Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

Dialog Percepatan Pembangunan Madina dan Apresiasi Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
  • print Cetak

Bupati dan wakil bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution. Foto: dok/istimewa

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tidak ada halangan, dialog percepatan pembangunan daerah akan dilangsungkan di Jakarta, Senin depan (27/2/2023).

Ini akan menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dalam upaya percepatan pembangunan di semua sektor.

Dialog ini melibatkan para tokoh-tokoh besar Mandailing di perantauan yang tergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Madina serta para pemuka perantau asal Mandailing.

Juga melibatkan bupati dan wakil bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution beserta sejumlah pimpinan SKPD dari Madina.

Pun, dialog ini juga tergolong besar melihat nama-nama tokoh yang tergabung dalam TP2D.

Dr. Darmin Nasution,SE,MA; Dr. Mulia P Nasution, D.E.S.S; Komjen (Purn) Saud Usman Nasution; Ir.M.M. Azhar Lubis, MA; H. Husni Hasibuan, SE,Msi. Nama-nama ini tampil sebagai Dewan Pengarah TP2D.

Kemudian, Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, SH, LL.M (Ketua TP2D); Drs.H. Rahmad Pardamean Hasibuan (Wakil Ketua); Irwansyah Nasution,SP (Sekretaris); Khoiruddin Faslah Siregar (Wakil Sekretaris).

Lalu ada nama-nama yang memperkuat TP2D sebagai anggota: Drs. Lokot Zein Nasution, SH,MKn; Saifullah Nasution, SH.MM; Drs. Zainuddin JR. Lubis, MM; Marzuki Nasution, S.Pt; Sirajuddin Gayo, SE.MSi; Tri Utomo, S.PWK.

Disamping itu ada Staf Khusus Bupati Madina, Irwan Daulay dan Ali Mutiara Rangkuti.

Sejumlah poin akan menjadi bahasan di dialog itu, antara lain, (1) presentasi dan mengupas ekonomi makro Madina; (2) dialog untuk bahan perumusan pembangunan daerah; (3) penyerahan daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) serta hal-hal yang singkron dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk menjadi sasaran  target dalam skema percepatan pembangunan di sektor ekonomi dan sosial.

Acara dialog ini tentu suatu momentum besar sekaligus menimbulkan harapan besar bagi masa depan kemaslahatan rakyat Madina.

Sebab, para tokoh yang hadir adalah figur-figur perantau yang memiliki jaringan luas, baik jaringan di banyak lini kementerian Indonesia maupun jaringan dengan para investor serta relasi akademisi.

Kontribusi para tokoh perantau berpengaruh itu diharapkan akan memacu progres percepatan pembangunan daerah.

Dan, ini juga menjadi nilai besar bagi pasangan Sukhairi-Atika karena telah mendapatkan dukungan kuat dari para tokoh perantau dalam perjuangan memajukan Madina.

Tentunya, dukungan bukan saja dari sisi gagasan dan koneksi, tetapi juga dorongan terhadap pertumbuhan investasi di tano hasorangan.

Gagasan dan sumbangan pemikiran dari para tokoh perantau yang tergabung dalam TP2D tentu suatu yang bernilai tinggi dan anugrah bagi Kabupaten Madina. Sebab mereka adalah figur-figur berpengalaman luas dan memiliki gagasan besar yang akan diterapkan untuk kebijakan pembangunan Madina.

Dari sisi koneksi, pun telah lama diakui bahwa koneksivitas adalah suatu faktor penentu mensukseskan suatu tujuan.

Siapapun memahami bahwa koneksivitas atau perrelasian menjadi kunci nomor dua dalam varian pengembangan suatu upaya. Dan itu telah lama menjadi faktor yang memengaruhi kesuksesan kalangan diplomat dan para pengusaha serta kepala daerah.

Oleh karena itu, koneksi para tokoh berpengaruh perantau itu diharapkan mampu mendorong dan memengaruhi progres percepatan pembangunan Madina.

Sisi investasi, tak dapat disangkal bahwa setiap daerah, setiap kawasan, bahkan tiap negara membutuhkan investor dalam upaya menaikkan grafik pertumbuhan ekonomi yang tentu berdampak pada peningkatan pendapatan penduduk, baik dari sisi perluasan lapangan kerja maupun lapangan usaha sesuai jalur rantai ekonomi.

