Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Kantor KPU & Panwas Dijaga Ketat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


Hasil Olah TKP: Rumah Dilempar Bensin lalu Dibakar
MADINA-
Polres Mandailing Natal, hingga kemarin (4/2), belum menetapkan tersangka pelaku pembakaran rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina Jefri Antoni SH. Namun, dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memperkirakan pelaku lebih dari satu orang. Terkait pembakaran rumah Jefri tersebut, Polres menempatkan empat personel di kantor KPU dan dua petugas di kantor Panwaslu.
“Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas, pelaku pembakaran rumah Ketua KPU Madina pada Kamis (3/2) subuh sekira pukul 04.00 WIB, diperkirakan berjumlah dua orang atau lebih,” kata Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk melalui Kasubbag Humas AKP E Banjarnahor, Jumat (4/2).
Diungkapkan Banjarnahor, berdasarkan olah TKP, pelaku datang dari depan rumah korban dan menaiki pagar rumah. Lalu, pelaku diperkirakan melempar rumah dengan bensin yang dibawanya dan membakarnya.
“Setelah api menyala, diduga akibat bingung atau takut serta agar bisa lari dengan cepat, pelaku melepas sandalnya dan lari ke arah selatan atau sisi sebelah kanan kalau dipandang dari depan rumah. Sebab kita temukan sepasang sandal di luar pagar rumah,” terang perwira dengan pangkat tiga balaok kuning di pundaknya itu.
Dijelaskan Banjarnahor lagi, hingga saat ini pihaknya belum menemukan titik terang soal siapa pelaku atas pembakaran rumah Ketua KPU Madina. Polisi, sebut Banjarnahor, hingga hari ini masih terus berupaya untuk melakukan pengembangan kasus dengan memperbantukan personel Sat Reskrim serta Sat Intelkam di lapangan.
“Kita masih terus melakukan penyelidikan dalam kasus ini, dan kita juga belum bisa memastikan apa motif di balik kejadian ini. Sebab yang kita peroleh dari TKP masih hanya barang bukti berupa benda yang diduga milik pelaku yakni sepasang sandal, sebatang korek api bekas, dan kantong yang diduga kuat sebagai tempat bensin. BB itu sudah kita amankan,” tukasnya.
Saat disinggung apakah kejadian ini ada kaitannya soal jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang Kabupaten Madina yang belum ditetapkan, Banjarnahor belum dapat memastikannya.
“Dalam mengungkap kasus, Polri mengutamakan praduga tak bersalah. Jadi kita tunggu saja prosesnya, dan apabila sudah ada petunjuk jelas baru bisa kita sebutkan apa motifnya,” tambahnya lagi.
Rumah Jefri Dikawal 1 Polisi
Kabag Ops Polres Madina Kompol JM Sagala SE saat dikonfirmasi METRO melalui telepon selulernya, Jumat (4/2) menyebutkan, Polres telah menempatkan sejumlah personel kepolisian dalam melakukan pengamanan baik di rumah Ketua KPU Madina di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, ataupun di kantor KPU Madina di Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan.
“Untuk (pengamanan, red) rumah Ketua KPU telah ditempatkan seorang personel kepolisian, kemudian seorang personel juga ditugaskan untuk mengawal Jefri ke mana ia pergi. Artinya, pengamanan ini melekat. Kemudian 4 orang personel juga ditempatkan di kantor KPU Madina. Ini semua dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang di luar dugaan,” sebut perwira berpangkat satu melati di pundaknya itu
Lebih lanjut dikatakan Sagala, Polres Madina tidak hanya mengamankan rumah Ketua KPU dan kantor KPU saja. Kantor Panwaslu, juga dikawal oleh dua personel Polres.
“Kita tempatkan dua orang personel kita di kantor Panwaslu, dan satu orang untuk mengawal Ketua Panwaslu,” bebernya lagi.
Sagala juga menambahkan, untuk mengusut pelaku pembakaran rumah Ketua KPU Madina, Polres telah menugaskan belasan personel berpakaian preman gabungan dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam.
”Delapan orang dari Sat Reskrim dan tujuh orang dari Intelkam yang kita tugaskan di lapangan untuk mencari tahu dan menyelidiki terkait kasus pembakaran rumah Ketua KPU kemarin. Karena hingga hari ini kita belum bisa mengungkap siapa pelakunya, tapi kita akan berupaya semaksimal mungkin,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua KPU Madina Jefri Antoni SH, tidak berhasil ditemui METRO baik di rumahnya ataupun di kantornya. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jefri tak kunjung mengangkat ponselnya.
Sobir Lubis SH, anggota KPU divisi hukum kepada METRO mengatakan, dirinya tidak mengetahui ada orang-orang atau hal yang mencurigakan sebelum peristiwa pembakaran rumah Ketua KPU Madina.
“Tak ada petunjuk atau hal lain semisal teror sebelumnya. Dan kita tak tahu pastinya apa motif pembakaran itu. Kalau menyangkut tahapan pemungutan suara ulang, itu memang sudah prosedur. Kita tidak mau tetapkan kalau tak sesuai dengan peraturan, karena selama ini kita terus berkoordinasi dengan atasan kita baik di pusat maupun tingkat provinsi,” katanya
Hollad Daulay, anggota KPU lainnya mengatakan, hingga saat ini KPU belum mengumumkan jadwal pemungutan suara ulang. “Belum diumumkan,” katanya singkat. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat Hukum: Jaksa Jangan Langsung Percaya Surat Sakit Terpidana 

