Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Hadapi Berbagai Isu, Manajemen RSUD Panyabungan Buka Suara Mulai Dari Isu Anggaran Sampai Pengolahan Limbah dan TPS

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • print Cetak

RSUD Panyabunga 

PANYABUNGAN || Mandailing Online – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal akhirnya buka suara terkait sejumlah pemberitaan, mulai dari pengelolaan anggaran hingga persoalan limbah B3 dan Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Kepala Bidang Penunjang RSUD Panyabungan, Wiwin Ferdiansyah, menegaskan bahwa penanganan sampah medis menjadi prioritas utama dan didukung oleh anggaran khusus yang terpisah.

“Anggaran untuk limbah B3 dan TPS tidak digabung dengan anggaran obat maupun Bahan Habis Pakai (BHP), ada pos anggarannya tersendiri. Apabila tidak ada anggaran khusus ini, tentu RSUD Panyabungan tidak akan mampu menangani lonjakan volume limbah,” ujar Wiwin saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).

Menjawab pertanyaan terkait anggaran Pembuatan Grounding senilai Rp200.000.000 di tengah masih adanya kekurangan fasilitas lainnya, Wiwin menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan syarat mutlak.

Hal ini dilakukan demi memenuhi standar agar rumah sakit bisa menerima bantuan hibah alat kesehatan berat seperti Cathlab, CT Scan, dan Mammograph dari pemerintah pusat.

“Apabila nilai grounding tidak terpenuhi di bawah 2 Ohm, Kementerian Kesehatan tidak bersedia menghibahkan alat-alat tersebut ke RSUD Panyabungan. Jadi ini investasi jangka panjang untuk kemajuan pelayanan,” jelasnya.

Paket pekerjaan konstruksi senilai Rp200 juta tersebut saat ini dikerjakan oleh CV Bejana Utama.

Untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD Mandailing Natal, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama Dewan Pengawas. Langkah konkret yang sudah dilakukan antara lain menambah jumlah tenaga kebersihan dan mengajukan usulan anggaran pematangan lahan area rumah sakit ke APBD.

“Meskipun saat ini dukungan anggaran dari APBD masih terbatas, kami terus berupaya maksimal. Kami sudah mengajukan berbagai proposal bantuan, baik ke Bupati, Gubernur Sumatera Utara, hingga ke Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, terkait pengadaan barang yang bernilai fantastis tahun ini, Wiwin memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai kebutuhan:

– Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai (BHP): Rp3.405.609.742, dibeli rutin sesuai kebutuhan melalui e-Katalog.

– Pengadaan Bahan Habis Pakai Kimia: Rp2.220.000.000, disesuaikan dengan kebutuhan alat laboratorium melalui e-Katalog.

– Pengadaan Bahan Habis Pakai HD: Rp1.900.000.000, merupakan kebutuhan yang disesuaikan dengan kerjasama mesin HD bersama PT Nadi Lambang Tekhnologi Indonesia.

Wiwin juga menambahkan, terkait dukungan anggaran APBD untuk pencapaian status rumah sakit rujukan, hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan dan ranah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam. Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut […]

  • Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Senin (25/10) lalu menetapkan Walikota Medan, Rahudman Harahap, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 Rp1,5 miliar lebih. Namun, hingga kini prosesnya masih terkesan lamban. Pasalnya, sudah 13 hari ditetapkan menjadi tersangka, Kejatisu baru memeriksa 6 orang saksi. […]

  • Tambang Emas di Sungai Batang Natal Belum Ada Izin

    Tambang Emas di Sungai Batang Natal Belum Ada Izin

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) belum memiliki izin. Itu diungkapkan Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Pertambangan Energi Madina, Azhar, Jum’at (23/5/2014). “Hingga saat ini kita belum ada mengeluarkan izin pertambangan emas di Desa Lancat, Dusun Batu […]

  • Asmara Subuh dan geng motor meresahkan

    Asmara Subuh dan geng motor meresahkan

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tim Operasi Antisipasi Asmara Subuh dan Geng Motor di yang sudah siap beroperasi sejak Jumat (20/7) lalu, nampaknya harus bekerja keras. Tim akan melakukan operasi selama 14 hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Medan yang tengah menjalankan ibadah puasa. Tak hanya memantau aktifitas ‘asmara subuh’ tetapi juga mengamankan ulah […]

  • “Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

    “Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu”. Itu adalah satu dari banyak ungkapan dalam bahasa Mandailing yang beranjak dari falsafah pentingnya silaturrahim serta kesadaran kolektif terhadap pentingya saling memelihara dimensi kasih sayang antar individu dan antar kelompok masyarakat. Falsafah ini sangat melekat dalam gerak langkah Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH. Dan itu […]

  • Garuda akan buka penerbangan Padang-Medan

    Garuda akan buka penerbangan Padang-Medan

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang – PT.Garuda Indonesia berencana akan membuka jalur penerbangan baru untuk domestik yakni rute Padang-Medan seiring dengan penambahan pesawat baru. General Manejemen PT.Garuda Indonesia Cabang Padang, Dedi Irawan, di Padang Kamis mengatakan, sebelumnya sempat terjadi penundaan untuk melayani rute penerbangan Padang-Medan yang dilakukan pesawat Garuda Indonesia. “Rute penerbangan pesawat Garuda Padang-Medan direncanakan akhir tahun 2011 […]

expand_less