu sejak awal.

Dan jika setiap tahun barang bukti terus bertambah, maka mungkin ada sesuatu yang jauh lebih besar yang justru sedang tumbuh diam-diam. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

    FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyalurkan insentif guru-guru madrastah melalui bank mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina. Ketua FKDT Madina Najamuddin Nasution, AMd didampingi Sekretaris FKDT Madina Muhammad Ludfan Nasution, SSos menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (29/5) persetujuan atas teknis penyaluran insentif itu dengan mempertimbangkan alasan pencegahan tumpang-tindih […]

  • Apa Sih Motivasi Saipullah Ingin Jadi Bupati Madina

    Apa Sih Motivasi Saipullah Ingin Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di usia yang tak muda lagi, H. Saipullah Nasution, SH, MM, masih terlihat tegap dan gagah. Ini berkat ketekunannya menjaga kesehatan dengan pola makan yang terartur dan rutin puasa sunnah pada Senin dan Kamis. Nikmat sehat yang diberikan Allah SWT itu pula yang mendorong putra kelahiran Gunung Baringin, Panyabungan Timur, ini […]

  • Memungut Sisa Dari Kontrak Karya Pertambangan di Indonesia (II)

    Memungut Sisa Dari Kontrak Karya Pertambangan di Indonesia (II)

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak kurang suara lantang DPR RI telah ikut mendesak keangkuhan PT Freeport Indonesia mematuhi regulasi yang ada di Indonesia. Hal ini terkait desakan pemerintah agar perusahaan tambang raksasa asal Amerika Serikat itu bersedia melakukan renegosiasi kontrak karya. Parlemen menilai Kontribusi dan manfaat kontrak karya dengan Freeport selama ini sangat kecil. Hasil dari perusahaan asing itu, […]

  • Bupati janji naikkan honor guru ngaji

    Bupati janji naikkan honor guru ngaji

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LABUHANBATU  – Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, H Tigor Panusunan Siregar berjanji menaikkan honor guru mengaji dalam program Labuhanbatu Mengaji tahun 2015. “Kenaikan itu untuk menghargai jerih payah ratusan guru mengaji yang mengajar anak-anak di masjid,” kata Kabag Humas dan Infokom Pemkab Labuhanbatu, Sugeng di Rantauprapat, hari ini. Sejalan dengan itu, ujar Sugeng, bupati meminta kepada […]

  • Kentang Hutanagodang, Primadona Yang Mulai Langka

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Kentang Hutanagodang sejak dahulu kala sudah menjadi tanaman budidaya pavorit petani Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) dan menjadi kentang yang sangat digemari konsumen. Hanya saja, sejak dekade terakhir, volume produksi kentang yang memiliki cita rasa gurih ini terus merosot. “Belakangan minat masyarakat di Ulupungkut ini bertanam kentang mulai surut. Padahal pasarnya […]

  • Simalakama Bagi Supir Anatra

    Simalakama Bagi Supir Anatra

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah supir angkutan umum Anatra di Panyabungan mengaku berat hati menaikkan ongkos penumpang apabila ongkos angkutan naik di Mandailing Natal (Madina). Hal itu dikatakan para supir terkait kemungkinan naiknya harga BBM yang akan otomatis terjadi kenaikan ongkos penumpang. Dan pihak Organda pun sudah menyiapkan skema kenaikan ongkos penumpang sebesar antara 28 […]

expand_less