Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

JK Masuk Daftar Dermawan di Asia Pasifik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Majalah bisnis terkemuka, Forbes, kembali melansir daftar 48 orang paling dermawan di Asia Pasifik. Dari Indonesia muncul empat nama pengusaha dermawan, salah satunya adalah Jusuf Kalla yang juga adalah Ketua Forum CAPDI Asia Tenggara.

Forbes mengambil 12 negara besar di Asia Pasifik dan setiap negara muncul empat nama. Dari Indonesia diwakili oleh empat nama, yaitu Anne Avantie (49) desainer, Irwan Hidayat (66) pemilik Sido Muncul group, Jusuf Kalla (Ketua Umum PMI), dan Tahir (61) pemilik Mayapada Group.

Dari empat nama tersebut, dipilih satu nama untuk mewakili negaranya, dan terpilih Jusuf Kalla. Berikut daftar orang-orang paling bermurah hati di Asia Pasifik seperti dikutip dari Forbes, Kamis 30 Mei 2013:

“Mantan wakil presiden Indonesia dan ketua Palang Merah Indonesia dinilai aktif meningkatkan cadangan kantong darah di Indonesia untuk pasien rumah sakit dan korban bencana alam,” terang Husain Abdullah, Media Centre JK, Kamis 30 Mei.

Husain menambahkan melalui Kalla Foundation, JK menyumbang USD1,3 juta tahun lalu untuk menggratiskan biaya sekolah bagi anak-anak miskin di wilayah Bone. Ia juga memerintahkan 20 persen keuntungan perusahaan listriknya untuk disumbangkan melalui yayasan.

Husain juga menuturkan, tak mengetahui persis seperti apa penilai Majalah Forbes sehingga menempatkan JK dalam daftar 12 besar. Namun ia memastikan, majalah yang terbit di beberapa kawasan benua itu memiliki riset mendalam sebelum menerbitkan daftar nama. “Forbes juga rutin menerbitkan daftar orang-orang kaya di dunia dan itu menjadi acuan bagi pasar modal dunia dan pelaku pasar,” bebernya.

Dalam daftar yang dilansir ke beberapa media online, JK disejajarkan bersama Graham Tuckwell (Australia), Founder ETF Securities. Pendiri ETF Securities ini mendonasikan US$50 juta untuk Canberra”s Australian National University pada Februari silam. Ini merupakan sumbangan terbesar orang Australia untuk universitas. Sumbangan ini untuk mendanai beasiswa program sarjana untuk meningkatkan kualitas hidup warga Australia.

Dalam daftar juga ada miliuner China Zhang Xin pendiri, Co-Founder dan CEO Soho China. Zhang Xin membentuk Soho China Foundation bersama suaminya yang juga pengembang-arsitek, Pan Shiyi, pada 2006. Yayasannya fokus untuk menangani masyarakat miskin di China bagian barat dengan membangun toilet bersih, beasiswa kuliah untuk perempuan, dan pendidikan anak usia dini. Zhang telah membantu 61 ribu siswa sejak 2008. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Retribusi pasar di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 dinilai tidak capaib target. Dari laporan realisai, data yang diperoleh dari 35 pasar yang ada di Kabupaten ini tercatat semua pasar tidak mencapai target. Pasar di Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten contohnya, target capaian pemerintah untuk retribusi pasar senilai Rp. 336.896.000. Yang […]

  • Meramal Cuaca, Bolehkah?

    Meramal Cuaca, Bolehkah?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prediksi cuaca bisa salah dan benar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan manfaat yang tak sedikit bagi umat manusia. Kemudahan demi kemudahan pun diperoleh berkat inovasi-inovasi mutakhir. Tak terkecuali terkait prediksi cuaca suatu kawasan untuk keesokan hari. Seperti apakah cuaca besok kini bisa mudah diketahui lewat prakiraan tersebut. Entah hujan, berawan, cerah, mendung, dan lain […]

  • Pasca Terbitnya Hak Paten Kopi Mandailing :  Penguatan Petani dan Negosiasi Mandheling Coffee (Bagian 2)

    Pasca Terbitnya Hak Paten Kopi Mandailing : Penguatan Petani dan Negosiasi Mandheling Coffee (Bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hak Paten untuk Kopi Mandailing telah diterbitkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM. Namanya Hak Paten Indikasi Geografis Kopi Arabika Sumatera Mandailing. Itu artinya, eksportir dari Indonesia dan produsen bubuk kopi di seluruh dunia yang memasang Mandheling Coffee sebagai nomenklatur labelnya tak dibolehkan lagi kecuali atas seizin dari Mandailing Natal. Perkembangan itu tentu memiliki […]

  • Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akhirnya angkat bicara soal pemberian “tiket” kepada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Solo yang disebut-sebut bagian dari dinasti politik. Pencalonan Gibran telah melalui proses politik elektoral sejak di internal PDI Perjuangan dan […]

  • Warga Protes Aktifitas Tambang Emas Ilegal. Bupati Madina Diminta Nonaktifkan Kades yang Terlibat Ilegal

    Warga Protes Aktifitas Tambang Emas Ilegal. Bupati Madina Diminta Nonaktifkan Kades yang Terlibat Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): sejumlah warga desa jambur tarutung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal mendatangi lokasi aktifitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat jenis excavator. Warga itu hendak protes kepada pelaku tambang karena aktifitas kegiatan pengerukan material sudah hampir mendekati pondasi Masjid Al Muhtadhin yang memang tepat berada dibagian belakang masjid. ” warga […]

  • Omnibus Law Hancurkan Izin Lingkungan Hidup

    Omnibus Law Hancurkan Izin Lingkungan Hidup

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Khadijah Sihombing Tinggal di Barus, Tapanuli Tengah   Beberapa pekan lalu kita dikejutkan dengan pengesahan RUU Omnibus Law. Walaupun seluruh rakyat menolak pengesahan UU ini namun embahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja tetap dikebut dan telah sah menjadi undang-undang dalam sidang paripurna parlemen kemarin, Senin (5/10). (katadata.co.id) Pasal-pasal yang bermunculan […]

expand_less