Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut.

Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka.

“Tidak ada angin, tak ada hujan, dek tersebut malah ambruk. Kami tidak tahu apa penyebab ambruknya. Kami baru mengetahui dek mengalami kerusakan saat polisi datang ke kampung ini dan melakukan olah TKP,” ungkap warga sekitar B Dalimunte, Minggu (14/7).

Dia menjelaskan, sekira 3 hari lalu pada pukul 23.00 WIB, ada datang empat personil polisi dan menanyakan rumah Kepala Desa Huta Lombang. Setelah itu kepala desa dan beberapa petugas langsung bergerak menuju lokasi ambruknya dek irigasi tersebut.

“Mereka bertanya kepada kami di mana lokasi dek irigasi yang mengalami kerusakan di desa ini. Baru setelah petugas kepolisian menjelaskan lokasi dek yang rusak tersebut, kami langsung menuju lokasi, tepatnya di belakang kolam benih ikan Psp Tenggara,” jelasnya.

Sambung B Dalimunte lagi, setelah bersama-sama ke lokasi dek yang ambruk itu , polisi langsung memasang garis polisi. Setelah selesai memasang police line itu, mereka langsung berangkat.

“Untuk pengerjaan dek tersebut, kami kurang mengetahuinya secara pasti. Namun yang saya tahu sewaktu pembuatannya, tidak ada diturunkan alat berat ke lokasi. Yang ada hanya pekerja yang membuat dek itu saja,” terangnya.

Kepala Desa Huta Lombang Ahmad Rizal mengatakan, proyek tersebut tidak diketahuinya secara pasti kapan dikerjakan. Karena pada saat itu tidak ada yang melapor kepadanya untuk pengerjaan melakukan pengerjaan proyek di desa yang ia pimpin.

“Saya kurang tahu proyek tahun 2011 atau 2012, yang jelas mereka tidak ada memberitahukan kepada saya. Makanya saya tidak tahu siapa pemborong dari yang mengerjakan proyek tersebut,” ungkapnya saat ditemui di rumah.

Tambah Ahmad lagi, ia membenarkan bahwa tiga hari lalu, pihak kepolisian dari Kota Psp datang melakukan olah TKP pada pengaman tebing yang rusak.

“Mereka datang pada malam hari ke desa ini untuk melakukan olah TKP. Setelah olah TKP, polisi-polisi itu langsung meninggalkan desa ini,” terangnya.

Kasat Reskrim Polresta Kota Psp AKP Anjas Asmara ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait proyek pengaman tebing DAS yang ambruk tersebut.

njas menerangkan, nama proyek tersebut adalah pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola/ Balai Benih Ikan Desa Huta Limbong, dengan pagu anggaran Rp749 juta TA 2011.

“Nama dan pagu anggaran itu sudah sesuai dengan kontrak yang ada. Saat ini kita masih sampai pada tahap penyelidikan. Kita akan beritahukan nanti setelah dapat hasilnya,” ungkapnya melalui telepon seluler, Minggu (14/7). (metro).

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waralaba Khas Mandailing

    Waralaba Khas Mandailing

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Selama ini Mandailing terlalu lama berdiri di ujung rantai ekonomi: menanam, memetik, mengolah, lalu menjual murah. Sementara keuntungan besar justru sering dinikmati mereka yang datang belakangan: pemilik merek, pemilik jaringan, pemilik sistem, dan pemilik cerita. Kopi Mandailing tumbuh dari tanah pegunungan. Tetapi nilai paling mahalnya sering muncul setelah: * […]

  • Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Muhammad Amin Lubis membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait adanya dugaan kampanye di fasilitas negara, dalam hal ini kantor Bawaslu setempat. Hal itu disampaikan Amin ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp, Rabu (20/11/2024). “Betul, Bawaslu Madina sudah menerima […]

  • FMPM : Oknum Penyudut EEL Diduga Tidak Memahami Regulasi

    FMPM : Oknum Penyudut EEL Diduga Tidak Memahami Regulasi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) “Semakin rancu” adalah dua kata yang menggambarkan mereka yang mencoba menyudutkan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) periode 2019-2024, Erwin Efendi Lubis (EEL). Kerancuan ini terlihat ketika mereka mengomentari tentang keterkaitan EEL dalam seleksi PPPK Madina tahun 2023 tanpa memahami regulasi.”demikian dikatakan Alwinsyah Nasution Ketua Forum Mahasiswa Pemikir Madina (FMPM) dalam […]

  • Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah desa di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal dilanda banjir pada Selasa (22/10) malam. Dari informasi yang didapat desa-desa yang terkena banjir tersebut adalah Desa Lumban Dolok,Tangga Bosi I,III hingga Tanggabosi IIII, Muara Batang Angkola, Kelurahan Simangambat dan Desa Huraba I dan II, Malintang dan Huta Puli. Hujan yang melanda […]

  • Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK KAPUNDUNG II (Mandailing Online) – Selain pembangunan fisik (infrastruktur), pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat perlu dalam memajukan daerah. Salah satunya adalah pendidikan. Desa Lubuk Kapundung II di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis tidak memiliki dua keistimewaan itu. Selain jalan darat yang belum terealisasi, hingga hari ini sejak mekar pada tahun 2007 […]

  • Jelang Muscab PP Madina, Peluang Arjun Nasution Cukup Besar

    Jelang Muscab PP Madina, Peluang Arjun Nasution Cukup Besar

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peluang Arjun Nasution sangat besar untuk memimpin MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Organisasi ini akan menggelar Muscab dalam waktu dekat memilih ketua MPC pengganti almarhum Syahriwan Nasution. Gambaran peluang Arjun itu terlihat dari antusias sejumlah kader PP di 12 Kecamatan kepada mantan anggota DPRD Mandailing Natal ini. Kader […]

expand_less