Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
  • print Cetak

Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina?

Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina pola 60-10-10-10-10. Kedua, visi menyelamatkan petani karet (pangguris) dengan cara menggalakkan program tanaman kopi Mandailing.

Pola 60-10-10-10-10 ini merujuk pada peta Madina yang terbagi dalam 5 Daerah Pemilihan. Pola 60-10-10-10-10 merupakan konsentrasi pembangunan selama 5 tahun, dimana pada tahun pertama alokasi dana APBD akan difokuskan sebanyak 60 persen pada satu Daerah Pemilihan, sedangkan 4 Daerah Pemilihan lainnya masing-masing 10 persen.

Di tahun kedua giliran satu Daerah Pemilihan lain yang difokuskan 60 persen. Begitu seterusnya sehingga seluruh Daerah Pemilihan akan pernah mengecap pembangunan dari alokasi 60 persen dalam rentang 5 tahun itu.

Pola ini diyakini akan menjawab keluhan daerah-daerah dan desa-desa terpencil yang selama ini merasa dianak-tirikan, termasuk kawasan Pantai Barat yang hingga kini selalu dalam fakta dinomorduakan.

Sementara visi menyelamatkan petani karet, beranjak dari kondisi harga karet yang dewasa ini selalu dalam keterpurukan, menyebabkan petani karet di Madina menjerit.

Menurut Saparuddin Haji, konstlasi persaingan ekspor karet di berbagai negara telah menyebabkan komoditi karet asal Indonesia mengalami keterpurukan harga. Termasuk di Mandailing Natal. Mengatasi itu, salah satu solusi yang dianggap pas adalah mengalihkan konsentrasi usaha petani karet ke tanaman kopi dengan tetap mempertahankan kebun karet yang ada.

Kopi menjadi ladang usaha petani disamping usaha kebun karet. Pilihan komoditas kopi itu mengingat komoditi kopi asal Mandailing merupakan komiditi primadona di pasaran dunia.

Dari sekitar 350.000 ton ekspor kopi Indonesia per tahun ke berbagai negara, sekitar 150.000 ton adalah atas nama kopi Mandailing atau Mandheling Coffee, meski kopi yang diekspor itu sebagian besar bukan kopi dari Mandailing, tetapi semacam inovasi kartel perdagangan kopi dunia. Sebab, produk biji kopi di Madina saat ini masih sekitar belasan ribu ton per tahun untuk kualitas ekspor.

Pangsa pasar kopi ini merupakan potensi dan peluang yang harus diraih, sehingga mampu menyelamatkan ekonomi petani karet dan petani lainnya dari keterpurukan dengan pendapatan tambahan dari kopi.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zubeir Lubis Dihunjuk Menjadi Wakil Ketua DPRD Madina

    Zubeir Lubis Dihunjuk Menjadi Wakil Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir. Zubeir Lubis dihunjuk untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina). Hunjukan itu ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengisi kursi wakil ketua DPRD Madina yang ditinggalkan Ja’far Sukhairi Nasution karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina di Pilkada 2015 yang lalu. “Kita telah menerima SK atas nama Ir.Zubeir […]

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • Proyek Pemkab Madina Dikhawatirkan  Tidak Selesai Tepat Waktu

    Proyek Pemkab Madina Dikhawatirkan Tidak Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 7 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa proyek Dinas Pekerjaan Umum Mandailng natal dikhawatirkan  tidak selesai pada tepat waktu. Utamanya proyek-proyek yang ditenderkan. Sebab, sampai pekan pertama Desember masih ada beberapa proyek yang belum dikerjakan. “Salah satunya pekerjaan Peningkatan Jalan Muara Sipongi-Huta Julu sepanjang sekitar 1.400 meter,” ujar  Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing, M.Suhairy Lubis,S.Fil kepada wartawan, […]

  • Wabup Tutup MQK Madina

    Wabup Tutup MQK Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) 2022 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mandailing Natal (Masina) Atika Azmi Utammi Nasution di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (20/10/2022). Atika mengatakan selama tiga hari mengikuti rangkaian kegiatan MQK tingkat Kabupaten Madina telah disaksikan bersama dengan penampilan seluruh peserta dengan seluruh […]

  • SDN 099 Proyek Batang Gadis Belum Direnovasi, Ini Tanggapan Ketua Komisi I DPRD Madina

    SDN 099 Proyek Batang Gadis Belum Direnovasi, Ini Tanggapan Ketua Komisi I DPRD Madina

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 099 Proyek Batang Gadis di Desa Sipapaga yang belum direnovasi pascakebakaran 2 tahun silam menuai perhatian masyarakat. Sekolah yang saat ini siswanya belajar di teras-teras rumah warga menjadi perbincangan setelah viral di media sosial. Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah Nasution turut angkat bicara. Legislator dari […]

  • Pemerintah Arab Saudi Tak Akan Pindahkan Makam Rasulullah

    Pemerintah Arab Saudi Tak Akan Pindahkan Makam Rasulullah

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, MAKKAH – Pihak Masjidi Al Haram dan An Nabawi akhirnya memberikan tanggapan mengenai kabar pemindahan makam Muhammad SAW. Menurut mereka, pemerintah Arab Saudi tak pernah memerintahkan hal itu. Al Arabiya melaporkan, Sabtu (6/9), jubir kepemimpinan umum untuk urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi, Ahmad Al Manshur membantah informasi tentang makam nabi […]

expand_less