Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

penerimaan CPNS Psp dan Palas Belum Merespon

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
  • print Cetak


Dalam penerimaan berkas administrasi pelamaran CPNS tahun 2010 di lima wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), baru Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang akan bekerja sama dengan kantor pos. Sedangkan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Padang Lawas Utara masih menunggu konfirmasi dari Pemda tersebut. Sementara Kota Padangsidimpuan (Psp) dan Kabupaten Padang Lawas (Palas) belum ada merespon.

“Dari hasil proposal yang kita ajukan ke lima pemerintah daerah di Tabagsel, baru Madina yang akan bekerja sama dengan kita dalam penerimaan CPNS. Tapsel dan Paluta masih menunggu konfirmasi setelah kita beraudiensi dengan pemerintah masing-masing dan BKD. Sedangkan untuk Palas belum ada respon sama sekali, sama halnya dengan Psp,” kataPost Master Kantor Pos cabang Psp yang membawahi lima daerah di Tabagsel, Hanafi, kepada METRO, Minggu (7/11) melalui telepon selulernya.

Diutarakan Hanafi, pihaknya mengajukan proposal untuk melakukan kerja sama dengan Pemkab dan Pemko dalam penerimaan CPNS tersebut sesuai imbauan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB) agar setiap daerah dalam penerimaan berkas CPNS, bekerja sama dengan kantor pos terdekat.

“Proposal yang kita ajukan ke masing-masing Pemda sesuai imbauan KemenPAN & RB agar setiap daerah dalam penerimaan berkas CPNS bekerja sama dengan kantor pos terdekat, termasuk kita yang membawahi lima daerah di Tabagsel. Tapi sayangnya sampai saat ini masih Madina yang memutuskan untuk bekerja sama dengan kita, sedangkan daerah lainnya, kita masih menunggu kepastiannya,” tambah Hanafi.

Lebih lanjut dikatakan Hanafi, dirinya sangat mengharapkan agar seluruh daerah di Tabagsel bekerja sama dengan kantor pos seperti tahun 2008 lalu.

“Jjangan lagi seperti tahun 2009 lalu, hanya Kabupaten Madina bekerja sama dengan kantor pos dalam penerimaan berkas CPNS. Sata ini kita dalam posisi menunggu, karena proposal sudah kita ajukan ke masing-masing pemerintah daerah,” tuturnya. (phn)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Rumah Terbakar di Longat

    Delapan Rumah Terbakar di Longat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Setidaknya 4 rumah hangus total dan 4 rusak dalam peristiwa kebakaran di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Rabu siang (22/4/2020). Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Warga menyebutkan, kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah warga lainnya karena angin yang bertiup kencang. Warga berramai ramai memadamkan api secara manual. […]

  • Kuota Sertifikasi Guru Tabagsel 2.687 Orang

    Kuota Sertifikasi Guru Tabagsel 2.687 Orang

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Pada 2011 ini, jumlah kuota sertifikasi guru Sumatera Utara (Sumut) meningkat hingga lebih dari 300 persen. Jika tahun lalu kuota sertifikasi guru untuk Sumut hanya 7.447 orang, tahun ini sebanyak 23.900 orang. Sementara untuk Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) kuota sertifikasi guru 2.687. Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Mahdi Ibrahim didampingi Sekretaris LPMP […]

  • Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam. Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut […]

  • Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    Sekilas Sejarah Persatuan Perawat Nasional Indonesia

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) lahir pada tanggal 17 Maret 1974. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah /organisasi profesi perawat Indonesia. Pada masa itu sebelum tahun 1974 organisasi perawat di Indonesia sudah berkembang pesat sesuai dengan zamannya. Sejak zaman penjajahan, perawat Indonesia sudah ada seiring […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980) Kampung kami di belah oleh sungai Batanggadis, airnya deras berbatu dan berkerikil. Masa itu kami bebas mencari ikan di sungai  dengan berbagai cara. Untuk mendapatkan ikan aporas dan sulum, kami cukup membawa jala dengan jaring kecil. Untuk mendapatkan ikan […]

  • Indonesia for Sale, Dampak Kebijakan Ala Penguasa Kapitalis

    Indonesia for Sale, Dampak Kebijakan Ala Penguasa Kapitalis

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk menawarkan harga lahan lebih murah bagi perusahaan asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. Jokowi ingin harga lahan bisa lebih murah dari negara-negara lain agar Indonesia tak kalah saing. Jokowi menjelaskan jika negara lain memberikan harga tanah 500.000, maka pemerintah Indonesia harus bisa dibawahnya. Jokowi […]

expand_less