Jumat, 21 Agu 2026
light_mode

API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • print Cetak

Barang Bukti Musnah, Akar Kejahatan Terus Menjalar?

 

 

Oleh: Tim Mandailing Epcentrum

 

Baru- baru ini, Kajari Madina melaksanakan pembakaran banyak barang bukti. Katanya, semuanya tanpa sisa.

Ada sesuatu yang terasa ganjil setiap kali publik menyaksikan pemusnahan barang bukti.

Tumpukan ganja dibakar.
Sabu dimusnahkan.
Rokok ilegal dihancurkan.
Kamera menyala.
Pejabat berdiri rapi.

Lalu publik perlu percaya: negara sedang menang melawan kejahatan.

Padahal, pertanyaan paling penting justru nyaris tak pernah dijawab:
Mengapa barang bukti terus bertambah?

Karena, jika setiap tahun aparat memusnahkan narkotika dalam jumlah besar, maka kemungkinan yang terjadi hanya dua:

Pertama, penegakan hukum memang bekerja.

Atau kedua:
kejahatan justru sedang tumbuh jauh lebih besar.

Lebih dari 54 kilogram ganja dan ratusan gram sabu bukan angka kecil untuk daerah seperti Mandailing Natal.

Itu menandakan:
• ada pasar aktif,
• ada jalur distribusi,
• ada pemasok,
• ada pembeli,
• ada aliran uang,
• dan sangat mungkin ada jaringan yang masih hidup.

Publik akhirnya hanya diperlihatkan hasil akhir.

Sementara akar masalahnya tetap bergerak di belakang layar. Bandar besar jarang muncul. Jaringan utama nyaris tak terlihat.

Yang tertangkap sering kali hanyalah kurir, pemakai, atau pemain lapangan.

Maka publik layak bertanya: Apakah yang sedang dihancurkan benar-benar sistem kejahatan?

Atau hanya serpihan kecil yang sengaja dikorbankan agar jaringan utamanya tetap aman?

Rokok ilegal bahkan membuka persoalan yang lebih gelap.

Karena, itu bukan sekadar pelanggaran dagang. Rokok ilegal berarti:
• kebocoran cukai negara,
• ekonomi bawah tanah,
• distribusi ilegal,
• dan kemungkinan keterhubungan dengan jaringan kriminal lain.

Tetapi pertanyaannya sama: Siapa pemain besarnya?

Jika yang disentuh hanya pedagang kecil, maka negara sedang sibuk membasmi ranting — sambil membiarkan batang pohonnya tetap berdiri.

Di titik inilah publik harus berhenti terkagum-kagum pada seremoni pemusnahan.

Karena ukuran keberhasilan hukum bukan seberapa besar api yang menyala.

Tetapi: seberapa jauh negara mampu menghancurkan sistem yang melahirkan barang bukti itu sejak awal.

Dan jika setiap tahun barang bukti terus bertambah, maka mungkin ada sesuatu yang jauh lebih besar yang justru sedang tumbuh diam-diam. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Minta Masyarakat dan Perusahaan di Madina Dukung Bandara AHN

    Wabup Minta Masyarakat dan Perusahaan di Madina Dukung Bandara AHN

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUKITMALINTANG, (Mandailing Online) – Masyarakat dan perusahaan di Mandailing Natal (Madina), Sumut diharap menggunakan pesawat Madina-Medan dan Medan-Madina sebagai salah satu dukungan bagi keberadaan Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (AHN). Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengungkapkan ketercapaian target penumpang akan mendorong peningkatan jenis pesawat yang mendarat dan penambahan jumlah hari jadwal […]

  • Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

    Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Supir Mobil Daihatsu Grand Max BK 1380 KO yang jatuh ke sungai di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang menyebabkan 8 orang penumpang meninggal, Senin (14/03/2011) dini hari kemarin, hingga kini masih buron. Sopir bernama Heri (32) itu dikabarkan tinggal di kawasan Sukaramai, Kota Medan. Kabarnya lagi, […]

  • Kopassus Buru Teroris di Sumut

    Kopassus Buru Teroris di Sumut

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengejaran teroris yang disinyalir masih berada di Sumatera Utara, khususnya di Medan, terus dilakukan. Jika semula hanya dilakukan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teroris (AT), kini Mabes TNI akan menurunkan tim terbaiknya, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Tim dari Kopassus akan ditempatkan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan saling berkoordinasi dengan Densus 88 serta […]

  • Warga Sirangkap Dukung SAHATA demi Keberlanjutan Pembangunan

    Warga Sirangkap Dukung SAHATA demi Keberlanjutan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Warga Desa Sirangkap, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memutuskan untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2, Saipullah-Atika (SAHATA) di Pilkada 2024. Alasan dukungan itu demi keberlanjutan pembangunan di kecamatan tersebut. Sebab, sejak awal kepemimpinan HM Jafar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi […]

  • Pemkab Madina Minta BPSB Teliti Padi Siganteng

    Pemkab Madina Minta BPSB Teliti Padi Siganteng

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Pemkab Mandailing Natal (Pemkab Madina) sudah mengajukan ke Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) agar padi Siganteng diakui sebagai satu varietas tersendiri. Demikian diungkapkan Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, kemarin terkait salah satu upaya pengembangan padi Siganteng di Mandailing Natal. Padi Siganteng merupakan varietas padi yang memiliki tingkat produksi […]

  • SDN 100760 Terancam Roboh

    SDN 100760 Terancam Roboh

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiang Lapuk, Plafon Bolong, Atap Bocor Sektor pendidikan adalah salahsatu prioritas pembangunan nasional. Sayangnya, sarana pendidikan seperti, bangunan SDN 100760 Kecamatan Arse, Tapsel terancam roboh. Pasalnya, selain atap tiga ruangan bocor, plafon banyak yang bolong bahkan tiang penyangga atap lapuk. Jika bangunan sekolah ini tidak segera diperbaiki pemerintah, dikhawatirkan atap dan plafon sekolah itu akan […]

expand_less