Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mantan Sekda Madina: Tiga Alasan Memilih SAHATA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • print Cetak

HM Yusuf Nasution (kanan) di kediamannya ketika dikunjungi Saipullah Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan memenangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus berdatangan. Terlebih dalam beberapa hari belakangan elektabilitas pasangan ini terus melejit.

Kali ini dukungan datang dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. HM Yusuf Nasution, MSi.

Tokoh agama yang juga ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Madina periode 2010-2023 itu mengungkapkan sejumlah alasan terkait dukungannya kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2.

Menurut dia, ada tiga alasan untuk menjadikan seseorang itu jadi pemimpin. Yang pertama, dilihat dari pendidikannya. Kedua, dari pengalamannya. Ketiga, dari keimanannya. “Ketiga alasan ini saya lihat ada pada sosok Saipullah Nasution,” katanya.

Yusuf yang merupakan Calon Bupati Madina periode 2015-2020 itu mengungkapkan, untuk membangun kabupaten dengan sebutan Bumi Gordang Sambilan ini, diperlukan sosok yang memiliki ilmu pengetahuan dan berpengalaman dalam birokrasi. Terlebih-lebih Madina dikenal sebagai Kota Santri dan Kota Ulama di Sumatera Utara. “Nah, justru sosok itu terlihat pada Paslon SAHATA,” katanya.

Atas hal itu, menurut dia, dibutuhkan sosok yang memiliki pengetahuan keagamaan untuk mengayomi umat dan hal itu terlihat ada pada sosok Saipullah Nasution.

“Saya sebetulnya baru bergabung dengan tim SAHATA dan bukan berarti saya pilih-pilih Paslon. Saya bergabung dengan tim SAHATA ini, karena konsepnya dalam membangun Madina lima tahun kedepan sesuai dengan kriteria dan pikiran saya,” ungkapnya.

Dari segi pengalaman, sebut Yusuf, Saipullah Nasution juga merupakan mantan birokrat di Kementerian Keuangan. Hal itu, kata dia, merupakan salah satu bukti kemampuannya dalam menjalankan roda pemerintahan.

Untuk membangun Madina ke depan, kata Yusuf, dibutuhkan biaya yang besar. Itu sebabnya, dia yakin Paslon SAHATA nantinya memiliki strategi-strategi khusus untuk meningkatkan APBD, sehingga Madina bisa lebih maju dari kabupaten lain.

“Beliau juga sering bertanya kepada tokoh-tokoh yang ada di Madina seputar kemajuan Madina. Saya juga sering ditanya beliau terkait langkah dan strategi dalam menata kabupaten ini kedepannya. Sebagai mantan birokrat di kantor bupati, saya sampaikan sesuai dengan yang ada dalam pikiran saya dan beliau selalu menerima,” ujarnya.

Untuk itu, Yusuf berharap apabila Paslon Saipullah-Atika nantinya menang di Pilkada Madina 2024 agar mengubah kondisi perekonomian masyarakat saat ini, sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera, salah satunya dengan membuka lapangan kerja baru.

“Ini merupakan tantangan bagi beliau untuk menyejahterakan masyarakat. Dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki Paslon ini, saya yakin harapan itu nantinya dapat terwujud,” harapnya. (rel/dahlan)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ALAT MUSIK SALEOT – Seorang seniman yang tergabung dalam grup gordang sambilan dari Siantona, Mandailing Julu serius meniup alat musik saleot yang termasuk salah satu alat musik tiup tradisional Mandailing. Saat ini hanya terhitung sedikit orang Mandailing yang mampu memainkan alat musik ini, bahkan dikhawatirkan akan punah. Dibutuhkan upaya re-generasi agar seniman peniup saleot […]

  • Dina Kayla “Biola Na Mabugang” Menikah

    Dina Kayla “Biola Na Mabugang” Menikah

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Dina Kayla, pameran ibu kandung Safei dan Maliki dalam film “Biola Na Mabugang” resmi mengakhiri masa lajang. Gadis manis bermarga Nasution ini menikah dengan Briptu Ali AN Barus. Akad nikah dilangsungkan di kampung halaman Dina, Desa Kayu Laut, Panyabungan Selatan, Madina, Sabtu (4/2). Sementara resepsi pernikahan dilangsungkan di Jl.Lingkar Timur, Panyabungan, Minggu (5/2). […]

  • Warga Sihitang dan HMI Sidimpuan Kelola Parkir

    Warga Sihitang dan HMI Sidimpuan Kelola Parkir

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Warga Lingkungan IV, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara bekerjasama dengan HMI Cabang Padangsidimpuan, melakukan aksi pengalangan dana untuk kelanjuan pembangunan Mesjid Al-Barokah dengan cara mengelola parkir. Ketua Panitia Parkir Al-Barokah, Sukur Nasution kepada Medan Bisnis, mengatakan, momentum wisuda UGN periode XXXIII TA 2014/2015, di Aula Kampus III Eks Asrama Haji, Sihitang, melibatkan keikutsertaan […]

  • Dahlan Tunjuk Lima BUMN Bangun Transmisi di Sumatera

    Dahlan Tunjuk Lima BUMN Bangun Transmisi di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengutus BUMN Karya untuk membantu PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membangun transmisi dengan kapasitas 500 kilo volt. Selama ini diakui Dahlan bahwa PLN tak akan mampu mengatasi kebutuhan listrik sendirian. Karenanya, Dahlan menunjuk BUMN Karya untuk membantu mengatasi krisis listrik di Sumatera. BUMN Karya itu, […]

  • PSMS vs Persib Markus Sebagai Celah Kemenangan Persib

    PSMS vs Persib Markus Sebagai Celah Kemenangan Persib

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDUNG – Raja Isa memastikan skuadnya siap meladeni permainan Persib Bandung. Kesiapan mental, taktikal termasuk penajaman kemampuan teknikal besutannya. Namun, ada satu persoalan klasik yang mengusik Raja Isa jelang duel sarat gengsi ini. “Disini, saya mendengar Persib Bandung akan memanfaatkan Markus sebagai celah meraih kemenangan. Kami tak akan bereaksi negatif. Itu wajar, tapi saya percaya […]

  • Mas Tjahjo Ancam Pecat Pejabat Daerah tak Netral

    Mas Tjahjo Ancam Pecat Pejabat Daerah tak Netral

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan tinggal diam menyikapi adanya dugaan keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) terlibat politik praktis, mendukung salah satu pasangan bakal calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2015. Kemendagri, kata Mendagri Tjahjo Kumolo, akan mengambil sikap tegas. Bahkan menjatuhkan sanksi diberhentikan dari jabatan, jika dari hasil penelusuran, laporan Badan […]

expand_less