Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Dugaan Rekayasa Kasus Mantan Dishut Tapsel Mulai Terungkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Jul 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan, Dugaan adanya rekayasa pada kasus pemalsuan surat dengan terdakwa SS mantan Kadis Kehutanan Tapsel dan HJ mantan pengelola PT. PLS mulai terungkap.
Hal itu terlihat dalam sidang lanjutan register perkara No. 200/Pid.B/2012/PN.Psp yang digelar digedung Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Kamis (28/6) sore.

Keterangan saksi-saksi maupun terdakwa HJ, ternyata kayu-kayu yang diklaim Pr dan Bud alias Aseng Naga adalah miliknya, merupakan keterangan palsu semata. Soalnya berdasarkan kesaksian dan bukti surat yang diperlihatkan di depan persidangan, ternyata itu milik terdakwa HJ.

Hal itu diperkuat bahwa negara sendiri membebankan pajak atas kayu-kayu dimaksud kepada HJ dan atas pajak tersebut telah pula dibayarkan terdakwa kepada negara.

Dalam persidangan yang digelar hingga menjelang maghrib itu, para saksi dan juga saksi ahli dalam BAP yang belum pernah datang dan diperiksa ternyata tidak berani hadir dan hanya memberikan alasan berupa surat berhalangan, sehingga ketua majelis hakim yang diketua Faisal SH MH meminta JPU untuk membacakan BAP tersebut.

Penasihat Hukum HJ Marwan Rangkuti menyatakan, keberatan dan menolaknya bahkan meminta agar saksi dipanggil terlebih dahulu secara patut sesuai Pasal 227 KUHAP.

“Kami sangat keberatan dan menolak seluruh BAP saksi dan ahli yang dibacakan. Karena BAP yang ada diduga hanyalah rekayasa semata. Tidak hadirnya saksi ataupun ahli dari awal sepertinya sudah disengaja karena sejak dari penyidikan para saksi dan ahli sudah disumpah. Hal ini sangat merugikan klien kami, sebab jika dibacakan maka saksi yang disumpah secara hukum sama dengan saksi yang diperiksa di bawah sumpah di depan persidangan, cara-cara seperti ini tidak professional,” tegas Marwan Rangkuti di hadapan majelis.

Lebih lanjut Marwan menjelaskan, dengan adanya fakta tersebut kiranya hakim yang memeriksa perkara tersebut dapat bertindak secara professional dan tidak memihak serta melihat fakta yang ada agar terciptanya lembaga peradilan yang bersih dan dipercaya masyarakat luas bukan bertindak atas pesanan ataupun kepentingan tertentu.

Usai persidangan Marwan Rangkuti kepada Analisa mengungkapkan, apa yang diterangkan Pri ataupun Bud di persidangan sebelumnya bahwa kayu-kayu yang telah di Stock Opnema (SO) bukan merupakan haknya, sebab bukti surat Perjanjian yang dibuat Bud selaku Direktur PT.PLS Maret 2008 dan juga hasil sharing di Polda serta bukti tagihan pajak PSDH-DR seluruhnya menjadi tanggung jawab dan juga hak HJ sehingga keterangannya di bawah sumpah dapat dikategorikan keterangan palsu dan bohong.

“Saya minta hal itu dapat menjadi pertimbangan majelis hakim,” harapnya. (hih/ben.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Massanofa Raih Lencana Karya Bakti

    Massanofa Raih Lencana Karya Bakti

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perempuan yang pernah diisolasi secara mandiri bersama keluarga di tahun keganasan Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia, kini memperoleh penghargaan dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waweso berupa Lencana Karya Bakti sesuai dengan Surat Keputusan 092/2022 Nomor 2361/2022. Sang penerima bernama Hj.Massanofa Nasution, S.Kep. Saat ini dia menjabat Kepala Bagian […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Kemungkinan Disidangkan di Medan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Tiga tersangka kasus suap terkait proyek pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Bantuan Dana Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara, kemungkinan besar nantinya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Demikian dikemukakan Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada JPNN di Jakarta, Selasa (21/5). Menurutnya, kemungkinan tersebut sangat terbuka, mengingat di […]

  • PKB Madina Partai Pertama Serahkan Perbaikan Berkas Bacaleg ke KPU

    PKB Madina Partai Pertama Serahkan Perbaikan Berkas Bacaleg ke KPU

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Ketua KPU Madina Fadilah Syarif mengatakan PKB Madina merupakan parpol yang pertama menyerahkan perbaikan dokumen Bacaleg ke KPU Madina. Hal dikatakan usai menerima berkas perbaikan Bacaleg dari DPC PKB Madina Jum’at 7/7/2023 di Kantor KPU Madina. Dia mengimbau kepada partai politik peserta Pemilu agar segera menyerahkan perbaikan dokumen Bacaleg masing-masing mengingat masa […]

  • Teguh Nilai Pernyataan Bupati yang Akui Tau Siapa Dibelakang Aksi Demo Dinilai ” nyeleneh “

    Teguh Nilai Pernyataan Bupati yang Akui Tau Siapa Dibelakang Aksi Demo Dinilai ” nyeleneh “

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Teguh W Hasahatan Nasution Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menilai pernyataan bupati Saipullah Nasution yang mengaku mendapat informasi siapa dibelakang aksi demo perkebunan adalah pernyataan ” nyeleneh ” ” Ini adalah sebuah penyataan ‘nyeleneh’ dari seorang kepala daerah. Unras itu di atur dalam UU No.9 thn 1998. Relevan atau […]

  • The Age: SBY Suruh BIN Inteli Menterinya Sendiri ketika di Singapura

    The Age: SBY Suruh BIN Inteli Menterinya Sendiri ketika di Singapura

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Nama Yusril Ihza Mahendra juga disebut-sebut dalam kawat rahasia yang dikirim Kedutaan Besar Amerika Serikat yang dilansir The Age. Konon, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah meminta agar Yusril dimata-matai. Dilansir The Age, Jumat 11 Maret 2011, SBY pernah meminta Kepala Badan Inteligen Negara (BIN) Syamsir Siregar untuk memata-matai Yusril yang saat itu […]

  • Usai Aksi Emak-emak APH Tetap Bergeming, Masyarakat Kembali Datangi Rumah Terduga Bandar Narkoba

    Usai Aksi Emak-emak APH Tetap Bergeming, Masyarakat Kembali Datangi Rumah Terduga Bandar Narkoba

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TABUYUNG (Mandailing Online) – Aksi emak-emak yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba pada Jumat (31/12) pekan lalu nyatanya tetap membuat aparat penegak hukum (APH) bergeming. Akibatnya situasi di Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Senin (3/12) kembali memanas dan berujung warga kembali mendatangi rumah terduga bandar narkoba tersebut. Dari informasi di lapangan, peristiwa kedua ini […]

expand_less