Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Menanggapi ungkapan dari beberapa media yang memberitakan Mahfud MD mengancam balik Irwan H Daulay. Dalam berita tersebut Mahfud MD mengatakan, mengaku siap memidanakan Irwan H Daulay dengan tuduhan pencemaran nama baik, kalau tidak, saya lakukan langkah hukum, silahkan Pak Irwan H Daulay laporkan saya.

Ditanggapi Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Irwan H. Daulay mengatakan, seharunya Mahfud MD tanggapi pertanyaan-pertanyaan wartawan dengan rasional (kepala dingin) jangan emosional semata, kan malu dengan di tanya wartawan seperti itu, dijawab dengan emosional, seharusnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bisa berpikir secara rasional jangan terjebak dengan pertanyaan-pertanyaan wartawan, dikatakan Irwan ketika dihubungi melalui telephone selulernya. Senin (7/10/2013)

Dia menambahkan dalam pesan BlackBerrynya , anak Medan tidak boleh takut, sepanjang berkata dan bertindak benar, sebelumnya Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) pernah melaporkan ke email KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tentang dugaan suap dan sengketa pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Mandailing Natal (Madina) pada MK di kepemimpinan bapak Mahfud MD, karena pada waktu Pemilukada Madina, salah satu pasangan calon terbukti melakukan politik uang, sementara sehari sebelumnya putusan pilkada Madina yang juga membuktikan terjadinya politik uang oleh pasangan calon hanya menghukum KPUD Madina untuk menggelar pemungutan suara ulang tanpa dibarengi sangsi diskualifikasi.

“Sekitar jam 11.00 wib tadi pagi, kami Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) melaporkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tetang dugaan kecurangan tesebut yang ditujukan ke Ketua KPK, kami kirimkan secara langsung di kantor KPK Jakarta, dengan nomor surat : 90/sek-DPP IMA MADINA/B/X/2013,” ungkap Irwan H Daulay, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi Ima Madina

Ketika disinggung wartawan mengenai rumor, apakah ada tokoh Madina yang melobi Mahfud MD agar tidak mendiskualifikasi calon bupati yang dikatakan menggunakan politik uang dan tanggapan yang diucapkan Mahfud MD kalau dirinya korupsi siap di potong tangan dan leher.

Irwan H Daulay, mengatakan masih sensitif dibicarakan masalah tersebut. “Kami masih fokus dikejanggalan putusan yang bermuara pada dugaan suap, masalah itu masih rahasia, jangan kesana dulu nanti hilang substansinya, sementara itu mengenai masalah potong tangan dan leher yang diucapkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tentang potong jari, serta Anas siap digantung di Monas, itu semua tidak ada diundang-undang, kalau terbukti melanggar hukum biarkan hukum yang memprosesnya, penting jangan terlalu sesumbar,”paparnya.(tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – “Diantara semua balon yang kini diperbincangkan publik saya berkeyakinan bahwa balon yang paling siap dari berbagai sisi adalah pasangan Sofwat – Beir”. Itu ungkapan Zulkifli Lubis, perantau Mandailing di Jakarta yang lama berkecimpung di dunia jurnalis, saat bincang-bincang dengan Mandailing Online via WhatsApp, Kamis (11/6/2020). “Dan sangat wajar partai politik patut […]

  • Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terkait persoalan pemasangan pipa limbah sisa proses ke Sungai Batangtoru, Tim Advance sepakat dibentuk untuk menuntaskan permasalahan antara warga dan PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel). Demikian salah satu hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Propinsi Sumut yang dipimpin Plt Gubsu […]

  • Acara Penyerahan SK 196 CPNS Pemkab Tapsel

    Acara Penyerahan SK 196 CPNS Pemkab Tapsel

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jadilah Aparatur Berbakti SIDIMPUAN- Sebanyak 196 CPNS Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) formasi 2010 menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, Jumat (6/5). Bupati menyampaikan, sebagai aparatur penyelenggara negara, CPNS penerima SK jangan menjadi PNS untuk mencari status ataupun gagah-gagahan, tapi jadilah aparatur yang berbakti untuk memberhasilkan pembangunan nasional. Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu menyampaikan harapan masyarakat […]

  • Ridwan Rangkuti: Para Pembisik Supaya Jangan Menyesatkan Bupati

    Ridwan Rangkuti: Para Pembisik Supaya Jangan Menyesatkan Bupati

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti SH.MH, Jum’at (14/11/2014) menghimbau orang-orang yang ada dilingkaran bupati Madina supaya tidak membisikkan data-data sesat agar kebijakan bupati Madina Dahlan Hasan tidak sesat. Itu dikatakannya menjawab wartawan terkait keluarnya surat keputusan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution yang membubarkan atau […]

  • Fraksi PHN Cuatkan Banyak Poin di Paripurna LPJ

    Fraksi PHN Cuatkan Banyak Poin di Paripurna LPJ

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) disarankan menyelesaikan status akses jalan ke lokasi tempat pembuangan akhir sampah di Desa Batang Gadis. Sebab, status jalan masih milik individu, atau belum milik pemerintah sehingga kerap terjadi komplain dari pemilik tanah kepada para supir truk pengangkut sampah. Saran itu disampaikan Fraksi Persatuan Hati Nurani DPRD Madina […]

  • Kades Jambur Baru Riswan Haedy Terjerat Pencemaran Nama Baik Dengan Warganya Berujung Damai

    Kades Jambur Baru Riswan Haedy Terjerat Pencemaran Nama Baik Dengan Warganya Berujung Damai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Riswan Haedy Kades Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal kembali menjadi sorotan. Setelah kasus perusakan aset daerah. Kini ia terjerat kasus pencemaran nama baik. Sesuai kronologis kejadian dari Polsek Batangnatal, bahwa Kades Riswan Haedy lewat media sosial chat WhatsApp menuding keluarga Erisandi Nasution pengedar narkoba. Kasus ini pun dilaporkan Erisandi Nasution ke […]

expand_less