Oleh karena itu, Bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution dalam satu wawancara di masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Jum’at (24/2/2023) menyatakan sangat mengapresiasi para tokoh perantau serta menaruh harapan pada acara dialog yang akan dilangsungkan.

Dia berharap dialog itu menghasilkan rumusan-rumusan membantu pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan.

Tentunya, peran serta para perantau sangat diapresisasi bupati. Terutama mengkomunikasikan kebutuhan Madina kepada para stake holder dan jaringan yang lebih luas.

Lebih dari itu, bupati juga berharap masukan dan gagasan dari para tokoh perantau dalam usaha membangun SDM (sumber daya manusia) di Madina.

Sebab, manurut bupati, selain pembangunan ekonomi, membangun SDM juga sangat urgen terutama menumbuhkan kecerdasan spritual sehingga muncul generasi yang sehat jiwa dan raga atau manusia seutuhnya. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    Prof David Keldani, Pendeta yang Menemukan Kebenaran Islam

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Saya tidak bisa menghubungkan sebab-sebab saya memeluk Islam, kecuali kepada petunjuk Allah RabbulAlamin. Tanpa petunjuk Allah, segala pelajaran atau ilmu, pembahasan dan lain-lain usaha untuk menemukan kepercayaan yang lurus ini bahkan mungkin menyebabkan orang tersesat,” ujar Prof Abdul-Ahad Dawud B.D, bekas Pendeta Tinggi di David Bangamni Keldani, Iran. Pendeta David Benjamin Keldani,B.D, merupakan namanya sebelum […]

  • Kunker di Aek Nangali, Bupati Madina Terima Keluhan Warga

    Kunker di Aek Nangali, Bupati Madina Terima Keluhan Warga

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    AEK NANGALI( Mandailing Online ) Warga Aek Nangali, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) mengajukan sejumlah usulan pembangunan pada Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat kunjungan kerjanya Selasa 12/9/2023. Dihadapan Bupati, Ramlan Nasution selaku tokoh masyarakat mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangatlah butuh sentuhan Pemerintah. banyak sumber pendapatan warga dari perkebunan, namun karena […]

  • Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    Tiga Jenis Budaya Mandailing Dibahas

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga segmen kebudayaan Mandailing dibahas pemerintah daerah bekerjasama dengan dua organisasi kebudayaan serta akademisi. Acara yang bertajuk Konsolidasi dan Sosialisasi Organisasi Pengembangan Pelestarian Adat Budaya Mandailing Natal itu diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal di Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Sabtu (14/9/2019). Pesertanya terdiri dari Lembaga Adat Budaya Mandailing Natal; Forum […]

  • M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

    M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUHAMMAD Sofwat Nasution. Nama ini belakangan begitu akrab bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumut. Ia merupakan salah satu balon (bakal calon) bupati yang hendak ikut bertarung pada pilkada di kabupaten ini yang rencananya digelar pada akhir tahun 2020. Dukungan untuk Sofwat datang silih berganti dari berbagai elemen masyarakat. Popularitasnya pun begitu cepat menjulang, unggul […]

  • Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    Rumah Ibadah Diawasi, Mungkinkah Kebebasan Beragama Masih Terjamin?

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Lagi-lagi, rumah ibadah dilirik. Setelah kepala BNPT terbaru dilantik, program mengejutkan ini ibarat shocked therapy bagi masyarakat. Meskpiun bukan pertama kali wacana atau narasi-narasi pengawasan atau penargetan menyasar keyakinan atau agama. Terlepas penafsiran kata agama itu multitafsir di kalangan pemilik kebijakan. Intinya, agama sedang dilirik dan ditarget. Sebelumnya, […]

  • MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat : Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat meminta pihak berwenang dan terkait untuk merumuskan sikap konkrit berupa kebijakan mengatasi berbagai bentuk kemaksiatan yang semakin memprihatinkan di daerah setempat. “Perlu sikap konkrit atas kemaksiatan yang selain telah melanggar norma agama, juga menciderai Langkat sebagai bumi religius,” kata H Saleh Hamid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat […]

expand_less