Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Asmara Subuh dan geng motor meresahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
  • print Cetak

geng motor

MEDAN – Tim Operasi Antisipasi Asmara Subuh dan Geng Motor di yang sudah siap beroperasi sejak Jumat (20/7) lalu, nampaknya harus bekerja keras. Tim akan melakukan operasi selama 14 hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Medan yang tengah menjalankan ibadah puasa. Tak hanya memantau aktifitas ‘asmara subuh’ tetapi juga mengamankan ulah geng motor yang turut meramaikan jalanan kota Medan di pagi hari.

Tim yang terdiri dari Polresta Medan, Polres Pelabuhan belawan, Kodim 0201/BS, Linud Medan. Denpom 1/5 Medan, Yon Maharlan Belawan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Kesbangpol Lionmas Kota Medan dan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Fahri Matondang minta seluruh personil yang masuk dalam tim gabungan untuk melakukan operasi pengamanan asmara subuh dan geng motor untuk mematuhi jadwal yang telah diberikan. Seluruh personil diharapkan sudah berkumpul di lokasi yang telah ditetapkan mul;ai pukul 05.00 WIB. Rencananya, operasi akan dilaksanakan sampai pukul 08.00 WIB.

“Selain asmara subuh dan geng motor, saya harapkan tim gabungan juga mengamankan segala kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Apabila menemukan ada pihak-pihak yang ingin mengganggu keamanan dan ketertiban, saya harap segera berkoordinmasi dengan instansi terkait,” kata Fahri tadi malam.

Saat operasi berjalan, Fahti mengingatkan kepada seluruh personil untuk selalu mengedepankan sikap dan tindakan persuasif. Dia tidak mau ada personil yang mengedepankan sikap arogan sehingga akan memicu timbulnya tindakan perlawanan. “Jadi utamakanlah sikap dan tindakan persuasif ketika operasui,” harapnya.

10 personel dibagi dalam 5 tim, masing-masing tim terdiri atas 11 personel yang terdiri dari Polresta Medan 1 orang, Polres Pelabuhan Belawan (1 orang), Kodim 0201/BS (1 orang), Lanud Medan (1 orang), Denpom 1/5 (1 orang), Yon Maharlan Belawan (1 orang), Satpol PP (2 orang) Dishub (1 orang), Kesbangpol Linmas (1 orang) dan Bagian Adpemum (1 orang).

Tim 1 bertugas melakukan operasi di Jalan Gatot Subroto, persisnya seputaran Tomang Elok, seputaran Ring Roang dan Jalan T Amir Hamzah, sedangkan titik kumpul di Jalan Ringroad (Petronans). Tim 2 bertugas Jalan Metal Ujung/Jalan Krakatau, seputaran Pelindo dan di bawah tol Bandar Selamat, titik kumpul di Jalan tol Bandar Selamat.

Tim 3 bertugas di Jalan Polonia Ujung, Jalan Tritura/Jalan Brigjen Katamso dan seputaran Asrama Haji/Jalan Pangkalan Masyhur, titik kupul di Jalan Tritura. Tim IV bertugas dijalan Cemara, Jalan Raya Marelan, seputaran BCT Belawan dengan titik kumpul di Jalan Cemara. Sedangkan Tim 5 bertugas di Jalan Menteng Raya dan seputaran Stadion Teladan Medan dengan titik kumpul di seputaran Stadion Teladan.

Guna mendukung mobilitas tim dalam melakukan operasi, Fahri minta Satpol PP menurunkan 3 unit mobil patrol untuk Tim 1, Tim 2 dan Tim 3. Sementara Dishub diminta menurunkan dua unit mobil patroli untuk membantu Tim 4 dan Tim 5. Dijelaskannya, tim gabungan ini akan memulai operasi Sabtu (21/7) subuh guna memberikan rasa aman dan nyaman di titik-titik yang telah ditetapkan

Pantauan Waspada Online sejak Sabtu kemarin, ada beberapa titik jalanan yang diramaikan para kaum remaja yang berkonfoi dalam momen ‘asmara Subuh’ khusunya sejak pukul 05.30 WIB. Diantaranya Jalan DR. Mansyur kampus USU, Ringroad Setiabudi, Pangkalan Mansyur Asrama Haji, Starban Ujung Polonia, seputaran Stadion Teladan.

