Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Rawan Longsor, Kementerian PUPR Bangun Tembok Penahan di Jalinsum Morsip

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
  • print Cetak

MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Jalan Nasional di titik Desa Tanjung Alai, Dusun Pintu Angin, Kecamatan Muara Sipongi (Morsip) Kabupaten Mandailing Natal sedang berlangsung pembangunan tembok penahan longsor tebing.

Pembiayaan proyek ini berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Titik ini termasuk rawan longsor,  dan beberapa ruas badan jalan amblas sehingga menjadi masalah bagi pengendara.

Titik yang todak jauh dari Bukit Dua Baleh ini memiliki kultur tanah yang labil terhadap longsor dan amblas, kian bahaya karena posisinya yang berjurang dalam.

Pantauan Mandailing Online, Kamis (26/11/2021) di beberapa lokasi pembuatan tembok sudah selesai, namun di beberapa tempat pengerjaannya sedang berlangsung.

Informasi yang diperoleh  dari pekerja, kegiatan pembangunan tembok penahan longsor tersebut merupakan paket longsoran Sidimpuan – Jembatan Merah – Ranjo Batu dari kementerian PUPR tahun 2021.

Secara teknis, pekerja mengungkapkan, pekerjaan ini diawali dengan penggalian untuk membuat fondasi, kemudian  dibangun tembok penahan, harapannya kedepan badan jalan menjadi kuat dan tidak terjadi amblas, dan untuk sisi sebelah kiri dibangun dek penahan agar dapat menahan longsor dari bukit.

Rahmad seorang pengemudi bus antar provinsi mengungkapkan bahwa dia merasa lega setelah melihat adanya proyek itu.

Bagi dan supir lainnya, titik titik di  jalur ini termasuk titik ekstrim pada  lintasan Sumatera.

“Perbaikan ini tentu sangat bermanfaat karena badan jalan kembali pada ukuran semestinya, dimana selama ini kita melintas di jalur ini dengan tikungan, tanjakan atau turunan dengan badan jalan sempit akibat amblas. Jadi dengan selesai nanti pembangunan tembok penahan longsor ini akan memberi kenyamanan bagi pengguna jalan yang melintas pada jalur ini,” ucapnya

Pantauan, meski di lokasi tersebut sedang berlangsung pekerjaan pembangunan tembok penahan tebing  jalan, namun arus lalulintas tidak terganggu, dan cenderung lancar.

Peliput : Ismail Ojie

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Bupati Madina Serahkan SK CPNS Formasi Tahun 2010

    Pejabat Bupati Madina Serahkan SK CPNS Formasi Tahun 2010

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Pejabat Bupati Aspab Sopian Batubara menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan dan penugasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2010 sebanyak 278 orang sementara 2 orang lagi gagal dikarenakan tidak mendaftar ulang di Lapangan Parkir Komplek Perkantoran Bupati Madina, Kamis (17/2). Aspan menyampaikan agar para CPNS tahun 2010 ini harus […]

  • Pakan Lokal Solusi untuk Tekan Biaya Produksi Ternak Ayam

    Pakan Lokal Solusi untuk Tekan Biaya Produksi Ternak Ayam

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Peningkatan produksi jagung dan kedelai dinilai mampu menekan harga pakan ternak ayam dan itik. Bahan baku pakan ternak yang masih tergantung pada impor terutama jagung menyebabkan biaya produksi ternak di Sumatera Utara sangat mahal. Mahalanya pakan ternak ini menyebabkan peternak bagai menghadapi buah simalakama. Disatu sisi tak bisa menaikkan harga daging […]

  • Meresahkan, Gelondongan Emas Harus Dilarang Beroperasi di Pemukiman

    Meresahkan, Gelondongan Emas Harus Dilarang Beroperasi di Pemukiman

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Gelondongan emas  PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gelondongan emas yang sudah menjamur di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal sudah sangat meresahkan masyarakat. Tak hanya di pinggiran pemukiman, malah sangat bebas di tengah-tengah pemukiman warga. Pemerintah daerah didesak untuk melakukan pelarangan, sebab dampak mercuri yang dihasilkan gelondongan emas ini akan membawa malapeteka bagi tubuh manusia di masa […]

  • DPRD : Yang Disahkan DPRD Madina Pustu Pastab Julu, Bukan Pustu Pastab Jae

    DPRD : Yang Disahkan DPRD Madina Pustu Pastab Julu, Bukan Pustu Pastab Jae

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal menyatakan bahwa Pustu yang seharusnya direhab adalah Pustu Desa Pastab Julu, bukan Pustu Desa Pastab Jae. Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Komisi I, As Imran Khaitamy Daulay menjawab Mandailing Online, Sabtu (26/6) menyatakan proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu Desa Pastab Jae Kecamatan Tambangan tidak sesuai dengan […]

  • Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 72 ton sampah dihasilkan tiap hari di berbagai kawasan di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, jumlah tersebut cukup banyak, dan tidak sebanding dengan armada yang dimiliki Pemkab Madina untuk mengangkut sampah. “Pemkab Madina hanya memiliki 13 truk pengangkut sampah, dikalikan dua kali angkut dalan sehari […]

  • Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    Dahlan Hasan Diusul Mencalon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 19 elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Mandailing Natal Bersatu (FMMNB) meminta Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution untuk bersedia menjadi calon bupati Kabupaten Madina priode 2016-2020. Elemen-elemen tersebut antara lain ulama, tokoh adat, tokoh agama, karang taruna, mahasiswa madina, etnis Jawa, etnis Minang, etnis Toba, naposo […]

expand_less