Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut.

Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka.

“Tidak ada angin, tak ada hujan, dek tersebut malah ambruk. Kami tidak tahu apa penyebab ambruknya. Kami baru mengetahui dek mengalami kerusakan saat polisi datang ke kampung ini dan melakukan olah TKP,” ungkap warga sekitar B Dalimunte, Minggu (14/7).

Dia menjelaskan, sekira 3 hari lalu pada pukul 23.00 WIB, ada datang empat personil polisi dan menanyakan rumah Kepala Desa Huta Lombang. Setelah itu kepala desa dan beberapa petugas langsung bergerak menuju lokasi ambruknya dek irigasi tersebut.

“Mereka bertanya kepada kami di mana lokasi dek irigasi yang mengalami kerusakan di desa ini. Baru setelah petugas kepolisian menjelaskan lokasi dek yang rusak tersebut, kami langsung menuju lokasi, tepatnya di belakang kolam benih ikan Psp Tenggara,” jelasnya.

Sambung B Dalimunte lagi, setelah bersama-sama ke lokasi dek yang ambruk itu , polisi langsung memasang garis polisi. Setelah selesai memasang police line itu, mereka langsung berangkat.

“Untuk pengerjaan dek tersebut, kami kurang mengetahuinya secara pasti. Namun yang saya tahu sewaktu pembuatannya, tidak ada diturunkan alat berat ke lokasi. Yang ada hanya pekerja yang membuat dek itu saja,” terangnya.

Kepala Desa Huta Lombang Ahmad Rizal mengatakan, proyek tersebut tidak diketahuinya secara pasti kapan dikerjakan. Karena pada saat itu tidak ada yang melapor kepadanya untuk pengerjaan melakukan pengerjaan proyek di desa yang ia pimpin.

“Saya kurang tahu proyek tahun 2011 atau 2012, yang jelas mereka tidak ada memberitahukan kepada saya. Makanya saya tidak tahu siapa pemborong dari yang mengerjakan proyek tersebut,” ungkapnya saat ditemui di rumah.

Tambah Ahmad lagi, ia membenarkan bahwa tiga hari lalu, pihak kepolisian dari Kota Psp datang melakukan olah TKP pada pengaman tebing yang rusak.

“Mereka datang pada malam hari ke desa ini untuk melakukan olah TKP. Setelah olah TKP, polisi-polisi itu langsung meninggalkan desa ini,” terangnya.

Kasat Reskrim Polresta Kota Psp AKP Anjas Asmara ketika dikonfirmasi, membenarkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait proyek pengaman tebing DAS yang ambruk tersebut.

njas menerangkan, nama proyek tersebut adalah pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola/ Balai Benih Ikan Desa Huta Limbong, dengan pagu anggaran Rp749 juta TA 2011.

“Nama dan pagu anggaran itu sudah sesuai dengan kontrak yang ada. Saat ini kita masih sampai pada tahap penyelidikan. Kita akan beritahukan nanti setelah dapat hasilnya,” ungkapnya melalui telepon seluler, Minggu (14/7). (metro).

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Mesum Istri Beredar, Suami Bunuh Diri

    Foto Mesum Istri Beredar, Suami Bunuh Diri

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL- Diduga tidak kuat menahan malu karena fotokopi foto mesum dan perselingkuhan istrinya beredar di masyarakat, Mari Eli Harefa (35), berbuat nekat. Pekerja di sawmill di Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan ini bunuh diri dengan minum racun rumput merek Roundup, Rabu (1/12) sekira pukul 16.00 WIB. Empat jam kemudian, ayah dari tiga […]

  • BEM STAIM dan PT.SMGP Kerjasama Bagi Pemahaman Tentang Geothermal

    BEM STAIM dan PT.SMGP Kerjasama Bagi Pemahaman Tentang Geothermal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Fungsi gunung serta energi panas bumi banyak diungkapkan di dalam Al-Qur’an. Dan Allah SWT menyuruh manusia untuk menganalisa dengan ilmu pengetahuan agar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik bagi kebutuhan umat manusia di muka bumi. Itu terungkap dalam Seminar Nasional Komitmen PT. Sorik Merapi Geothermal Power Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di […]

  • Dahler Lubis Dilantik Jadi Pjs Bupati Madina

    Dahler Lubis Dilantik Jadi Pjs Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi melantik Dahler Lubis sebagai Pjs Bupati Mandailing Natal (Madina). Pelantikan Dahler itu bersamaan dengan pelantikan/pengukuhan 10 Pejabat Sementara (Pjs) Bupati/Wali Kota di Sumut, berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (25/09/2020). Pengukuhan turut disaksikan Sekdaprov Sumut, R Sabrina, dan sejumlah pejabat […]

  • Madung Marbalun-Balun Boto Angkang Tururaan

    Madung Marbalun-Balun Boto Angkang Tururaan

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sangajo natangkang boto parmainanon, palan-palan songoni iresek-reseki amantai, mulo-muona irampingkonia, sapala ipainte ia santongkin mangolu-olu osa, hasidunganna itunjangkonia boto marbalun-balun doma jabatna tururaan, mangkasarbing gurung-gurungi songon gurung-gurung ni gulaen panyargutan ni borang. Anggoon madung osah pandokon ni halak Padang Bolah, nabahatan boto halak-halak nasalolot naon naraja parroa, nabeteng pangecek, nalandit songon bolut naigomukan, sapala bangkit […]

  • Jalan Seperti Kubangan Kerbau

    Jalan Seperti Kubangan Kerbau

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN Kondisi jalan lintas penghubung 18 desa di Kecamatan Batahan sangat memprihatinkan. Pasalnya, hingga saat ini jalan tersebut belum diaspal dan sangat menyulitkan transportasi warga, baik dari Batahan ke Kecamatan Sinunukan maupun Batahan ke Natal. Kepada METRO, Minggu (3/4), sejumlah warga merasa mereka dianaktirikan oleh pemerintah. Akibat kondisi ini, warga merasa kesulitan dalam menjalankan usahanya, […]

  • Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecurangan di Pilkada Mandaiiling Natal tahun 2020 dinilai lebih dahsyat dari kecurangan Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010. Mantan Ketua Umum Ima Tabagsel priode 2010-2012, Misron Saidi Batubara,ST menyatakan itu kepada Mandailing Online, Senin (21/12/2020) di Panyabungan. Menurutnya, fakta-fakta memberikan indikasi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif di Pilkada Mandailing Natal […]

expand_less