Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Apa Sih Motivasi Saipullah Ingin Jadi Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di usia yang tak muda lagi, H. Saipullah Nasution, SH, MM, masih terlihat tegap dan gagah. Ini berkat ketekunannya menjaga kesehatan dengan pola makan yang terartur dan rutin puasa sunnah pada Senin dan Kamis.

Nikmat sehat yang diberikan Allah SWT itu pula yang mendorong putra kelahiran Gunung Baringin, Panyabungan Timur, ini untuk terus membaktikan diri kepada masyarakat. Selain menjadi Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS), dia juga maju sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina) berpasangan dengan Atika Azmi Nasution pada Pilkada 2024.

Demi keinginan membangun tano hasorangan (tanah kelahiran), Bang Ipul – panggilan akrab Saipullah Nasution – rela menunda pensiun. Walau sudah 39 tahun berkarier di eksekutif, sebagian besar di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Bang Ipul belum mau pensiun untuk mengabdikan hidupnya pada bangsa dan negara.

“Dari sisi karier, saya ada di eksekutif selama 39 tahun. Semestinya ini waktu untuk menikmati masa pensiun. Tapi, saya berpikir alangkah baik manakala ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama berkarier dimanfaatkan untuk memberikan pemikirian dan sumbangsih dalam memajukan Madina,” kata Bang Ipul.

Walau kini tak lagi menjadi birokrat di Kementerian Keuangan, tokoh bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo ini bertekad terus mengabdi untuk masyarakat sepanjang hayat masih dikandung badan. Selama badan dan pikiran masih sehat, Bang Ipul ingin menjadi pemimpin yang membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.

Di tengah-tengah publik Madina, nama Saipullah Nasution bersama Atika Azmi Utammi makin harum. Berbagai kalangan optimistis pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina berakronim SAHATA ini bakal menjadi pemenang pada Pilkada Madina 2024. Dukungan yang terus mengalir membuat popularitas dan elektabilitas Saipullah-Atika makin tak terbendung.

Suami dari Yupri Astuti ini tak mau menyia-nyiakan setiap peluang dan ruang yang bisa digunakan untuk mengabdi kepada masyarakat, terutama di tano hasorangan yang juga tano sere ini.

Menurut alumni SD Gunung Baringin ini, Madina masih jauh tertinggal dari daerah-daerah lain di wilayah Sumatera Utara. Untuk itulah dia ingin mengejar berbagai kemajuan daerah lain jika diamanahkan memimpin kabupeten paling selatan Sumatera Utara ini.

Bang Ipul ingin membawa kabupaten menjadi lebih maju lagi, sehingga nantinya bisa berdiri di atas kaki sendiri dan raja di daerahnya sendiri.

“Jika saya nantinya diamanahkan rakyat memimpin Kabupaten Madina selama lima tahun kedepan, cita-cita saya akan membawa kabupaten ini lebih maju lagi dan bisa berdiri di atas kaki sendiri dan raja di daerahnya sendiri,” katanya.

Pada perhelatan Pilkada Madina 2024, Paslon Saipullah-Atika mengusung tagline: SAHATA, Madina Maju, Madina Madani. Saipullah menjelaskan, SAHATA merupakan akronim Saipullah-Atika. Sedangkan tagline ‘Madina Maju’ mengartikan pasangan Saipullah-Atika akan membawa Kabupaten Madina sejajar dengan daerah lainnya di Sumatera Utara.

“Madina madani diartikan Madina yang memiliki masyarakat sosial dalam kedudukannya yang bermartabat. Madani adalah bumi yang penuh dengan ibadah, islamiyah, dan relijius. Jadi, itu sangat tepat karena bermartabat,” ungkapnya.

Saipullah kemudian mengungkapkan latar belakang yang mendorongnya maju pada Pilkada Madina 2024. Menurut dia, keinginan itu diawali kecintaannya pada Kabupaten Madina. Dia ingin melihat kabupaten ini menjadi salah satu kabupaten yang mandiri seperti kabupaten-kabupaten lain di Indonesia.

“Mestinya di usia saya yang sekarang ini adalah istirahat. Tapi, izinkan kami dengan niat ibadah datang ke Madina untuk mengabdikan diri. Menyerahkan jiwa raga, baik itu kemampuan, ide-ide serta hal-hal yang kami bisa untuk meneruskan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sebelumnya,” ujarnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Bang Ipul berharap dukungan semua pihak. Tanpa dukungan dan dorongan seluruh masyarakat Madina, kata dia, gagasan untuk memajukan Madina itu tidak ada artinya.

“Saya tentu mengharapkan dukungan, baik dalam suatu tulisan, karya dari semua pihak, termasuk seluruh partai pengusung. Kami akan menampung semua ide-ide dan akan kita kolaborasikan, sehingga Madina bisa lebih cepat maju,” pungkasnya. (rel/dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 4 PDIP Madina

    DCS Dapil 4 PDIP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PDIP Madina

  • Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pakar budaya Mandailing, Askolani Nasution menyatakan saat ini tak cukup 2 persen penduduk Mandailing Natal (Madina) yang menguasai aksara Tulak-Tulak. Hal itu diakibatkan aksara ini tak lagi diajarkan di sekolah-sekolah. Ini adalah sebuah kecemasan  dan memerlukan upaya dari semua pihak mengatasinya. Itu diungkap Askolani ketika menjadi narasumber di acara Konsolidasi Sosialisai […]

  • Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hj. Nuryati Apsari, S.Hut, MM Aktivitas Muslimah Peduli Generasi Patut dipertanyakan keseriusan pemerintah menuntaskan kasus narkoba di negeri ini, ketika ada usulan untuk memberikan grasi massal kepada napi narkoba. Tim Percepatan Reformasi Hukum merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi grasi massal kepada narapidana pengguna narkoba. Langkah itu sebagai upaya mengatasi over crowded lapas. […]

  • Massa Demo ke DPRD Madina, Menyegel 3 Ruangan Fraksi

    Massa Demo ke DPRD Madina, Menyegel 3 Ruangan Fraksi

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Madina berunjukrasa ke DPRD Madina, Rabu (27/9), menuntut agar segera mungkin lembaga wakil rakyat menghentikan kisruh politik karena sudah membahayakan daerah. Aksi demo ini berlangsung disaat belum mulainya rapat paripurna DPRD Madina akibat belum cukup quorum. Kelompok 18 terdiri […]

  • Penggeledahan Rumah Pelaku Bom di Palembang

    Penggeledahan Rumah Pelaku Bom di Palembang

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siang ini sekitar pukul 12 an siang saya mendapatkan kabar mengejutkan dari Si Bengal Liar (Cheptie), Kompasianer dari Palembang yang mendadak hari ini tidak bisa beraktivitas keluar rumah baik untuk Kuliah atau belajar menyetir mobil hadiah oprangtuanya. Saya fikir hanya masalah kemalasan biasa ala mahasiswa yang lagi kebanyakan tugas atau di desak Tugas Akhir. Tapi […]

  • Bupati Tapteng mangkir di KPK

    Bupati Tapteng mangkir di KPK

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bupati Tapanuli Tengah, Sumut, Raja Bonaran Situmeang, mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/12). Mantan pengacara terpidana kasus percobaan suap pada pimpinan KPK, Anggodo Widjojo ini sedianya menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mantan Ketua MK, Akil Mochtar. “Yang bersangkutan […]

expand_less