Sabtu, 21 Mar 2026
light_mode

SKPD Pemkab Madina Dirampingkan Jadi 12

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2010
  • print Cetak

Panyabungan,

Reformasi birokrasi terus digulirkan Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara. Rancangan peraturan daerah (Rapnerda) tentang penciutan jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama rancangan peraturan tentang retribusi daerah diajukan pada rapat paripurna DPRD Madina, Kamis (11/11/2010).

Jumlah dinas daerah yang selama ini 18 unit akan dikurangi menjadi 12 unit saja dengan cara menggabungkan dinas-dinas yang sejenis secara fungsi. Kebijakan ini tetap berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Organisasi Perangkat Daerah.

Bupati dalam nota pengantar ranperda itu menyatakan penciutan jumlah SKPD ini berdampak pada penghematan belanja sekitar Rp 6,5 miliar per tahun dari sisi tunjangan jabatan struktural. Penghematan itu belum termasuk dari sisi pembiayaan dan belanja kantor.

Beberapa dinas yang digabung meliputi penggabungan Dinas Kependudukan Catatan Sipil, Dinas Kesejahteraan Sosial, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi menjadi satu. Dinas Pekerjaan Umum digabung dengan Dinas Cipta Karya. Kemudian Dinas Perindustrian Perdagangan Penanaman Modal, Dinas Koperasi UKM dan Dinas Pasar menjadi satu.

Selanjutnya Dinas Pemuda Olah Raga digabung dengan Dinas Pariwisata Seni Budaya. Dinas Pertanian digabung dengan Dinas Peternakan. Sementara itu, Dinas Pertambangan Energi dibentuk setelah selama ini hanya berposisi sebagai sub dinas di Dinas Pekerjaan Umum. Lalu, perubahan nomenklatur dan penambahan fungsi pada Dinas Perhubungan sehingga menjadi Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi.

Sementara itu, jumlah Asisten di sekretariat daerah yang selama ini berjumlah 4 Asisten menjadi 3. Yakni Asisten Tata Praja, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan, Asisten Administrasi. Asisten Pembinaan Hukum dan Sosial dihapus.

Masih di sekretariat daerah, jumlah Bagian yang selama ini berjumlah 10 unit dikurangi menjadi 7 unit. Bagian Pemerintahan Umum dan Bagian Pemerintahan Desa digabung jadi satu. Bagian Hukum dan Bagian Organisasi digabung jadi satu. Bagian Humas, Sandi dan Telekomunikasi menjadi satu.

Secara umum, ada 14 ranperda yang diajukan Pj Bupati Madina dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Kahytami Daulay tersebut. Ke-14 ranperda itu terbagi dalam 4 bagian, yakni ranperda tentang organisasi perangkat daerah, renperda tentang pembentukan desa-desa baru hasil pemekaran desa, perubahan status desa menjadi kelurahan dan penghapusan kelurahan, ranperda tentang pajak dan retribusi daerah, ranperda tentang penetapan dan pengaturan lainnya seperti pembentukan Perusahaan Tirta Madina. (BS-026)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irwan Daulay dan Percepatan Pembanguna Ekonomi Madina

    Irwan Daulay dan Percepatan Pembanguna Ekonomi Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Kabupaten Mandailing Natal adalah daerah yang sebenarnya memiliki kekayaan alam yang luar biasa jika dikelola dengan baik serta dengan visi jauh ke depan. Untuk itu, pembangunan ekonomi Madina harus dibangkitkan yang diwujudkan melaui pendirian institusi-institusi ekonomi melibatkan seluruh kalangan. Bahwa institusi-institusi politik biarkan berjalan mencari jalannya, tetapi institusi-institusi ekonomi harus mampu menjadi gerbong […]

  • Dinstan Madina Aktifkan Pos Pengawasan Hewan

    Dinstan Madina Aktifkan Pos Pengawasan Hewan

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung   Panyabungan (MO)- Buntut mewabahnya virus Avian Influenza (AI) atau flu burung di Padang Sidimpuan, Dinas Pertanian Kabupaten Madina mengatifkan kembali pos pengawasan hewan ternak unggas di perbatasan Madina-Tapsel. Perbatasan Madina-Sumbar juga turut diaktifkan. Ini dilakukan dalam upaya pencegahan penularan virus flu burung merebak ke Kabupaten Mandailing Natal. Selain […]

  • Wadow!!! Kapolsek Medan Kota Kok Marah-marah

    Wadow!!! Kapolsek Medan Kota Kok Marah-marah

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN KOTA – Kapolsekta Medan Kota AKP M Sandi S, marah-marah ketika mau di komfirmasi Tribun kemarin, Selasa (30/11) terkait kelanjutan perkara pembocoran rahasia perusahaan yang dilaporkan Gunawan seorang Maneger Valas PT Milenium Penata cabang Multatuli beberpa waktu yang lalu. Sebelumnya berdasarkan informasi Ali adik Gunawan kepada Tribun, abangnya telah melaporkan mengenai pembocoran rahasia perusahaan […]

  • Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syaiful Syafri mengharapkan agar para kepala sekolah (kepsek) dapat mempergunakan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, siswa dan sekolah dapat merasakan manfaatnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. “Total dana BOS yang disalurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.577.280.830.- Namun, dananya dibagi dalam empat […]

  • PNS Jakarta Diberi Jatah 9 Hari Libur Lebaran

    PNS Jakarta Diberi Jatah 9 Hari Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Itu merupakan jumlah keseluruhan libur tanggal merah, cuti bersama, dan akhir pekan. Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada lebaran tahun ini akan mendapat jatah libur selama sembilan hari. Pemprov memutuskan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah yakni pada 29 Agustus, 1 dan 2 September 2011. Bila ditambah dengan libur […]

  • Warga Adukan Kades Aek Banir ke Inspektorat

    Warga Adukan Kades Aek Banir ke Inspektorat

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Kepala Desa Aek Banir Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diadukan warga ke Inspektorat Madina, Jumat (24/7/2020). Ada 4 poin dugaan korupsi dalam surat pengaduan yang ditandatangani Badan Perwakilan Desa (BPD) dan puluhan warga tersebut, yakni di bidang bangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, BUMDes dan dugaan pungli. Pada bangunan fisik disebutkan rabat beton […]

expand_less