Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Kantor KPU & Panwas Dijaga Ketat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


Hasil Olah TKP: Rumah Dilempar Bensin lalu Dibakar
MADINA-
Polres Mandailing Natal, hingga kemarin (4/2), belum menetapkan tersangka pelaku pembakaran rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina Jefri Antoni SH. Namun, dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memperkirakan pelaku lebih dari satu orang. Terkait pembakaran rumah Jefri tersebut, Polres menempatkan empat personel di kantor KPU dan dua petugas di kantor Panwaslu.
“Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas, pelaku pembakaran rumah Ketua KPU Madina pada Kamis (3/2) subuh sekira pukul 04.00 WIB, diperkirakan berjumlah dua orang atau lebih,” kata Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk melalui Kasubbag Humas AKP E Banjarnahor, Jumat (4/2).
Diungkapkan Banjarnahor, berdasarkan olah TKP, pelaku datang dari depan rumah korban dan menaiki pagar rumah. Lalu, pelaku diperkirakan melempar rumah dengan bensin yang dibawanya dan membakarnya.
“Setelah api menyala, diduga akibat bingung atau takut serta agar bisa lari dengan cepat, pelaku melepas sandalnya dan lari ke arah selatan atau sisi sebelah kanan kalau dipandang dari depan rumah. Sebab kita temukan sepasang sandal di luar pagar rumah,” terang perwira dengan pangkat tiga balaok kuning di pundaknya itu.
Dijelaskan Banjarnahor lagi, hingga saat ini pihaknya belum menemukan titik terang soal siapa pelaku atas pembakaran rumah Ketua KPU Madina. Polisi, sebut Banjarnahor, hingga hari ini masih terus berupaya untuk melakukan pengembangan kasus dengan memperbantukan personel Sat Reskrim serta Sat Intelkam di lapangan.
“Kita masih terus melakukan penyelidikan dalam kasus ini, dan kita juga belum bisa memastikan apa motif di balik kejadian ini. Sebab yang kita peroleh dari TKP masih hanya barang bukti berupa benda yang diduga milik pelaku yakni sepasang sandal, sebatang korek api bekas, dan kantong yang diduga kuat sebagai tempat bensin. BB itu sudah kita amankan,” tukasnya.
Saat disinggung apakah kejadian ini ada kaitannya soal jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang Kabupaten Madina yang belum ditetapkan, Banjarnahor belum dapat memastikannya.
“Dalam mengungkap kasus, Polri mengutamakan praduga tak bersalah. Jadi kita tunggu saja prosesnya, dan apabila sudah ada petunjuk jelas baru bisa kita sebutkan apa motifnya,” tambahnya lagi.
Rumah Jefri Dikawal 1 Polisi
Kabag Ops Polres Madina Kompol JM Sagala SE saat dikonfirmasi METRO melalui telepon selulernya, Jumat (4/2) menyebutkan, Polres telah menempatkan sejumlah personel kepolisian dalam melakukan pengamanan baik di rumah Ketua KPU Madina di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, ataupun di kantor KPU Madina di Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan.
“Untuk (pengamanan, red) rumah Ketua KPU telah ditempatkan seorang personel kepolisian, kemudian seorang personel juga ditugaskan untuk mengawal Jefri ke mana ia pergi. Artinya, pengamanan ini melekat. Kemudian 4 orang personel juga ditempatkan di kantor KPU Madina. Ini semua dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang di luar dugaan,” sebut perwira berpangkat satu melati di pundaknya itu
Lebih lanjut dikatakan Sagala, Polres Madina tidak hanya mengamankan rumah Ketua KPU dan kantor KPU saja. Kantor Panwaslu, juga dikawal oleh dua personel Polres.
“Kita tempatkan dua orang personel kita di kantor Panwaslu, dan satu orang untuk mengawal Ketua Panwaslu,” bebernya lagi.
Sagala juga menambahkan, untuk mengusut pelaku pembakaran rumah Ketua KPU Madina, Polres telah menugaskan belasan personel berpakaian preman gabungan dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam.
”Delapan orang dari Sat Reskrim dan tujuh orang dari Intelkam yang kita tugaskan di lapangan untuk mencari tahu dan menyelidiki terkait kasus pembakaran rumah Ketua KPU kemarin. Karena hingga hari ini kita belum bisa mengungkap siapa pelakunya, tapi kita akan berupaya semaksimal mungkin,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua KPU Madina Jefri Antoni SH, tidak berhasil ditemui METRO baik di rumahnya ataupun di kantornya. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jefri tak kunjung mengangkat ponselnya.
Sobir Lubis SH, anggota KPU divisi hukum kepada METRO mengatakan, dirinya tidak mengetahui ada orang-orang atau hal yang mencurigakan sebelum peristiwa pembakaran rumah Ketua KPU Madina.
“Tak ada petunjuk atau hal lain semisal teror sebelumnya. Dan kita tak tahu pastinya apa motif pembakaran itu. Kalau menyangkut tahapan pemungutan suara ulang, itu memang sudah prosedur. Kita tidak mau tetapkan kalau tak sesuai dengan peraturan, karena selama ini kita terus berkoordinasi dengan atasan kita baik di pusat maupun tingkat provinsi,” katanya
Hollad Daulay, anggota KPU lainnya mengatakan, hingga saat ini KPU belum mengumumkan jadwal pemungutan suara ulang. “Belum diumumkan,” katanya singkat. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMP2M Pesimis Terhadap Kepemimpinan Hidayat-Dahlan

