Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Harga Cabai Terjun Bebas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Petani cabai merah di Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tampaknya harus bersabar. Perkiraan bahwa harga cabai merah akan meroket menjelang bulan puasa, ternyata meleset. Harga cabai merah saat ini hanya Rp8.000 sampai Rp10.000 per kilogramnya.

“Demi mengejar untung, kita sudah menanam cabai merah di atas lahan 1 ha untuk mendapatkan untung di buan puasa. Sebab harga bahan pokok setiap menjelang puasa hingga lebaran, termasuk harga cabai biasanya selalu meroket. Namun kali ini harga cabai merah terjun bebas di kisaran terendah,” sebut Sumiati, salah seorang petani cabai merah di Aek Galoga, Rabu (03/08/2011).

Diceritakannya, perjuangannya hingga panen saat ini sudah cukup banyak. Penyakit keriting adalah penyakit utama yang membuat petani kewalahan dalam mengantispasinya, belum lagi pemupukan yang harus sempurna demi mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

“Kita hanya bisa pasrah atas untung yang kita harapkan, padahal sejuta harapan dari hasil panen ini sudah kita harapkan demi membutuhi kebutuhan Lebaran,” katanya.

Borkat Rangkuty (46), salah seorang penampung cabai merah di Pusat Pasar Baru Panyabungan mengatakan, cabai merah saat ini lagi banjir, sebab dari daerah Karo saat ini lagi panen cabai merah sehingga mempengaruhi harga di pasaran.

“Kita juga tidak mendapatkan untung yang sempurna di saat harga cabai merah turun. Namun kalau kita tinggalkan usaha ini, sangat sulit beralih pekerjaan. Kita hanya mengambil keuntungan tipis di saat harga cabai merah menurun asalkan lancar sebab para pembeli juga sudah mengerti dengan harga di lapangan akibat dari mudahnya sarana informasi di era teknologi yang semakin canggih ini,” sebutnya.

Sementara Nuraini salah seorang pembeli cabai merah di Pusat Pasar Baru Panyabungan mengatakan, harga cabai merah saat ini sangat membantu para ibu rumah tangga, sebab kebutuhan cabai merupakan kebutuhan utama saat memasak di dapur.

“Cabai merah memang harganya menurun, namun kebutuhan pokok lainnya mengalami kenaikan walau tidak signifikan dan itupun sudah membantu menghemat pengeluaran,” sebutnya. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang rencananya akan dilaksanakan, Senin (07/02/2011) pekan depan, sejumlah nama kandidat sudah muncul. Salah satunya Muhammad Alhasan Nasution yang telah mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kemasayarakatan pemuda (OKP). Mereka menilai dari sekian nama yang muncul, Alhasan merupakan figur yang tepat dan […]

  • HUT ke-77 RI, 370 Narapidana Lapas Panyabungan Dapat Remisi

    HUT ke-77 RI, 370 Narapidana Lapas Panyabungan Dapat Remisi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka HUT ke-77 RI sebanyak 370 narapidana di Kapas Kelas II B Panyabungan mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan. SK remisi tersebut langsung diserahkan oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dan Kapolres AKBP H. M. Reza CAS. Penyerahan SK berlangsung di aula […]

  • DPRD Madina Minta Polisi Usut Kasus Penembakan Warga

    DPRD Madina Minta Polisi Usut Kasus Penembakan Warga

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengusut tuntas kasus penembakan warga oleh aparat kepolisian saat berunjukrasa mendesak penutupan perusahaan tambang PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) kemarin. “Kita dari DPRD Madina meminta Kapolda Sumut mengusut tuntas aparat pelaku penembakan warga saat melakukan unjuk […]

  • Dinas Perikanan Madina Takbisa Diunggulkan, Sejak 2020 Kebutuhan Ikan Mas Dipasok Dari Sumbar

    Dinas Perikanan Madina Takbisa Diunggulkan, Sejak 2020 Kebutuhan Ikan Mas Dipasok Dari Sumbar

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Kebutuhan ikan mas di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata masih dipasok dari daerah Sumatera Barat meski Kabupaten ini telah banyak mengeluarkan anggaran APBD untuk peningkatan produksi ikan mas. Dari hasil penelusuran  bahwa pasokan ikan mas ke Madina masih berasal dari daerah Rao, Pasaman Barat, Sumatera Barat, sejak tahun 2020 Meskipun […]

  • Pemerintah Harus Jeli Menempatkan Pejabat

    Pemerintah Harus Jeli Menempatkan Pejabat

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah harus jeli menempatkan orang dengan kapasitas yang baik pada posisi strategis dalam pemerintahan. Terlebih yang berurusan langsung dengan hajat masyarakat banyak. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis usai memimpin rapat Bamusy di ruang paripurna DPRD Madina, Kamis (9/9). Statemen itu untuk menanggapi adanya kesalahan input […]

  • BELAJAR DARI TEROBOSAN BERANI GUS IRAWAN DI LAHAN PASCABENCANA TAPSEL

    BELAJAR DARI TEROBOSAN BERANI GUS IRAWAN DI LAHAN PASCABENCANA TAPSEL

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum/ Tenaga Ahli Ketua DPRD Madina 2019-2021/Anggota DPRD Madina 2014-2019   … Ketika Bencana Tidak Dijadikan Alasan untuk Menunggu, tetapi Momentum untuk Mengubah Cara Berpikir Ada sebuah pesan optimisme yang menarik perhatian dari akun media sosial Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu. Pesan itu datang dari sebuah tempat yang […]

expand_less