Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Pembakaran Camp Sorikmas Mining Dilakukan Penambang Liar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
  • print Cetak

foto camp SMM di bakarPanyabungan(MO) – Aksi pembakaran camp PT Sorikmas Mining di perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (7/7) lalu, diduga dilakukan para penambang emas tanpa Izin (PETI).

Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, sekitar 130-an karyawan PTSM, termasuk karyawan kontraktor pengeboran berhasil dievakuasi dan terhindar dari bahaya. Namun, aset perusahaan bernilai ratusan milyar rupiah hangus terbakar. Akibatnya, kegiatan kerja PTSM terganggu.

“Kami tidak marah kepada masyarakat. Namun menyayangkan tindakan anarkis masyarakat PETI yang membakar camp kami di Sambung,” kata President Director PTSM, Paul Willis, dalam siaran pers, Sabtu (7/7).

Government and Media Relations Superintendent PT. SM, Nurul Fazrie menjelaskan bahwa pihak perusahaan tengah mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang dibutuhkan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan perbuatan anarkis masyarakat PETI ini ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami telah melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian dan kasus ini sedang diproses hukum di kepolisian,” jelas Nurul.

Saat iInsiden pembakaran itu, penambang liar mengepung camp PT. SM dari segala penjuru dan kemudian membakar camp. Bangunan kantor beserta isi dan data-data penting, barak-barak kamar karyawan, gudang bahan bakar, gudang logistik, dan dapur ludes terbakar api. Tujuan masyarakat PETI ini adalah untuk bisa menambang emas di Sambung yang merupakan wilayah Kontrak Karya (KK) PT.SM.

PT. SM adalah pemegang KK Generasi VII. KK ditandatangani antara Perusahaan dengan Pemerintah Republik Indonesia pada Februari 1998. Wilayah KK PT. SM seluas 66.200 ha yang berada di Kabupaten Madina meliputi wilayah Sambung di Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sejak pertengahan November 2011, PETI mulai menjamur mengambil batuan di wilayah KK PT. SM di Sambung. Jumlahnya semakin bertambah dari hari ke hari.

Perusahaan berharap kasus pembakaran, perusakan, dan gangguan keamanan yang dilakukan oleh orang-orang tak bertanggung jawab terhadap perusahaan dan karyawan segera diselesaikan melalui jalur hukum dengan seadil-adil. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Tabagsel Bisa Daftar Memperoleh Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

    Warga Tabagsel Bisa Daftar Memperoleh Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penduduk Tapanuli Bagian Selatan yang kehilangan tangan dan kaki, tahun ini kembali memiliki peluang memperoleh kaki palsu dan tangan palsu secara gratis. Tim penggiat sosial di Mandailing Natal (Madina), Sumut membantu penduduk bekerjasama dengan satu yayasan di Jakarta sebagai donatur yang menyediakan kaki palsu dan tangan palsu. Tim ini sudah melakukan […]

  • Terkait Berita Dinas PPKB Madina, Kadis Sebut Berita ” Jlek” Gak perlu Klarifikasi

    Terkait Berita Dinas PPKB Madina, Kadis Sebut Berita ” Jlek” Gak perlu Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online): Terkait pemberitaan anggaran belanja jasa acara di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( PPKB) senilai 5.835.390.000 untuk tahun 2024, plt Kepala Dinas PPKB Elfi Maryani sebut tidak perlu klarifikasi atau bantahan sebab berita yang dimuat itu jlek.” Untuk bantahan karena berita telah tersebar kemungkinan tidak di bantah, cukup lah, karena […]

  • Sakit, Kejati Sumut Batal Periksa Sekda Madina

    Sakit, Kejati Sumut Batal Periksa Sekda Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan oleh Pemko Padang Sidimpuan Tahun 2007 yang diduga melibatkan mantan Kabag Tapem M Daud Batubara yang sekarang menjabat Sekretaris Daerah Mandailing Natal (Sekda Madina), hingga kini masih bergulir di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Daud yang kembali dipanggil Kejati Sumut, Selasa (31/01/2012), tidak memenuhi pemanggilan. Menurut Kasi […]

  • Saipullah Santuni 127 Yatim di 6 Desa Kawasan Panyabungan

    Saipullah Santuni 127 Yatim di 6 Desa Kawasan Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution kembali menyantuni anak yatim. Kali ini sebanyak 127 anak yatim yang tersebar di enam desa di Kecamatan Panyabungan mendapat santunan dari Saipullah pada Sabtu (12/10/2024). Wajah anak-aanak-anak yatim tampak ceria menyambut kedatangan Saipullah. Untuk Desa Panyabungan Julu, anak yatim berkumpul […]

  • Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Pertiwi kembali berduka, SN (18) seorang adik kandung korban dengan terpaksa membunuh abang kandungnya sendiri AN (34). Pelaku menggunakan kayu yang diambil dari samping rumahnya lalu memukul abangnya di bagian kepala sebanyak 6 kali hingga tewas di tempat kejadian. SN adik kandung korban […]

  • Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 1)

    Ketika Koruptor dan Kapitalisme Berdisco di Atas Penderitaan Rakyat Batahan (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Birokrat yang korup membutuhkan perusahaan jahat. Perusahaan jahat membutuhkan birokrat korup. Keduanya adalah mahluk-mahluk ganas, mahluk-mahluk lapar. Keduanya membutuhkan mangsa. Mangsa itu adalah rakyat, rakyat yang lemah, rakyat yang bodoh, rakyat yang buta undang-undang. …………………………………………………………………………………………………………………………………….. Korporasi atau perusahaan yang berjalan di dalam ruh kapitalisme hanya memiliki satu […]

expand_less