Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Harga Buah Impor Naik Sekitar 30 Persen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Jan 2013
  • print Cetak

pedagang buah230113PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa minggu terakhir, harga buah- buahan impor di pasar trandisional Kabupaten Mandailing Natal menglami lonjakan harga 30 persen.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh kebijakan pemerintah mengurangi impor buah dari luar negeri. “Kebijakan tersebut ditambah lagi pengurangan muatan pada setiap pengakutan, berdampak terhadap pembelian kita pada toke-toke buah di Medan,” pedagang buah Rusdi (40) di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (22/1).

“Harga yang naik semisal untuk buah impor, Apel. Biasanya kita membeli 430.000 rupiah per kotak, naik menjadi 530.000 rupiah per kotaknya. Jika kita rata-ratakan naik sekitar 5.000 rupiah per kg dalam penjualan kita,” jelasnya.

Lonjakan harga juga merembet terhadap buah-buahan lokal. Lonjakannya sekitar 10 persen. Akibatnya banyak pedagang buah mengeluh, karena berdampak pada penurunan omzet penjualan mereka setiap harinya.

Rusdi menambahkan, penuran omzet penjualan sangat dirasakan. Sebelum terjadi kenaikan, omzet penjualannya antara 1,5 hingga 2 juta rupiah setiap harinya. Kini malah dibawah 1 juta rupiah per hari.

“Kami berharap agar harga ditingkat toke kembali normal, sehingga kita bisa menurunkan harga penjualan, ujungnya tentu untuk menormalkan tingkat penjualan kita,” harap Rusdi.

Konsumen Mengeluh
Sementara itu, kenaikan harga buah di Panyabungan juga dikeluhkan konsumen. Kenaikan itu menyebabkan mereka mengurangi durasi pembelian buah.

Adelina Nasution, seorang pelanggan buah mengakui terpaksa mengurangi konsumsi buah-buahan akibat naiknya harga buah.

“Saya memang mengurangi volume pembelian untuk buah-buahan, karena naik harga. Tetapi jika harga kembali normal sayapun nantinya akan membeli buah seperti biasanya,” katanya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Perikanan Madina Takbisa Diunggulkan, Sejak 2020 Kebutuhan Ikan Mas Dipasok Dari Sumbar

    Dinas Perikanan Madina Takbisa Diunggulkan, Sejak 2020 Kebutuhan Ikan Mas Dipasok Dari Sumbar

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Kebutuhan ikan mas di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata masih dipasok dari daerah Sumatera Barat meski Kabupaten ini telah banyak mengeluarkan anggaran APBD untuk peningkatan produksi ikan mas. Dari hasil penelusuran  bahwa pasokan ikan mas ke Madina masih berasal dari daerah Rao, Pasaman Barat, Sumatera Barat, sejak tahun 2020 Meskipun […]

  • 4 Langkah yang Bisa Jadi Solusi Kemenhan Atasi Persoalan Alutsista

    4 Langkah yang Bisa Jadi Solusi Kemenhan Atasi Persoalan Alutsista

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Jakarta – Kecelakaan pesawat Hercules C-130 di Medan Sumatera Utara membuat publik bertanya-tanya, seperti apa kondisi alutsista yang dimiliki oleh TNI Indonesia. Kementerian Pertahanan pun ikut diminta untuk segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada alutsista milik bangsa ini. “Ada 4 langkah utama Kemenhan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Yang pertama melakukan […]

  • Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (1)

    Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (1)

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEREKA HENDAK MENGGANTI BAHASA KAMI (Liputan Rizki Lesus, wartawan Alhikmah, tim Jurnalis Islam Bersatu dalam Road4Peace, Ahad 17 November 2013) “Drr…drr…drr..” desing Helikopter hilir mudik menggantung di langit Yala, Thailand. Malam itu, di atas Mesjid Besar Darul Muhajirin, di jantung kota, suaranya berderu kencang. Kelap-kelip merah berputar-putar di atas kota Yala. Entah tak tahu mengapa […]

  • Sungai Batang Gadis Mengamuk, Jalan Menuju Rambin Muara Siambak Putus

    Sungai Batang Gadis Mengamuk, Jalan Menuju Rambin Muara Siambak Putus

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis meluap, Jum’at (22/5) menyebabkan satu unit titi gantung di titik Desa Muara Siambak, Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) rusak berat. Terjangan arus sungai juga menghanyutkan memutuskan badan jalan menuju titi gantung sepanjang tiga meter. Pantauan wartawan, jalan menuju titi gantung berubah menjadi aliran sungai. Sedangkan bagian tiang yang […]

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (1)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (1)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Rencana untuk menyelenggarakan Musyawarah Pelestarian Adat dan Budaya Mandailing ternyata disikapi secara berbeda. Berbagai diskursus berkembang menyangkut otoritas penyelenggara. Tapi lebih parah lagi, adanya sikap sebagian pihak pemangku adat yang mengklaim diri sebagai pemilik legalitas segala yang berbau adat dan budaya Mandailing Natal. Berbagai persoalan itu idealnya dipatronkan kepada […]

  • Lahan BUMD di Madina Diduga Dikuasai Mafia Tambang. Pengamat Desak Gubsu Bertindak

    Lahan BUMD di Madina Diduga Dikuasai Mafia Tambang. Pengamat Desak Gubsu Bertindak

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ||Mandailing Online-  Dugaan penguasaan lahan milik PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) oleh aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Patiluban, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, menuai sorotan. Pengamat hukum dan sosial Zakaria Rambe mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution turun tangan. Menurutnya, ketegasan kepala daerah diperlukan agar aset BUMD Sumut tidak menjadi korban […]

expand_less