Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online)- Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari mengaku tidak kaget mendengar adanya aksi spionase atau penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Indonesia.

Menurut dia, aksi spionase yang dilakukan pihak intelijen AS sudah lama terjadi di Indonesia. Bahkan, jatuhnya pemerintahan Soekarno itu merupakan hasil dari kerja intelijen asing.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam menanggapi pemberitaan di surat kabar Sydney Morning Herald yang terbit pada 29 Oktober 2013, tentang keberadaan dan penggunaan fasilitas penyadapan di Kedutaan Besar AS di Jakarta.

“Kami telah berbicara dengan kepala kedutaan AS di Jakarta untuk menuntut penjelasan resmi pemerintah AS atas pemberitaan yang dimaksud,” kata Marty.

Marty menuturkan, jika berita itu terkonfirmasi, maka tindakan tersebut bukan saja merupakan pelanggaran keamanan, melainkan juga pelanggaran serius norma serta etika diplomatik. Dan tentunya tidak selaras dengan semangat hubungan persahabatan antarnegara.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, Rabu (23/10) pekan lalu menelepon Presiden AS, Barack Obama guna meminta klarifikasi terkait informasi yang menyebutkan negara adidaya itu menyadap telepon seluler miliknya.

Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney mengatakan, Obama meyakinkan Merkel, AS tidak memonitor jalur komunikasi Merkel. “Jerman juga meminta penjelasan rinci dari praktek spionase yang dilakukan AS dengan segera,” kata Merkel melalui juru bicaranya.

Merkel juga menekankan, jika praktik dugaan spionase terbukti, maka itu benar-benar tindakan yang tidak dapat diterima dan layak mendapat kutukan keras.

“Di antara kawan dan mitra, seperti halnya Jerman dan AS yang telah memiliki hubungan erat selama beberapa dekade, tidak seharusnya ada penyadapan terhadap pimpinan pemerintah, hal tersebut merupakan tindakan yang menghilangkan rasa saling percaya, tindakan seperti itu harus segera dihentikan,” tegas Merkel.

Berita tentang penyadapan tersebut merebak ketika Menlu AS, John Kerry melakukan kunjungan ke Roma dan ditanyai sejumlah pertanyaan tentang aktivitas intelijen mereka terhadap negara-negara sekutu AS di Eropa.

Pertanyaan itu didasari pengungkapan mantan kontraktor intelijen AS, Edward Snowden, yang kini telah mendapat suaka sementara di Rusia. Presiden Prancis juga telah mendorong agar isu mata-mata AS agar dimasukkan dalam pokok bahasan saat pertemuan para pemimpin Eropa.

Harian Prancis, Le Monde sebelumnya melaporkan Dinas Keamanan Nasional AS (NSA) melakukan pengumpulan puluhan ribu data panggilan telepon di Prancis. Empat bulan lalu saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Berlin, Obama masih membela taktik antiterorisme yang dilakukan AS.

Ketika itu, dalam sebuah jumpa pers bersama Merkel, Obama menjelaskan bahwa Washington tidak akan memata-matai warganya.
(antara/republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebelum Akhir 2014, BUMN Ganti Dirut PLN

    Sebelum Akhir 2014, BUMN Ganti Dirut PLN

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal merombak jajaran direksi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal tersebut dilakukan lantaran masa jabatan para direksi PLN akan habis. "Semuanya sudah habis (masa jabatannya)," ujar Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik dan Perhubungan Kementerian BUMN, Dwijanti Tjahjaningsih di kantornya, Jakarta, Jumat (19/12) petang. Wanita yang kerap disapa […]

  • Perjalanan Ikan Jurung Keramat, Danau Siais Dan Aek Batangtoru

    Perjalanan Ikan Jurung Keramat, Danau Siais Dan Aek Batangtoru

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menyusuri Pedalaman Tapsel Ikan Jurung Keramat, Danau Siais, dan Aek Batang Toru Sebuah keajaiban bertahan selama hampir satu abad di desa Rianiate, Kecamatan Padangsidimpuan Barat, Tapanuli Selatan. Ribuan ikan jurung berukuran sampai 50 cm dengan berat mencapai 2 kg lebih, hidup liar dalam sebuah sungai kecil dan dangkal yang mengalir di belakang rumah penduduk. Bila […]

  • Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurasiah Lubis, S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Tapsel Cahaya menerangi kegelapan, penunjuk jalan di kala gelap. Kita sangat membutuhkan cahaya untuk melihat segala sesuatu, begitulah perumpamaan seorang guru bak pelita penerang di dalam gulita. Menurut Imam al~Ghazali Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. […]

  • Pelaksanaan Pilkades 2022 Dimajukan

    Pelaksanaan Pilkades 2022 Dimajukan

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gonjang-ganjing terkait jadwal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2022 terjawab sudah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mukhsin Nasution mengatakan sesuai hasil rapat dengan Forkopimda, Pilkades 2022 dipercepat satu hari. Dengan demikian, jadwal yang sebelumnya disepakati tanggal 20 Desember bergeser menjadi 19 Desember 2022. “Untuk jadwal Pilkades 2022 sesuai hasil […]

  • Anggota KUD Kuala Tunak Sepakati Kepengurusan Koperasi Dilanjutkan Pengurus Lama. Sakwan Lubis : Pihak Luar Jangan Berupaya Provokasi

    Anggota KUD Kuala Tunak Sepakati Kepengurusan Koperasi Dilanjutkan Pengurus Lama. Sakwan Lubis : Pihak Luar Jangan Berupaya Provokasi

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ndailing Online): Sesuai hasil rapat anggota tahunan ( RAT) Koperasi Kuala Tunak tahun 2024, pembahasan tentang akan berakhirnya masa jabatan pengurus dan pengawas sudah dilempar ke Forum Rapat Anggota. Hasil nya secara bulat anggota meminta pengurus saat ini untuk melanjutkan kepengurusan kedepan masa tugas 2025-2027. Hal ini dikatakan Sakwan Lubis selaku Ketua Pengawas KUD Kuala […]

  • Membasmi Malaria Harus Ditangani Lintas Sektor

    Membasmi Malaria Harus Ditangani Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MandailingOnline) – Penaggulangan malaria di Mandailing Natal (Madina) membuthkan kerjasama secara lintas sektoral. Tak bisa hanya satu pihak saja. Pasalnya Madina termasuk kawasan epidemi malaria yang membutuhkan penanganan secara serius dan kerjasama antar semua pihak secara berkesinambungan. Seperti yang pernah dilansir Mandailing Online sebelumnya, kecuali Kecamatan Pakantan, seluruh kecamatan di Mandailing Natal adalah kawasan […]

expand_less