Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Tuntutan Pendemo ke Pj Bupati & DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

MADINA-; Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2M) bersama Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) berdemonstrasi ke kantor Pemkab dan DPRD Madina, Kamis (28/10). Mereka meminta pejabat terkait bertanggung jawab atas defisit anggaran tahun 2010 yang berjumlah Rp19,7 miliar, dan mendesak Pejabat (Pj) Bupati Aspan Batubara dan DPRD membentuk tim auditor defisit anggaran tersebut.

(f:metro/ridwan lubis)
Massa AMP2M dan Satma PP yang berunjuk rasa berjumlah sekitar 60-an orang. Mereka berdemo mulai pukul 11.45 WIB hingga pukul 14.00 WIB dengan dua rute, yakni perkantoran Paya Loting, Pemkab Madina serta gedung DPRD.
Massa dikoordinir Tan Gozali Nasution bersama empat koordinator lapangan yakni Iswadi Batubara, M Rifai Lubis, Samsul Borotan, dan Khoirul Asri.
Awalnya massa mendatangi perkantoran Pemkab Madina untuk menemui Pj Bupati Ir H Aspan Sofian Batubara MM terkait terjadinya defisit anggaran tahun 2010. Sebab, menurut pengunjuk rasa, jumlah defisit itu tidak logika dan diduga ada penyalahgunaan anggaran yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.
Namun niat mahasiswa untuk menemui Pj Bupati tidak kesampaian. Bahkan, tak seorangpun perwakilan Pemkab terlihat menerima massa. Pendemonstran juga terhalang karena pengawalan ketat puluhan personel Satpol PP dan Polres Madina sehingga massa tak berhasil menembus pintu masuk ke perkantoran Pemkab Madina. Mahasiswa hanya bisa menyampaikan orasinya di depan pintu gerbang, setelah sebelumnya berusaha mendorong pagar tapi tetap tak bisa masuk. Dalam orasinya, demonstran meminta Pj Bupati bersama DPRD membentuk tim auditor untuk menyelidiki defisit tersebut. “Pj Bupati Madina harus tegas menyikapi terjadinya defisit yang menurut kami tidak masuk akal. Dan kalau memang belum ada penyelesaian, kami meminta Pj Bupati bersama DPRD membentuk tim auditor,” teriak Tan Gozali diamini massa pengunjuk rasa.
Setelah berorasi di pintu gerbang kantor Pemkab, pengunjuk rasa kemudian berjalan menuju gedung DPRD yang hanya berjarak sekira 300 meter dari tempat sebelumnya. Setibanya di depan kantor wakil rakyat itu, pengunjuk rasa dihadapkan lagi dengan personel Polres dari beberapa satuan. Mahasiswa pun tetap tak bisa menemui anggota DPRD.
Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengatakan, saat ini terjadi defisit anggaran yang belum jelas faktor penyebabnya. Pengunjuk rasa juga menyinggung agar penerimaan CPNS formasi tahun 2010 berlangsung transparan dan akuntabilitas serta bersih dari KKN. “Kami juga meminta Pj Bupati Madina agar tidak memberikan izin bagi setiap kepala SKPD dan pejabat lainnya yang ingin pindah atau melarikan diri dari tanggung jawab, karena ini sudah merebak di masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Madina Safaruddin Ansyari serta empat anggota lainnya yakni Ir Wildan, H Ahmad Husein, Arsyidin, serta Dodi Martua kepada wartawan mengatakan, karena pendemo sebelumnya tidak ada melayangkan pemberitahuan terkait unjuk rasa itu, maka mereka tidak menemui pengunjuk rasa.
Terkait defisit anggaran itu, menurut Safaruddin, itu bukanlah hal yang aneh dalam suatu pemerintahan, karena itu adalah sesuatu yang wajar. Namun ketika METRO menanyakan apa faktor penyebab defisit, salah seorang anggota DPRD mengaku, mereka belum tahu pasti apa faktor penyebabnya. “Tapi kita akan berkoordinasi dengan BPKP Sumut, dan sudah ada MoU nya, dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti faktor penyebab defisit. Selasa (4/11), kita akan menemui BPKP,” kata Wildan diamini anggota DPRD lainnya.
Sebelumnya, Kamis (14/10) lalu, Pj Bupati menyampaikan nota keuangan RPAPBD 2010 di sidang paripurna DPRD. RPAPBD defisit sebesar Rp19.756.655.494. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Libur Tahun Baru, Separuh Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna

    Usai Libur Tahun Baru, Separuh Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Tahun baru tidak selalu diikuti dengan kebiasan baru, setidaknya bagi anggota DPR. Buktinya dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang 2010-2011 tetap sepi peserta sehingga jadwal pembukaannya molor lebih dari satu jam hanya untuk menunggu kuorum. Rapat paripurna yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, Senin (10/1) baru dimulai sekitar satu setengah jam kemudian. Rapat dipimpin […]

  • Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi Sudah satu tahun lamanya, Covid-19 menetap di Indonesia. Dari berita tak biasa hingga akhirnya menjadi terbiasa kita dengar. Sempat beredar kabar bahwa virus satu ini akan usai, melihat penurunan lonjakan beberapa waktu lalu. Sayangnya, penurunan tersebut segera dimakan oleh berita lonjakan kedua gelombang Covid-19. Berita melonjaknya Covid-19 ini tentunya […]

  • BOC Gelar Seminar Kebebasan Finansial

    BOC Gelar Seminar Kebebasan Finansial

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Komunitas Business Owners Community (BOC) kembali mengadakan seminar di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Seminar berlangsung di Cafe Rumah Daun, kawasan Toguda-STAIN, Minggu (31/8/2025). Peserta seminar berasal dari kalangan santri, siswa SLTA, mahasiswa dan masyarakat umum. Seminar ini mengusung tema “Kebebasan Finansial” menghadirkan tiga pemateri. Tiga topik disampaikan pada seminar itu, yakni “Paradigma […]

  • Desa Huta Baringin TB Salurkan BLT Tahap I 2021

    Desa Huta Baringin TB Salurkan BLT Tahap I 2021

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandaiiling Online) – Desa Huta Baringin TB, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandaiiling Natal menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2021. Pantauan di lapangan, penyaluran BLT di aula gedung serbaguna Desa Huta Baringin TB, Jum’at (23/4/2021) dengan mematuhi protokol kesehatan Covid19. Kepala Desa Huta Baringin TB, Rahmad Syah Lubis di sela-sela penyaluran mengatakan […]

  • Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,( Mandailing Online )- Serentak dilaksanakan di Mandailing Natal, Baliho berbau kampanye mulai ditertipkan Bawaslu Mandailing Natal ( Madina ), namun ada sejumlah alat peraga kampanye yang tak disentuh seperti Billboard dengan alasan kurangnya fasilitas sehingga tidak bisa di tertipkan. “Beberapa Billboard tadi belum bisa kita turunkan, karena keterbatasan alat. Untuk itu kami akan berkoordinasi […]

  • KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    KSU Kopi Mandailing Berperan Penting di Ulupungkut

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha Kopi Mandailing memiliki peran penting di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal. Selain upaya menstabilkan harga kopi. Koperasi ini juga sebagai benteng penolakan terhadap eksplorasi alam oleh perusahaan  pertambangan di kecamatan itu. “Sebelum koperasi ini didirikan, harga jual gabah kopi petani jauh seperti yang diharapkan, meskipun kopi terbaik di […]

expand_less