Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Sakit, Kejati Sumut Batal Periksa Sekda Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Feb 2012
  • print Cetak

Medan, Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan oleh Pemko Padang Sidimpuan Tahun 2007 yang diduga melibatkan mantan Kabag Tapem M Daud Batubara yang sekarang menjabat Sekretaris Daerah Mandailing Natal (Sekda Madina), hingga kini masih bergulir di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut).

Daud yang kembali dipanggil Kejati Sumut, Selasa (31/01/2012), tidak memenuhi pemanggilan. Menurut Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Sumut Jufri Nasution SH, Daud tidak memenuhi panggilan karena sakit dan menjalani perawatan di RSU Panyabungan, Madina.

“Dia (Daud) tidak jadi kita periksa, sebab menurut surat sakit yang dikeluarkan RSU Panyabungan, Daud saat ini sedang sakit hingga harus menjalani perawatan,” ujar Jufri yang enggan menjelaskan penyakit Daud.

Ditanya sejauhmana perkembangan kasus tersebut, Jufri mengatakan, masih dalam tahap penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan,” terang Jufri sembari mengatakan indikasi dugaan korupsi belum bisa didimpulkan dan masih didalami.

Disoal mengenai besar kerugian negara yang sudah terdekteksi Kejati, lagi-lagi Jufri mengatakan pihaknya sedang berusaha untuk mencari serta mengumpulkan bukti-bukti awal dan mempelajarinya.

Apakah sudah ada rekanan atau pejabat terkait yang juga diperiksa dalam pengadaan tanah kuburan tersebut, Jufri mengatakan sudah. Namun Jufri enggan menyebutkan satu persatu nama yang sudah diperiksa tersebut.

“Banyak yang sudah kita periksa, kita sudah lari maraton untuk segera menyelesaikan kasus ini dan macari indikasi kerugian materilnya,” pungkas Jufri.

Sebelumnya Sekda Madina M Daud Batubara sudah pernah diperiksa beberapa kali di Kejati Sumut terkait indikasi korupsi pengadaan lahan kuburan di Pemko Padang Sidimpuan.

Kasi Penkum/Humas Kejati Sumut Marcos Simaremare SH MH yang dikonfirmasi wartawan terkait pemeriksaan Daud sebelumnya mengatakan hanya klarifikaskasi dan permintaan keterangan mengenai pengadaan tanah kuburan. “Ya benar, Sekda Madina kita periksa. Tapi hanya klarifikasi dan masih tahap penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah kuburan Tahun 2007,” ucap Marcos

Belum diketahui pasti berapa besar kerugian negara akibat pengadaan lahan pemakaman umum ini. Marcos yang dikonfirmasi terkait kerugian negara yang disebabkan kasus tersebut, juga belum memberi tangapan lantaran masih dalam penyelidikan.

Disebut-sebut kasus pengadaan tanah kuburan oleh Pemko Padang Sidimpuan itu ditambah bantuan Desa/Kelurahan sudah merugikan negara hingga Rp4,9 miliar yang bersumber dari APBD Padang Sidimpuan 2007.

Sebelumnya lagi, kasus ini juga memicu raksi keras dari berbagai elemen masyarakat termasuk Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara (LPPN) RI Syaifuddin Lubis, yang mengatakan akan terus mendukung dan mengikuti perkembangan kasus yang telah mempermalukan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal itu.

Disamping itu, Iswandi Batubara, selaku Ketua Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara juga berharap Kejati Sumut segera menetapkan tersangka dalam pengadaan tanah kuburan tersebut dan meminta kasus yang merugikan negara miliaran rupiah itu segera diselesaikan bukan memetieskannya. (BS-021.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara menyerahkan buku LKPj Tahun Anggaran 2010 kepada Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari di Ruang Rapat Paripurna DPRD Madina, Panyabungan, Jumat (29/04/2011). (Ist) Sumber ; Beritasumut

  • Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution kembali membawa warga berobat ke rumah sakit usai melaksanakan penyantunan. Kali ini di Kecamatan Hutabargot, Jumat (20/10/2024). Cerita bermula saat Atika bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Muslimat NU kecamatan itu. Di sela-sela dialog, salah satunya menyampaikan bahwa di […]

  • Tambang Emas Ilegal Pake Alat Berat Mulai Rambah Hutan di Siulangaling

    Tambang Emas Ilegal Pake Alat Berat Mulai Rambah Hutan di Siulangaling

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online )– Sebanyak enam unit excavator setiap hari beroperasi menambang emas secara ilegal di daerah Sungai Lolo Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang menyebabkan sungai dan air bersih ke empat desa di kecamatan itu jadi keruh. Dikutip dari lama berita StartNews Selama tiga […]

  • Dana Desa Tambangan Pasoman Disorot Warga

    Dana Desa Tambangan Pasoman Disorot Warga

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus demi kasus Dana Desa sepertinya tiada henti mencuat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Warga Desa Tambangan Pasoman, Kecamatan Tambangan, Madina menyampaikan kegelisahan kepada Mandailing Online, Senin (17/9/2018) terkait pelaksnaan Dana Desa di desa itu. Hanya saja, mereka meminta identitasnya tak ditulis. Warga menyatakan bahwa pengaduan telah dikirim kepada Polres Madina […]

  • Rakyat Diminta Tabayyun Saat Penista Agama Makin Tumbuh Berkembang

    Rakyat Diminta Tabayyun Saat Penista Agama Makin Tumbuh Berkembang

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nonny Handayani Ibu Peduli Generasi Politikus Kapitra Ampera meminta pihak yang melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri segera mencabut laporannya. Ferdinand Hutahaean sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh DPP KNPI karena cuitan di Twitter yang diduga bermuatan ujaran kebencian mengandung unsur SARA. (jpnn.com,10/01/2021) Bahkan Menag Gus Yaqut pun mendadak membela Ferdinand Hutahaean. Menag […]

  • Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    Kasat Reskrim Madina Bantah Pemanggilan Pengusaha Galundung dan Tong

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): maraknya kabar bahwa pengusaha gelundung dan tong dipanggil unit Reskrim Polres Madina membuat para pengusaha kuwatir. Maraknya Penambangan Tanpa Izin di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memang menjadi berkah bagi para pengusaha Glundung dan Tong yang merupakan usaha kecil untuk pemisah bijih emas. Salah seorang pengusaha Glundung di Hutabargot yang enggan […]

expand_less