    Pengamat Hukum: Jaksa Jangan Langsung Percaya Surat Sakit Terpidana 

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Terkait belum di eksekusinya terpidana kasus pertambangan yang telah di putuskan Pengadilan Negeri Mandailing Natal ( Madina )  14 maret 2023 lalu atas nama Zulkifli alias Jaopuk oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dengan alasan kejaksaan menerima surat sakit dan diagnosa dokter terpidana, Pengamat Hukum Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera […]

  • Jalan lingkungan yang dirusak desa tanpa ada pelepasan aset daerah ( ist )

    Bupati Madina : Kades Jambur Baru Akan Ditindak Tegas Jika Terbukti Rugikan Negara

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Terkait Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal , Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang melakukan perusakan terhadap aset daerah demi memuluskan proyek jalan desanya, Bupati dengan tegas mengatakan apabila ada temuan kerugian negara, perbuatan melanggar hukum yang menyangkut ke jabatan, akan menindak sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. ” kita tidak boleh […]

  • Kejar Pelaku Jambret, Korban Tewas Ditabrak Mini Bus

    Kejar Pelaku Jambret, Korban Tewas Ditabrak Mini Bus

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seorang korban jambret di Padangsidimpuan tewas ditabrak mini bus ketika mengejar pelaku. Peristiwa penjambretan ini terjadi di Jalan Rajainal Siregar Batunadua Kota Padangsidimpuan, Minggu (16/1) siang. Berdasarkan informasi dari warga setempat, korban awalnya sedang mengendarai sepeda motor lalu tiba-tiba dipepet pelaku yang berboncengan dan menjambret tas milik korban. Korban kemudian mengejar […]

  • Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam tampak berkumpul di Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan puluhan massa berseragam serba putih ini. Pantauan Tribun, beberapa perwakilan massa tampak masuk ke gedung Polresta Medan. Sementara itu, beberapa massa lainnya tampak berjaga di halaman kantor polisi ini, seakan hendak mengepung gedung […]

  • Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

    Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel (Mandailing Online) – Proyek pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) milik Dinas Perikanan Dan Kelautan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terkesan ditelantarkan dan pembangunannya diduga asal jadi. Dugaan tersebut diungkapkan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Informasi Gerakan Masyarakat (LSM-SIGMA) Tabagsel, Bambang (29),saat diwawancarai MedanBisnis, Rabu […]

  • Peran Negara dalam Kapitalisme vs Peran Negara dalam Islam

    Peran Negara dalam Kapitalisme vs Peran Negara dalam Islam

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Pemerintah mempersiapkan penerapan prosedur standar tatanan baru new normal di sarana publik karena wabah virus Corona COVID-19 belum bisa dipastikan berlalu. Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tampaknya mendukung wacana pemerintah tersebut. Karena menurut dia, rakyat tidak mungkin dibiayai oleh negara dalam jangka waktu […]

expand_less