Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut.

Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka.

“Tidak ada angin, tak ada hujan, dek tersebut malah ambruk. Kami tidak tahu apa penyebab ambruknya. Kami baru mengetahui dek mengalami kerusakan saat polisi datang ke kampung ini dan melakukan olah TKP,” ungkap warga sekitar B Dalimunte, Minggu (14/7).

Dia menjelaskan, sekira 3 hari lalu pada pukul 23.00 WIB, ada datang empat personil polisi dan menanyakan rumah Kepala Desa Huta Lombang. Setelah itu kepala desa dan beberapa petugas langsung bergerak menuju lokasi ambruknya dek irigasi tersebut.

“Mereka bertanya kepada kami di mana lokasi dek irigasi yang mengalami kerusakan di desa ini. Baru setelah petugas kepolisian menjelaskan lokasi dek yang rusak tersebut, kami langsung menuju lokasi, tepatnya di belakang kolam benih ikan Psp Tenggara,” jelasnya.

Sambung B Dalimunte lagi, setelah bersama-sama ke lokasi dek yang ambruk itu , polisi langsung memasang garis polisi. Setelah selesai memasang police line itu, mereka langsung berangkat.

“Untuk pengerjaan dek tersebut, kami kurang mengetahuinya secara pasti. Namun yang saya tahu sewaktu pembuatannya, tidak ada diturunkan alat berat ke lokasi. Yang ada hanya pekerja yang membuat dek itu saja,” terangnya.

Kepala Desa Huta Lombang Ahmad Rizal mengatakan, proyek tersebut tidak diketahuinya secara pasti kapan dikerjakan. Karena pada saat itu tidak ada yang melapor kepadanya untuk pengerjaan melakukan pengerjaan proyek di desa yang ia pimpin.

“Saya kurang tahu proyek tahun 2011 atau 2012, yang jelas mereka tidak ada memberitahukan kepada saya. Makanya saya tidak tahu siapa pemborong dari yang mengerjakan proyek tersebut,” ungkapnya saat ditemui di rumah.

Tambah Ahmad lagi, ia membenarkan bahwa tiga hari lalu, pihak kepolisian dari Kota Psp datang melakukan olah TKP pada pengaman tebing yang rusak.

“Mereka datang pada malam hari ke desa ini untuk melakukan olah TKP. Setelah olah TKP, polisi-polisi itu langsung meninggalkan desa ini,” terangnya.

Kasat Reskrim Polresta Kota Psp AKP Anjas Asmara ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait proyek pengaman tebing DAS yang ambruk tersebut.

njas menerangkan, nama proyek tersebut adalah pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola/ Balai Benih Ikan Desa Huta Limbong, dengan pagu anggaran Rp749 juta TA 2011.

“Nama dan pagu anggaran itu sudah sesuai dengan kontrak yang ada. Saat ini kita masih sampai pada tahap penyelidikan. Kita akan beritahukan nanti setelah dapat hasilnya,” ungkapnya melalui telepon seluler, Minggu (14/7). (metro).

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awaluddin Nasution Tomas Siabu Ajak Masyarakat Pilih Paslon Nonor 1 Kalau Ingin Perubahan Lebih Baik

    Awaluddin Nasution Tomas Siabu Ajak Masyarakat Pilih Paslon Nonor 1 Kalau Ingin Perubahan Lebih Baik

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siabu ( Mandailing Online ): Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Harun Mustafa Nasution Senin sore 21/10 berkunjung ke tempat wisata pemandian air panas siabu. ia ingin melihat prospek pengembangan wisata air panas siabu yang menjadi salah satu icon wisata daerah di Kecamatan Siabu. Sembari melihat prospek wisata Harun Mustafa Nasution nyambil menikmati kopi […]

  • Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BARUS (Mandailing Online) – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal melakukan wisata religi di Barus, Tapanuli Tengah, Minggu (14/11). Zubaidah Nasution menjelaskan KPPG Madina berangkat pada Sabtu (13/11) malam menuju Tapanuli Tengah untuk melakukan ziarah ke makam Almarhum Syekh Mahmud bin Abdurrahman atau dikenal Makam Syekh Papan Tinggi dan Makam Al-Mahligai. Ketua KPPG […]

  • Visi Misi Saparuddin Haji Lubis & Miswaruddin Daulay

    Visi Misi Saparuddin Haji Lubis & Miswaruddin Daulay

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    VISI Visi ini juga diambil berdasarkan RKDK Mandailing Natal, maka visi kami tahun 2016 – 2021 adalah : “TERWUJUDNYA MANDAILING NATAL YANG SEJAHTERA, BERMARTABAT (SEHAT), CERDAS, RELIGIUS, DAN BERBUDAYA (CERIA) MENUJU MASYARAKAT YANG DIRIDHOI ALLAH SWT” Sebagai Putra Daerah yang lahir dan dibesarkan di bumi Gordang Sambilan berkomitmen untuk membuktikan terwujudnya Madina Membangun dari, oleh […]

  • Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari ini Sabtu 10/02/2024,  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten ( KPU ) Mandailing Natal ( Madina ) mulai distribusikan logistik pemilu untuk 7 kecamatan terjauh, dari 23 total Kecamatan yang ada di Mandailing Natal. Ketua KPU Madina Muhammad Ikhsan saat dijumpai di Kantornya di Kelurahan Kayu Jati mengungkapkan, pendistribusian itu mulai dilakukan […]

  • Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing terkenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadikan berbeda dari suku–suku yang ada di Sumatera Utara. Salah satu kesenian khas suku Mandailing adalah Gordang Sambilan. Gordang artinya gendang atau bedug, sedangkan sambilan artinya sembilan. Jadi Gordang Sambilan merupakan gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang […]

  • Tewasnya Penambang Ilegal di Kotanopan, DEMA STAIN Madina Minta Polisi Transparan dan Tegas. Kapolres Madina : Kasus Sudah Ditangani

    Tewasnya Penambang Ilegal di Kotanopan, DEMA STAIN Madina Minta Polisi Transparan dan Tegas. Kapolres Madina : Kasus Sudah Ditangani

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang pria yang diduga tewas dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan dapat sorotan dari dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal. “Kami DEMA Stain turut berduka atas dugaan tewasnya seorang pria dalam aktivitas pertambangan di Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan. […]

expand_less