Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


Kisaran, Pengguna dan pengedar narkoba, merupakan musuh negara serta menjadi beban sekaligus merusak kehidupan masa depan para generasi muda.

“Pengguna dan pengedar narkoba, musuh negara yang harus dibasmi”, ungkap Kapolres Asahan AKBP J. Didiek Dwi Priantono, SH pada saat pembukaan Pelatihan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada pengurus OSIS SLTA dan SLTP se Kabupaten Asahan, Senin (29/11) di aula Kamtibmas.

Kapolres menegaskan, juga mereka para pengedar dan pemakai, merupakan benalu yang merugikan semua pihak, termasuk pemakainya, apalgi yang dirusaknya generasi muda penerus bangsa.

“Saat ini kita tidak lagi perang angkat senjata, tapi perang terhadap keberadan Narkoba,” katanya.

Dalan acara dihadiri Wakil Bupati Asahan diwakili Asisten II Sugianto, SH Didiek dan juga Ketua BNK AKBP Zahara Pane, SH, Kapolres menilai, kegiatan P4GN sangat baik dan posistif bagi para remaja, khusunya para pelajar, karena berdasarkan data dari lembaga narkoba para pelajar merupakan target utama untuk dijadikan pemakai narkoba.

Paling Rentan

Pelajar paling rentan untuk penyalahgunaan narkoba, karena itu diharapkan para pelajar untuk tidak terpengaruh dan semoga melalui P4GN ini adik-adik pelajar memahami bahaya narkoba, sebut Didiek.

Bupati Asahan diwakili Asisten II Pemkab Asahan Sugianto mengatakan, persoalan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah menjadi persoalan yang krusial. Hasil survey Badan Narkotika Nasional (BNN), hampir semua generasi sudah menjadi pengguna, begitu juga dengan profesi atau pekerjaan yang juga rentan sebagai pengguna narkoba.

“Kita sangat khawatir terhadap para remaja dan pelajar, karena merekalah target utama pangsa pasar narkotika, bahkan dari data BNN, 90 persen korban narkoba remaja dan paling sangat menyedihkan pemakai narkoba ternyata sudah mencapai usia 12 hingga 13 tahun alias masih duduk di tingkat SD”, tandas Sugianto yang membuka acara pelatihan selama dua hari itu.

Menekan persoalan itu, ia menjelaskan sekolah mempunyai peran sangat penting dan strategis terhadap para pelajar tentang bahaya dan akibat penyalahgunaan narkotika melalui pelatihan, diskusi maupun talkshow.

“Mari kita ciptakan suasana lingkungan yang sehat serta membina hubungan yang harmonis antara semua warga sekolah dan ciptakan suasan belajar mengajar yang baik dan kondusif untuk perkembangan pelajar, hingga tidak sempat memikiri narkoba, ” terang Sugianto seraya berharap pelatihan P4GN dapat membantu dalam mengadvokasi dan kouseling terhadap persoalan narkoba.

Kepala BNNK Asahan, AKBP Zahara saat dikofirmasi mengatakan, kegiatan P4GN akan digelar selama dua hari dan diisi beberapa pemateri di antaranya Mayor AL, Deny, Kompol Tuty Herawati, dr Sitti Juhana Dwidarti, AKP Napsanto dan narasumber lainya.

” Selain saya sebagai pengisi materi, ada beberapa narasumber lainnya, setiap pemateri akan memaparkan dari bidangnya masing-masing, seperti bidang hukum, bidang pendidikan serta bidang medis”, ujar Zahara. (aln)
Sumber: Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 278 Mahasiswa STAIBR Ikuti Opak

    278 Mahasiswa STAIBR Ikuti Opak

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) -Sebanyak 278 mahasiswa/i Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barumun Raya, Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengikuti Orientasi Pengenalan Kampus (Opak) Tahun Akademik (TA) 2012. Rinciannya, 128 mahasiswa dan 150 mahasiswi untuk dua Program Studi (Prodi) yakni Perbankan Syariah dan Ahwal Al-Sakhshiyah. Diutarakan Ketua STAIBR, Drs H M Syafaruddin Hasibuan MA, OPAK ini bertujuan untuk […]

  • Penduduk Madina Rata-rata Tamatan SMP

    Penduduk Madina Rata-rata Tamatan SMP

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rata-rata tingkat pendidikan penduduk Mandailing Natal (Madina) masih SMP. Sementara dari sisi IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Madina masih rendah, yakni peringkat 28 dari 34 jumlah total kabupaten/kota di Sumatera Utara. Itu diungkap Ketua Dewan Pendidikan Madina (DPM), Muswaruddin Daulay di acara tausiah kepada para kepala sekolah se-Madina di halaman Dinas Pendidikan […]

  • Harga Gula Pasir Memanis, Disperindag Madina Akui Kenaikan Masih Wajar

    Harga Gula Pasir Memanis, Disperindag Madina Akui Kenaikan Masih Wajar

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- di Mandailing Natal ( Madina ), harga gula pasir diam diam memanis, para pedagang dipusat pasar baru panyabungan mengaku tidak tau apa paktor penyebab kenaikan harga gula pasir ini. “,segala jenis gula pasir harganya naik, kalau ditanya kenapa harga naik, kami tidak tau, karena di Madina tidak ada distributor gula pasir […]

  • Komisi I DPRD Madina : Tak Mungkin Kadis Perhubungan Fokus Kerja Jika Tersangkut Kasus Korupsi

    Komisi I DPRD Madina : Tak Mungkin Kadis Perhubungan Fokus Kerja Jika Tersangkut Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Madina Harlan Batubara harusnya dibebaskan dari jabatan agar dia fokus menjalani kasus hukumnya. Sebab, Kepala Dinas Perhubungan Madina Harlan Batubara tidak akan mampu konsentrasi penuh menjalankan kepemimpinan di Dinas Perhubungan jika dia membagi konsentrasi terhadap proses hukum kasus korupsi yang membelitnya. Itu dikatakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten […]

  • Warga Hutapuli Tolak PT Sorikmas Mining

    Warga Hutapuli Tolak PT Sorikmas Mining

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) Warga Hutapuli, Kecamatan Siabu, yang tergabung dalam Forpera menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dengan maksud menolak kehadiran PT Sorikmas Mining di desa mereka. Dalam surat yang ditandatangani 264 warga tersebut meminta 3 hal kepada Pemkab Madina. Pertama, hutan di wilayah Hutapuli tidak membutuhkan reboisasi dan rehabilitasi karena […]

  • Pemkab Madina Bentuk Tim Pemulihan Kerusakan Lingkungan

    Pemkab Madina Bentuk Tim Pemulihan Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membentuk Tim Pemulihan Lingkungan Hidup guna mengatasi kerusakan lingkungan hidup yang selama ini terjadi di kabupaten ini. Tim yang melibatkan semua stakeholder ini bertugas memulihkan lingkungan dan memberi sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Tim tersebut dibentuk dalam rapat yang digelar di Kantor Bupati […]

expand_less