Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Moral Penduduk Madina Kian Merosot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Mar 2014
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Saat ini kondisi pengamalan keagamaan di Mandailing Natal (Madina) cukup memprihatinkan. Akhlak dan moral manusianya sudah jauh dari ajaran Islam yang haikiki.

Ini terlihat dari minimnya warga yang memakmurkan masjid, pengajian pengajian yang dilaksanakan warga sudah jauh berkurang. Rasa persaudaraan dan silaturrahmi sudah mulai pupus dan maraknya pelanggaran agama baik yang dilakukan individu maupun masyarakat.

Belakangan ini bibit- bibit aliran sesat juga sudah mulai muncul di Mandailing Natal.

“Untuk itu saya tegaskan, tidak ada sedikitpun tempat aliran sesat di Mandailing Natal. Warga Madina diharapkan kembali mengamalkan isi kandungan Al Qur’an agar jangan mudah terpengaruh dengan bibit aliran sesat ini,” kata Kakandepag Madina, Drs. Muksin Batubara, M. Pd kepada surat kabar Mandailinmg Pos, belum lama ini di Kotanopan.

“Jadi saya tegaskan kembali, tidak ada tempat aliran sesat di Madina. Kepada ulama, tokoh masyarakat dan pemerintah diharapkan bersatu padu untuk menolak kehadiran aliran sesat di Madina. Madina adalah “Serambi Mekkahnya” Sumatera Utara, jadi jangan kotori dengan hadirnya bibit-bibit aliran sesat di daerah ini. Jangan pecah belah persatuan umat yang sudah baik di Madina dengan kehadiran aliran sesat,” drunya.

Bagi warga Madina yang sudah terlanjur terkontaminasi dengan bibit aliran sesat ini diharapkan agar segera kembali kepada ajaran Islam yang sebenarnya.

“Ayo sama-sama kita kembali kepada Al Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-sehari. Selain itu, kita juga perlu memperdalam ilmu keagamaan agar terhindar dari bibit-bibit aliran sesat ini,” katanya.

Muksin juga berharap agar warga Madina segera mensukseskan Program Magrib Mengaji yang sudah dicanangkan Kementerian Agama bekerja sama dengan Pemkab Madina.

“Anak-anak Madina diminta melakukan shalat berjamaah di Masjid kemudian langsung belajar mengaji. Kita cukup mengapresiasi Pemkab Madina yang telah menyediakan honor bagi guru mengaji di Masjid walaupun jumlahnya masih minim,” ucapnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Sempat Diprotes Warga, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi. Polisi Seolah Takberkutik

    Meski Sempat Diprotes Warga, Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Tetap Beroperasi. Polisi Seolah Takberkutik

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): Aneh Polisi seolah tidak mau tau dengan aktifitas tambang emas ilegal yang beroperasi di wilayah hukum Polsek Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Meski lokasi aktifitas tidak jauh dari Kantor Polsek, pelaku tambang dengan leluasa melakukan aktifitasnya. Seolah tidak ada fungsi Kepolisian setampat. Sore ini warga setempat […]

  • Atika Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 

    Atika Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammu Nasution menyerahkah santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga warga di Madina. Tiga warga tersebut masing-masing mendapat 42 juta rupiah. “Ini dipergunakan secara baik ya, jangan untuk beli hp atau kereta (sepeda motor). Kalo untuk buka usaha boleh, dimanfaatkan yang baik,” […]

  • Turnamen Tenis Meja se-Tabagsel Psp Ukir Prestasi Gemilang

    Turnamen Tenis Meja se-Tabagsel Psp Ukir Prestasi Gemilang

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Perang antar bintang tenis meja se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), kontingen Kota Padangsidimpuan (Psp) selaku tuan rumah mengukir prestasi yang gemilang. Kota psp memboyong juara 1, 2 dan 3. Kejuaraan open turnamen tenis meja yang digelar oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Psp berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 16-18 November […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 7)

    MARSIDAO-DAO (episode 7)

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Apea na tingon Mandailing pe inda sarupo dohot apea na tingon Siantar. Harana apea na tingon Mandailing antong apea seling do bahatan, ngada sadia bahat apea kulasi, pala na tingon Siantar apea kulasi bahatan. Hum deges do gota ni apea seling umpado gota ni kulasi, harana gota ni […]

  • PKB Tetapkan Pasangan Sukhairi-Atikah

    PKB Tetapkan Pasangan Sukhairi-Atikah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailling Online) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Jakfar Sukhairi Nasution-Atikah Azmi Utammi Nasution sebagai pasangan bakal calon buopati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang akan diusung di Pilkada 2020. Kepastian itu disampaikan Ketua Dewan Tanfizd DPC PKB Kabupaten Madina, Khoiruddin Faslah Siregar dalam temu pers di sekretariat DPC PKB Madina, Panyabungan, Senin […]

  • Penerima Raskin di Panyabungan Dikutip Baiya Transpor

    Penerima Raskin di Panyabungan Dikutip Baiya Transpor

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Warga Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan harga beras bagi keluarga miskin (Raskin) pada November 2010 sebesar Rp 2.000/kg. Padahal, harga sebelumnya Rp 1.600/kg. Naiknya harga karena warga dibebani biaya transportasi Rp 400/kg. “Kita merasa keberatan karena yang kita tahu harga Raskin hanya Rp 1.600/Kg. Kalau alasannya untuk biaya operasional […]

expand_less