Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
  • print Cetak
Ketua Komisi III DPRD Madina Erwin Nasution bersama tokoh Desa Hutarimbaru meninjau lokasi sumber air bersih

Ketua Komisi III DPRD Madina Erwin Nasution bersama tokoh Desa Hutarimbaru meninjau lokasi sumber air bersih

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan menolak Aek Garingging sebagai sumber pengambilan air untuk perusahaan daerah air bersih Tirta Madina.

Alasan warga, jangankan untuk Tirta Madina, untuk kepentingan pengairan areal persawahan petani saja debit air Aek Garingging masih kurang, apalagi jika musim kemarau.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Hutarimbaru, M. Darwin menjelaskan bahwa penolakan tersebut  merupakan hasil keputuasan musyawarah tokoh-tokoh masyarakat dan ratusan warga desa.

Alasan penolakan Desa Hutarimbaru ini serupa dengan alasan penolakan yang dilakukan warga Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan sekitar tahun 2000 lalu, yakni debit air Sungai Rantopuran akan berkurang untuk kepentingan persawahan di kawasan itu jika air dari Rura Siharimau diambil. Namun, sekarang Tirta Madina sudah memipakan air dari Rura Siharimau, dan debit air ke sawah petani tak berkurang.

Terkait penolakan Hutarimbaru ini, pihak Komisi III DPRD Madina mekakukan peninjauan, Rabu (20/4) dipimpin Ketua Komisi III, Erwin Efendi Nasution SH diikuti anggota Arsidin Batubara, H. Bahri Efendi, Hamsyah Lubis dan H Maraganti.

Selain melakukan dialog dengan warga, Komisi III sempat melakukan kunjungan ke lokasi pengambilan air minum dan melakukan pertemuan dengan masyarakat desa Hutarimbaru.

Selain kekhawatiran berkiurangnya debit air, warga juga mengaku selama ini  merasa dibodoh-bodohi  oleh Tirta Madina, karena hingga saat ini perjanjian antara pihak Tirta Madina dengan warga soal jaringan air untuk keperluan masjid belum direalisasikan pihak Tirta Madina.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution, SH  kepada Mandailing online, Jum’at (22/4)  mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil Tirta Madina untuk  dimintai penjelasan penolakan warga Hutarimbaru itu. Komisi III juga akan terus berupaya menjembatani aspirasi yang disampaikan oleh warga masyarakat desa Hutarimbaru.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Banjir Kecamatan Panyabungan akan Galakkan Gotong-Royong

    Antisipasi Banjir Kecamatan Panyabungan akan Galakkan Gotong-Royong

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA; Untuk mengantisipasi seringnya terjadi banjir di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akibat drainase yang sumbat, Kecamatan Panyabungan akan menggalakkan gotong-royong dengan membersihkan selokan air dan upaya lainnya. Hal ini diungkapkan Camat Kecamatan Panyabungan, Zukkhairi SE di hadapan Tim Penilai Kecamatan terbaik Provinsi Sumatera Utara saat melakukan kunjungan di Kantor Camat Panyabungan, Senin (11/10) […]

  • Buku “Pengabdian Sepanjang Hayat”, Biografi Syamsir Loebis Untuk Teladan Generasi

    Buku “Pengabdian Sepanjang Hayat”, Biografi Syamsir Loebis Untuk Teladan Generasi

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Polisi itu kan bagian dari masyarakat, bertindak berdasarkan kode etik yang telah ditetapkan, jaga kehormatan kesatuan. Jika kita berpedoman pada niat baik, melakukan tugas dengan cara-cara yang baik insyaallah tidak ada masalah”. Kalimat itu salah satu ungkapan yang diucapkan Kombes (Purn) H. Syamsir A. Loebis,SH glr Mangaraja Oloan Soripada di halaman 8, Bagian I, buku […]

  • Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : M. Amin Nasution,SH.MH Ketua LBH Al-Amin Madina   Hari gini ada Bupati yang tidak tahu prosedur pengunduran diri dari jabatan adalah sungguh sangat ironis mengingat jabatan Bupati adalah jabatan politik yang sangat prestise yang mengemban amanat mayoritas suara rakyat dalam satu kabupaten. Sahdan, tanggal 18 April 2019 (sehari setelah Pilpres/Pileg) Bupati Mandailing Natal […]

  • Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Sepanjang Januari sampai Juni 2013, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menyelamatkan uang negara dari kasus korupsi sebanyak Rp 3,1 miliar. Kepala Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi yang dijumpai di ruangannya usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Senin (22/7/2013), uang negara dari kasus korupsi, yang ditangani tindak pidana khusus sebanyak Rp3.110.698.000. Adapun 98 […]

  • Bupati Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha

    Bupati Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati adalah sebuah jabatan yang diberikan amanah dan kewenangan mengatur sumber daya negara untuk digunakan sebesar-besarnya dalam menyusun kebijakan publik dan mendekatkan urusan pemerintahan kepada rakyat. Itu diungkap Irwansyah Nasution,SP pengamat Mandailing Natal (Madina) kepada Mandailing Online via aplikasi WhatsApp, Kamis (1/8/2024). Belau adalah Alumni Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Oleh […]

  • Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Josua Desmonda Simanjuntak Present Master Program in Faculty of Economics and Management, Department of Agribusiness Bogor Agricultural University, Bogor (Indonesia) Kementerian Pertanian melalui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman megklaim bahwa Indonesia telah kembali berhasil melakukan swasembada beras pada tahun 2017, dimana hal ini terjadi terakhir kali pada tahun 1984. Selain beras, beliau juga […]

expand_less