Titik tersebut bukan hanya dilalui para pengendara remaja yang menikmati momen ‘asmara subuh’ namun juga gerombolan pengendara bermorot yang berknalpot bodong, sehingga membuat bising jalanan. Ditambah lagi, para remaja yang kerap berlalu-lalang sembari melontarkan petasan. Ulah para remaja ini tentu saja sangat mengganggu wilayah sekitar karena dapat memancing keonaran.

“Remaja-remaja yang keluyuran habis sholat Subuh ini sudah mulai meresahkan. Pasalnya mereka berlalu-lalang sambil melemparkan mercon ke arah pengemudi lain. Saya saja hampir terkena lemparan mercon Subuh tadi saat saya melintasi Jalan Starban Polonia,” kata Amir Hamzah, warga Starban Polonia kepada Waspada Online.

Selain itu, lanjut Amir, ada juga gerombolan anak-anak muda mengendarai motor dengan suara knalpot yang bikin bising. “Suara knalpotnya bising sekali, hampir membuat telinga kita pekak. Sambil geber-geber pula, sepertinya sengaja memancing keributan,” tuturnya lagi.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    Uang Kost Ditagih, Nyawa Melayang

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Miris! Kelakuan manusia sekarang ini seperti tidak punya hati. Rasa tega karena kesal atau sakit hati bisa membuat gelap mata. Gara-gara hal sepele namun bisa membuat nyawa melayang. Seolah tak peduli mana hak dan kewajiban yang harus dipertimbangkan. Seperti kasus pembunuhan yang terjadi baru-baru ini. Tiga anak kost tega […]

  • Dinilai Bermasalah, DPRD Riau Minta Jembatan Siak III Ditutup Sementara

    Dinilai Bermasalah, DPRD Riau Minta Jembatan Siak III Ditutup Sementara

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pekanbaru, Komisi C DPRD Riau sebagai mitra kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengingatkan instansi tersebut tentang kekokohan dana beban Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Jembatan Siak III). Pasalnya, baru beberapa bulan diresmikan kontruksi jembatan sudah mengalami penurunan dan di bagian tengah bergelombang. “Ini menyangkut nama orang banyak. Jangan korbankan nyawa manusia hanya karena […]

  • Bupati Teken Fakta Integritas Netralitas ASN pada Pemilu 2024

    Bupati Teken Fakta Integritas Netralitas ASN pada Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution bersama Bupati dan Walikota se-Sumut menandatangani fakta Integritas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Senin (5/12). Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kembali mengingatkan tentang larangan ASN terlibat […]

  • Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tympanum Novem Films kembali merilis satu film Mandailing, berjudul “Marina”. Film berbahasa Mandailing yang berdurasi nyaris 2 jam itu telah beredar di toko-toko kaset di pasaran dalam bentuk VCD. Film “Marina” ini digarap dengan plot cerita lebih lentur agar penonton lebih terhibur. Rodang Tinapor di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal […]

  • Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – APBD Kabupaten Madina TA 2022 disetujui oleh DPRD Madina pada rapat paripurna, Selasa (30/11/2021). Pembahasan APBD ini menjadi yang terbaik dalam sejarah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari sisi prinsip dan progresnya sebagaimana yang dikehendaki undang-undang penyusunan APBD suatu daerah. Empat poin penting yang dikehendaki Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun […]

  • 3 Unit Rumah di Desa Parbangunan Terbakar

    3 Unit Rumah di Desa Parbangunan Terbakar

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 3 unit rumah warga di dusun 2 Jalan Mangga 2 desa Perbangunan, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal rabu pagi sekitar pukul 10.30 wib hangus terbakar. Pemilik histeris saat mengetahui peristiwa malang tersebut. Rabu, (08/05/2024). Saat kejadian, pemilik rumah diketahui bernama Kasri ( 56 ) sedang tidak berada di rumah. Diketahui mereka dan […]

expand_less