    AMP2M Pesimis Terhadap Kepemimpinan Hidayat-Dahlan

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puluhan massa menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina (AMP2M) kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Komplek Perkantoran Payaloting, Selasa (12/07/2011). Dalam pernyataan sikapnya AMP2M menyebutkan, Bupati dan Wakil Bupati Madina Periode 2011-2016 H M Hidayat Batubara SE dan Drs Dahlan Hasan Nasution yang dilantik 28 Juni lalu, tugas […]

  • Semangat Berkurban Untuk Membangun Bangsa

    Semangat Berkurban Untuk Membangun Bangsa

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh Dr HM Harry Mulya Zein Dua pekan lagi kita umat Islam akan merayakan hari Raya kurban. Kurban berasal dari kata Arab yakni Qurbah, yang bermakna mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam ritual Kurban, umat Islam juga melakukan udlhiyah atau juga berarti penyembelihan hewan kurban. Seluruh umat Islam di muka bumi melaksanakan penyembelihan hewan kurban […]

  • Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pencoblosan Pilkada Madina tinggal sebulan lagi. Hingga posisi ini pasangan Sofwat-Beir masih unggul di kancah penggiringan opini publik oleh tim media yang solid. Tim publikasi pasangan nomor urut 3 ini sangat teguh dan konsisten menyuarakan idiom-idiom “pelopor perubahan”; “pemimpin tegas dan bersih”; “harapan baru telah lahir”. Idiom-idiom itu begitu kuat mempengaruhi publik, terutama kalangan […]

  • Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Mendukung gerakan nasional untuk menciptakan ekosistem halal yang kuat, terutama di sektor pangan Dinas Pertanian Madina Lebih Spesifik Bidang Peternakan bekerja sama dengan Lpk Bersama Halal Madani (BHN) Padang Sumatera Barat melakukan latihan kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Dijelaskan Taufik Zulhandra Ritonga Plt Kadis Pertanian. Kegiatan tersebut harapannya tak hanya sekedar menciptakan […]

  • Pengamat Hukum: Jaksa Jangan Langsung Percaya Surat Sakit Terpidana 

    Pengamat Hukum: Jaksa Jangan Langsung Percaya Surat Sakit Terpidana 

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Terkait belum di eksekusinya terpidana kasus pertambangan yang telah di putuskan Pengadilan Negeri Mandailing Natal ( Madina )  14 maret 2023 lalu atas nama Zulkifli alias Jaopuk oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dengan alasan kejaksaan menerima surat sakit dan diagnosa dokter terpidana, Pengamat Hukum Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera […]

  • Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jelang Lebaran 1432 Hijriyah TEBING TINGGI- Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui […]

expand_less