Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
  • print Cetak

Pembukaan Lubuk Larangan di Mandailing

 

Catatan : Dahlan Batubara

 

Hari panen Lubuk Larangan adalah hari meriah. Orang-orang selalu berjibun ruah di sepanjang aliran sungai dan tepian sungai.

Sejak pukul 6 hingga 7 pagi, ratusan sepeda motor akan menderu-deru di sepanjang jalan raya menuju desa yang memanen Lubuk Larangan.

Sepeda motor-sepada motor itu dikendarai para penangkap ikan yang membawa jala, aup dan tamburan (tempat ikan).

Termasuk saya yang juga pecandu Lubuk Larangan. Saking candunya, tak sabar menunggu kabar : Lubuk Larangan mana gerangan yang akan panen.

Penjualan tiket masuk ke Lubuk Larangan bisanya sudah dimulai sejak pukul 6 pagi. Yang sudah membeli tiket disebut sebagai peserta, mereka akan langusung menuju tepian sungai mencari titik lubuk yang diinginkan.

Sejak pukul 6 itu, barisan orang yang memegang jala sudah berada di tepian sungai mengggu aba-aba pantia. Aba-aba yang menyatakan start lemparan jalan. Aba-aba biasanya dengan suara petasan yang menggema.

Begitu suara petasan meletus, ratusan bahkan seribuan jala dari para peserta akan meriuhkan aliran sungai Lubuk Larangan.

Di kesempatan pertama itu, akan terlihat pemandangan yang meriah. Suara percikan air oleh hempasan rantai menjadi riuh.

Ada yang berlari ke tepian sambil merangkul jala, itu menandakan jalanya memperoleh mera (ikan jurung besar), atau jalanya memperoleh belasan jurung sehingga harus dirangkul membawanya ke tepien. Ada pula yang memperoleh pamarak atau garing godang (jurung menjelang dewasa), ada yang memperoleh garing (jurung ukuran biasa).

Bagi yang memakai aup (jala kecil yang disergapkan ke liang persembunyian ikan) akan menyelam ke dalam air mencari liang bebatuan. Saya selama ini memakai aup.

Lubuk Larangan adalah konsep pelestarian sungai dimana hanya boleh menangkap ikan pada hari yang ditetapkan oleh masyarakat desa setempat. Biasanya hanya sekali atau dua kali dalam setahun.

Setidaknya terdapat 4 kelompok orang yang meramaikan hari panen Lubuk Larangan. Pertama, penangkap ikan. Kedua pembeli ikan. Ketiga, penjual makanan minuman. Keempat, panitia Lubuk Larangan.

Keempat kelompok ini berintegrasi dalam mutualiseme ekonomi.

Para penangkap ikan membeli tiket kepada pantia. Penjual makanan minuman menjual dagangan di lokasi Lubuk Larangan. Para pembeli ikan membeli ikan kepada para penangkap ikan.

Hasil penjualan tiket, sebagian untuk upah panitia, sebagian lainnya biasanya diperuntukkan untuk pembiayaan sosial di desa setempat. Untuk masjid, anak yatim, jompo.

Berdasar amatan saya. Jumlah pecandu Lubuk Larangan untuk kawasan Mandailing Julu dan Mandailing Godang itu mencapai sekitar 2.000 orang. Mereka ini selalu menunggu lubuk larangan yang akan panen. Istilah di Mandailing “mambuka lubuk larangan”.

Tetapi 2.000 orang itu tak semua selalu hadir di Lubuk Larangan tertentu. Faktornya, mereka juga mempertimbangkan mana lubuk larangan yang memiliki banyak ikan, mana yang sedikit.

Oleh karena itu, ada lubuk larangan yang panitianya hanya berhasil menjual sekitar 500 tiket. Ada yang mencapai 800 tiket. Ada yang berhasil menjual 1.500 tiket. Ada juga yang cuma sekitar 300 tiket. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSU Natal kurang diperhatikan Pemkab

    RSU Natal kurang diperhatikan Pemkab

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA – Keberadaan Rumah Sakit Umum (RSU) Natal, kurang mendapat perhatian seius dari pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini terlihat minimnya anggaran yang diberikan pada tahun 2011 lewat APBD Madina, serta tidak adanya penempatan tenaga medis ke rumah sakit tersebut. Demikian disampaikan anggota DPRD Madina, Ali Nafiah yang merupakan Putra Daerah Pantai Barat, malam […]

  • Angka Putus Kuliah Meningkat Saat Pandemi, Islam Punya Solusi

    Angka Putus Kuliah Meningkat Saat Pandemi, Islam Punya Solusi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Indah Rizky Aulia Mahasiswi   Meningkatnya kasus pandemi covid-19 ternyata bukan hanya berpengaruh pada sektor kesehatan, melainkan juga sektor perekonomian. Faktanya banyak masyarakat kehilangan lapangan pekerjaan pada masa pandemi ini. Hal ini mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi yang menimbulkan berbagai permasalahan termasuk meningkatnya angka mahasiswa yang putus kuliah. Dampak ekonomi di tengah pandemi banyak dialami […]

  • KPU Tetapkan Sukhairi-Atika Bupati dan Wakil Bupati Madina Terpilih

    KPU Tetapkan Sukhairi-Atika Bupati dan Wakil Bupati Madina Terpilih

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina menetapkan HM Jakfar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hasil Pilkada 2020. Penetapan dilakukan pada rapat pleno terbuka di aula KPU Madina, Senin (3/5/2021) dipimpin Ketua KPU Madina, Fadhilah Syarif. Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan […]

  • Saipullah Periksa Persiapan Pengamanan Lebaran

    Saipullah Periksa Persiapan Pengamanan Lebaran

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Saipullah Nasution memantau kesiapan Satpol PP dan pemadam kebakaran, Rabu (26/3/2025) sebagai pengaman idul fitri. Saipullah menyatakan kenyamanan diperlukan masyarakat, karena selama perayaan Idulfitri akan saling mengunjungi dan bersilaturahmi. “Ini satu pengorbanan bagi Satpol PP maupun Pemadam Kebakaran dengan mengutamakan kepentingan orang banyak, saya menyadari bahwa saudara […]

  • Usut Proyek Di Dinas Pengairan Sumut

    Usut Proyek Di Dinas Pengairan Sumut

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah proyek di Dinas Pengairan Sumatera Utara diduga bermasalah dalam proses tendernya. Ada indikasi proses tender telah dilakukan sebelum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut disahkan oleh Gubsu H Syamsul Arifin SE Sebagaimana diketahui Gubernur Sumut H Syamsul Arifin baru saja mensahkan APBD yang digelar, Kamis pekan lalu setelah melalui pembahasan bersama para […]

  • Arus Balik Lebaran Terus Berlangsung

    Arus Balik Lebaran Terus Berlangsung

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga hari ke-9 lebaran, Rabu (14/8/2013) terminal bus antar kota antar propinsi di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus dipadati calon penumpang yang hendak kembali ke tanah rantau. Arus balik lebaran yang berkendara mobil pribadi juga masih ramai di sepanjang jalur Lintas Sumatera. Hanya saja, lebaran tahun ini arus mudik dan […]

expand_less