Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyalurkan insentif guru-guru madrastah melalui bank mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina.

Ketua FKDT Madina Najamuddin Nasution, AMd didampingi Sekretaris FKDT Madina Muhammad Ludfan Nasution, SSos menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (29/5) persetujuan atas teknis penyaluran insentif itu dengan mempertimbangkan alasan pencegahan tumpang-tindih data dan untuk memudahkan guru-guru Maadrastah Diniyah Takmiliyah (MDTA).

"Dengan menggunakan jasa perbankan ini, insya-Allah tidak ada lagi data guru-guru yang tumpang tinding dan teknisnya jadi lebih mudah. Pengambilan insentif sebesar Rp 150.000 per bulan itu tidak lagi mesti serentak pada hari dan jam yang sama di kantor camat setempat, melainkan dimungkinkan juga diambil dimana saja dan kapan saja. Bahkan, sekaligus untuk keperluan menabung," kata Najamuddin Nasution.

Namun demikian, tambahnya, FKDT juga berperan mengevaluasi data yang sudah diajukan. Karena itu, tidak otomatis nama-nama yang diajukan mendapatkan insentif.

"Kita selaku pengurus FKDT Madina datang menemui kepala sekolah di hampir semua kecamatan. Kami tanya kepala sekolah masing-masing, apa nama-nama tersebut sudah sesuai peraturan bupati tentang juknis penyerahan insentif itu. Kami minta keterangan secara langsung agar yang diajukan tersebut memang nama guru MDTA yang aktif sebagai tenaga pengajar di satu MDTA saja," katanya.

Dalam pertemuan yang dilakukan, beberapa kepala sekolah MDTA mengakui ada kekeliruan dalam pengajuan data guru.

“Karena itu, jangan ada lagi nama yang termasuk PNS atau yang sudah melaksanakan sertifikasi guru. Kemudian, lembaran pengajuan daftar nama guru MDTA ini jangan dicampur dengan guru TPA/TPQ, Pondok Pesantren atau Magrib Mengaji, harus dipisahkan."

Selanjutnya, karena memang ada sejumlah guru di satu kecamatan yang salah paham hingga berinisitif membuka rekening bank sendiri, Najamuddin Nasution memperjelas, sekalipun penyalurannya melalui bank BRI, guru-guru MDTA tidak perlu membuka rekening sendiri.

"Kerja sama Pemkab Madina dengan Bang Rakyat Indonesia memungkinkan setiap guru dengan sendirinya memiliki rekening khusus. Jadi, setiap guru nantinya akan mendapatkan buku rekening sendiri dan dengan buku itulah masing-masinhg guru menerima insentif itu di kantor BRI terdekat," imbuhnya.

Dia juga menyampaiakan, guru-guru memang tidak mengeluarkan uang untuk membuka rekening. Tapi, jangan heran, kalau di buku tabungan masing-masing harus menyisakan saldo akhir minimal sebesar Rp 50.000.

"Insya-Allah, jika tidak ada hambatan, guru-guru sudah bisa mendapatkan insentif yang terhitung dari Januari hingga Juni paling lambat sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri ini," tambahnya.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IDENTITAS MANDAILING DALAM TIGA LUKISAN BATARA LUBIS

    IDENTITAS MANDAILING DALAM TIGA LUKISAN BATARA LUBIS

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Bosman Batubara Sebenarnya saya sudah lama mendengar nama pelukis satu ini. Saya tahu nama Batara Lubis sebab ia adalah pelukis dari Mandailing yang mendapat tempat dalam perbincangan seni lukis di Indonesia. Meskipun saya tertarik untuk mengenalnya lebih jauh, tetapi selama ini saya belum pernah sama sekali menyermati karayanya. Persentuhan saya dengan seni yang sangat […]

  • Banjir dan Longsor Hantam Tapsel

    Banjir dan Longsor Hantam Tapsel

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Setidajknya 2 desa di Kabupaten Tapanli Selatan banjir akibat sungai Batangtoru meluap. Kedua desa itu adalah Desa Bandar Tarutung dan Desa Sibara-bara Kecamatan Angkola Sangkunur. Pihak Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan (Tapsel) menyatakan terpaksa menunda pelaksanaan ujian akhir sekolah di dua SD Sibara-bara dan Bandar Tarutung, Senin (16/5), karena gedung sekolah juga […]

  • Golkar pasca Amru "Mau dibawa kemana"

    Golkar pasca Amru "Mau dibawa kemana"

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Perjalanan Pilkada madina telah usai namun bagi Golkar selama ini sebagai partai pendukung incumbent masih terus menyisakan banyak pertanyaan. Mungkin persoalannya masih agak sedikit mengambang, artinya memang perlu waktu tetapi kalau kritikan itu justru sangat mendasar dan disampaikan maka sudah semestinya perlu di terima, di evaluasi dan dikerjakan dengan lebih baik. Dari awal Partai golkar […]

  • “Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

    “Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seputar Kasus Pencabulan Anak di Natal NATAL (Mandailing Online) – Peristiwa pencabulan terhadap bocah perempuan umur 4,7 tahun di Kelurahan Pasar I Natal, Mandailing Natal (Madina) hingga kini kian menyayat hati keluarga korban. Sebab, pelakunya berinisial SMH pelajar SMA dan anak seorang anak oknum pejabat Pemkab Madina yang juga tetangga korban masih berkeliaran karena kebijakan […]

  • Atika Paparkan Kondisi Ekonomi Makro Madina

    Atika Paparkan Kondisi Ekonomi Makro Madina

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin mengurai kondisi ekonomi makro daerah, serta kebutuhan fiskal untuk membiayai pembangunan dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan daerah menyediakan pelayanan publik. Atika mengungkap, bahwa dalam 15 tahun terakhir, PDRB (Pendapatan Dimestik Regional Bruto) Mandailing Natal (Madina) tumbuh walaupun belum signifikan. […]

  • Pempropsu Tetapkan Quota Gas Melon untuk Madina 9.316 MT

    Pempropsu Tetapkan Quota Gas Melon untuk Madina 9.316 MT

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun ini menetapkan quota gas LPG 3 Kg bersubsisi untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 9.316 Metrik Ton (MT). Penetapan quota tahun 2025 itu tertuang dalam surat Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumut nomor 500.10.7.6/136/2025 tanggal 15 Pebruari 2025 tentang Besaran Alokasi / Kuota LPG Tabung 3 […]

expand_less