Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

Sungai Meluap, Ratusan Rumah Terendam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
  • print Cetak

SUMUT, (MO)- Ratusan rumah terendam dan jembatan ambruk akibat banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumut, Sabtu (22/9). Di Tebingtinggi, 120 rumah di dua kelurahan, tepatnya Kelurahan Bandar Utama dan Kelurahan Badak Bejuang, Kota Tebingtinggi, terendam banjir kiriman Sungai Padang.
MAIN AIR: Anak-anak Lingkungan I, Kelurahan Bandar Utama, Tebingtinggi bermain air, kemarin.//sopian/sumut pos

MAIN AIR: Anak-anak di Lingkungan I, Kelurahan Bandar Utama, Tebingtinggi bermain air, kemarin.//sopian/sumut pos

Sedangkan di Siantar, akibat meluapnya Sungai Bah Kapul, Jumat (21/9) malam, lima rumah terendam dengan ketinggian air satu meter. Bahkan, jembatan di Perumahan BTN, Kelurahan Bah Kapul, ambruk diterjang air.
Di Huta Sidodadi, Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar, 10 rumah juga terendam banjir, Jumat (21/9) pukul 22.00 WIB, warga pun mengungsi.

Menurut Tiarno (47) warga Huta Sidodadi, mengatakan, kajadian banjir dikampung itu terjadi sudah tiga kali. Pertama Desember 2011, kemudian Juni 2012 dan terakhir Jumat malam kemarin. Banjir yang terjadi pada Desember dan Juni itu diakibatkan tembok sungai jebol sehingga debit air yang mengalir di aliran Sungai Bah Lian meluap. Namun banjir kali ini, dipastikan karena buangan air dari Sungai Andarasi dialirkan melalui Bah Lian.
“Banjir ini terjadi karena Bah Lian tak mampu menampung debit air yang dialirkan dari Sungai Andarasi,” katanya.

Tak berapa lama, sewaktu warga masih sibuk membersihkan sisa-sisa banjir, Camat Siantar Sabmenta JK Pasaribu dan beberapa personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun tiba di lokasi guna meninjau kondisi warga yang terkena banjir.

Pangulu Dolok Hataran Suardi menyebutkan, tadi malam sesampainya di jembatan besar Nagori Dolok Hataran, Suardi mengaku melihat ketinggitan air hampir mencapai lantai jembatan. Melihat kondisi tersebut ia langsung menuju lokasi Huta Sidodadi guna mencek situasi air disana.

Ternyata benar, malam itu sekitar pukul 00.30 WIB warga terlihat sudah panik karena rumahnya terendam banjir. Kejadian berlangsung hingga dini hari sekira pukul 03.00 WIB, dan terlihat mulai surut ketika jelang azan Subuh.(mag-3/ral/mag-4/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usut Sumber Duit Amrin Tambunan

    Usut Sumber Duit Amrin Tambunan

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terdakwa korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2005 senilai Rp 1,5 miliar lebih, Amrin Tambunan, mengembalikan uang sebesar Rp 1,5 M. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia mendesak sumber duit Amrin Tambunan diusut. Penegasan ini disampaikan Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sumatera Utara (PKC PMII Sumut) Darwin Sipahutar melalui […]

  • Rusuh Torgamba, Bisul Lama yang Meledak

    Rusuh Torgamba, Bisul Lama yang Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Perseteruan antara warga Desa Sei Meranti, kecamatan Torgamba Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara dengan pihak PT SBI sudah berlangsung lama. Bahkan, catatan yang ada pada wartawan, warga setempat juga pernah ditangkap tim Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC). Aksi itu digelar sekaitan dugaan terjadinya perambahan hutan tanaman industri (HTI) di kawasan hutan Desa Bagan […]

  • Wabub Lantik 12 Eselon 3 Dan 4

    Wabub Lantik 12 Eselon 3 Dan 4

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Isu Mutasi yang selama ini berkembang di lingkungan Pemkab Madina akhirnya benar-benar terwujud. Kamis (22/9) Wakil Bupati (wabup) Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melantik 12 pejabat eselon 3 dan 4. Adapun ke-12 pejabat yang dilantik di Aula Sekretariat Komplek perkantoran Paya Loting Pemkab Madina ini adalah, drg Bidasari menjadi Direktur RSU Panyabungan menggantikan drg Ismail […]

  • Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Reino Arild Pedersen, merupakan imam pertama pengisi khotbah Jumat di Denmark. Ia lebih terkenal dengan nama Abdul Wahid Pedersen, namanya setelah berislam. Siapa sangka, sang imam yang pengetahuan keislamannya luas itu merupakan seoran mualaf. Hingga mengenal Islam, perjalanannya pun tak singkat. Ia menempuh banyak perjalanan hingga mendapat manisnya hidayah. Perjalanannya dimulai saat usianya masih 16 […]

  • Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Camat dan kepala desa memiliki peran besar dalam penanggulangan pandemi covid-19. Oleh karena itu, para camat dan kepala desa diharapkan meningkatkan upaya-upaya edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang covid-19 dan vaksinasi. Itu ditekankan Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution di acara Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19, Senin (20/9/2021) […]

  • Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Seekor harimau terjerat perangkap babi hutan. Itu terjadi di Desa Batu Madinding Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tali jerat itu dipasang petani untuk menangkap hama babi yang sering merusak tanaman kebun. Panogu, pemilik perangkap terperangah melihat perangkapnya sudah menjerat seekor harimau, Kamis (26/11). Belum diketahui pasti umur dan […]

expand_less