Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Terkait Isu Penyogokan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Okt 2010
  • print Cetak

Komisi IV DPRD Madina Akan Panggil Kadis Kependudukan
PANYABUNGAN : Adanya kabar yang menyatakan bahwa Kadis Pendudukan Madina, Aswan Hasibuan ada menyetorkan sejumlah uang kepada Masyarakat yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina ( AMP2M, red ) menuai pertanyaan bagi masyarakat dan DPRD Madina khusunya Komisi IV yang membidangi kantor tersebut.

Hal tersebut di nyatakan oleh Anggota DPRD Madina. Iskandar Hasibuan kepada Wartawan di rumah makan Sabanami dalan lidang kecamatan Panyabungan Kota, selasa ( 19/ 10 ). Isu yang beredar di di kabupaten Madina berkembang bahwa Kantor Dinas Pendudukan Madina yang di pimpin oleh, aswan Hasibuan telah menyerahkan uang kepada Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina ( AMP2M, red ) sebanyak 10 juta.

Sementara yang telah di sepakati menurut kabarnya sebanyak 15 juta dengan kata arti Kantor Dinas Kependudukan masih harus melunasi kepada Aliansi tersebut sebesar 5 juta lagi. Informasi yang di peroleh oleh Wartawan di lapangan, sejumlah uang yang di berikan oleh Dinas Kependudukan kepada Aliansi tersebut agar jangan mengikut sertakan kantor tersebut ke dalam Orasi Mereka tentang kebobrokan ataupun kesalahan kesalahan yang ada di kantor tersebut. Ujar Iskandar

Iskandar juga mengatakan isu ataupun kabar yang berkembang sekarang ini sangat mengundang pertanyaan bagi Masyarakat Madina, karena di satu sisi Aliansi tersebut sangat membuat malu masyarakat Madina, karena mereka sewaktu berorasi selalu mengatas namakan Masyarakat Madina.

Jadi, apabila kabar ini benar amat sangat membuat suatu hal yang mencoreng muka masyarakat Madina di mata hukum, apalagi massa aliansi tersebut membawa bawa atas nama Masyarakat. Jelas Iskandar

Sementara itu Bupati LSM LIRA Madina, Abdul Muis Pulungan kepada Wartawan menyatakan apabila perbuatan ini benar kita dari LIRA Madina merasa malu atas perbuatan Masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina ( AMP2M, red ) tersebut.

Abdul muis juga meminta kepada Bupati Madina untuk tidak begitu mengambil hati atas segala orasi orasi yang di sampaikan oleh Aliansi tersebut sebab di nilai tidak ada yang mengarah dan lari dari pokok utama dan terkesan adanya kepentingan di dalamnya.

Masih Muis, apabila suatu Orasi selalu menyatakan ingin menurun seseorang itu namanya Orasi yang di tujukan untuk seseorang yang telah menitipkan suatu pesan atau kepentingan sebuah pihak tanpa melihat kepentingan Masyarakat Madina.

Harapan saya, untuk DPRD Madina untuk segera mungkin memanggil Kadis Pendudukan Madina untuk di mintai keterangan seputar Isu atau kabar yang menyatakan bahwa kantor tersebut telah memberikan sejumlah uang dengan garansi tidak akan membuka keborokan kantor tersebut. (tin)
sumber:Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Keterpurukan Harga Karet, Penduduk Madina Makin Sulit

    Ditengah Keterpurukan Harga Karet, Penduduk Madina Makin Sulit

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Dalam kurun waktu setahun ini, laju perekonomian melambat. Harga bahan kebutuhan pokok semakin tinggi, sementara harga getah karet menurun drastis. Akibatnya masyarakat tampak semakin sulit. Namun, tetap saja sebagian masyarakat makin tegar. Gambaran seperti itu menjadi catatan bagi wartawan. Ketika mampir di kantor Wartawan, tiga orang ibu separuh baya sempat […]

  • Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    15 Orang Meninggal Jakarta, (MO) – Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, Sabtu, masih digenangi air di antaranya di kawasan Pluit yang mencapai ketinggian dua meter. Banjir yang parah terjadi di belakang Pluit Village, Jakarta Utara, semakin parah dengan kedalaman hampir dua meter. Kawasan Pluit lainnya yang kebanjiran tersebut seperti Bandengan dan Teluk Gong. Bahkan, […]

  • Arus Banjir di Halaman Rumah

    Arus Banjir di Halaman Rumah

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang pria di Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021) mengarungi arus banjir di depan satu unit rumah. Sekitar 200 rumah terbenam di desa ini menyusul luapan Sungai Batang Natal akibat curah hujan yang kontiniu dalam beberapa hari terakhir. Foto: Muhammad Yusuf

  • Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

    Polisi Minta Warga Sorik Marapi Tidak Langgar Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Polres Madina dan PT SMGP Sosialisasi Panas Bumi di Sibanggor Tonga PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Pro dan kontra di kalangan masyarakat merupakan hak warga soal wacana panas bumi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). Namun tugas kepolisian juga melindungi seluruh warga yang pro dan kontra supaya tidak dimasuki oleh pihak […]

  • Timnas Indonesia Peringkat Kedua di Asia Tenggara

    Timnas Indonesia Peringkat Kedua di Asia Tenggara

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepekan menjelang penyelenggaraan Piala Suzuki (AFF) 2010 di Indonesia dan Vietnam, peringkat Indonesia di Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) masih menempati urutan kedua di kawasan Asia Tenggara. Seperti dikutip dari situs resmi FIFA, dalam ranking dunia untuk kawasan ASEAN tersebut Indonesia menempati urutan ke-135. Sedangkan Thailand masih teratas dan terpaut cukup jauh yakni urutan […]

  • Sarjana yang Menganggur Meningkat

    Sarjana yang Menganggur Meningkat

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan bahwa besarnya nilai ekspor tidak serta merta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab, jumlah pengangguran terdidik di Indonesia justru meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Agustus 2010, tingkat pengangguran lulusan universitas sebesar 11,92 persen. Sedangkan pengangguran lulusan sekolah dasasr ke bawah hanya 3,81 persen. Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas Syahrial […]

expand_less