Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Sekda Nisel dan Asisten I ditahan Poldasu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

MEDAN – Didampingi penasehat hukumnya, Sehati Halewa (Sekda) Nias Selatan, Asa’aro Laia bersama Asisten I, Feriaman Sarumaha keluar dari ruangan Subdit III Tipikor  Direktorat Reserse Kriminal Khusus tadi malam.

Usut punya usut, Asa’aro Laia bersama Feriaman Sarumaha, baru saja usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 8 jam. Informasi menyebutkan hari ini, diperiksanya kedua pejabat tersebut, disebabkan karena tersandung kasus korupsi.

Sekda Nisel yang terlihat keluar dari ruang penyidik dengan mengenakan jas hitam dipadu dengan kemeja berwarna abu-abu dan Feriaman Sarumaha mengenakan kemeja bercorak batik. Saat ditanya terkait kasus korupsi yang menjeratnya kepada Sekda Nisel, Asa’aro Laia yang memiliki postur tubuh gemuk dan berkulit putih yang terlihat diapit oleh dua orang petugas Ditreskrimsus Poldasu enggan berkomentar. Begitu pula halnya terlihat diraut wajah Feriaman Sarumaha saat menuju  ruang tahanan polisi (RTP) Dit. Tahti (Tahanan dan barang bukti) Polda Sumut.

Kendati dicecar pertanyaan oleh puluhan awak media yang telah menunggunya sejak siang hari, Asa’aro Laia dan Feriaman Sarumaha lebih memilih diam, dan tergambar garis kegalauan di wajah keduanya membayangkan hari-hari yang panjang dibalik terali besi.

Kasubfit III, AKBP Yuda Nusa  membenarkan pihaknya melakukan penahanan terhadap Sekda Nisel Asa’aro Laia dan Asisten I, Feriaman Sarumaha. “Ya, keduanya kita lakukan penahanan, Sekda Nisel dan Asisten I,” ujar Yuda, siang ini.

Menurutnya, penahanan tetap akan dilakukan kendati masih ada pertanyaan yang diajukan kepada kedua tersangka tersebut. “Berhubung sudah larut malam, pertanyaan kita tutup dulu. Tetapi, kedua tersangka tetap kita jebloskan dalam tahanan,” ujarnya.

Sementara, sumber di Ditreskrimsus Poldasu menyebutkan, bahwa seyogyanya adik kandung Bupati Nias Selatan, Firman adil Dachi, juga dipanggil untuk diperiksa secara bersamaan dengan Sekda Nisel dan Asisten I tersebut.

Namun, Firman yang berperan sebagai penjual tanah kepada panitia pengadaan fasilitas umum di Kabupaten Nias Selatan itu tidak memenuhi panggilan penyidik. “Seandainya Firman datang, kemungkinan besar juga akan dilakukan penahanan yang serupa,” ujar sumber yang tak mau disebutkan namanya itu.

Terpisah, penasehat hukum Sekda Nias Selatan, Asa’aro Laia dan Asisten I, Feriaman Sarumaha, Sehati Halewa usai mengantarkan kedua klienya masuk ke penjara menjelaskan, bahwa selama menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Asa’aro Laia dicecar dengan 83 pertanyaan.

“Pada pemeriksaan pertama ada 8 pertanyaan. Pemeriksaan kedua ada 8 pertanyaan. Ketiga ada 34 pertanyaan dan yang keempat 31 pertanyaan. Sementara, untuk Asisten I, Feriaman Sarumaha selama menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sebanyak empat kali diperiksa dengan 53 pertanyaan,” ungkap, Sehati Halewa selaku penasehat tersangka.

Menurut Sehati, pada dasarnya Asa’aro Laia tetap merasa tidak bersalah, namun sebagai warga yang taat dengan hukum dirinya patuh pada apa yang diputuskan oleh penegak hukum. ” Tentunya hal itu nanti akan diuji di persidangan, sejauh mana kapasitasnya sebagai tersangka” ujarnya.

Dijelaskan, dasar tidak merasa bersalah itu, lanjut Sehati, sebagai Ketua tim pembebasan lahan Sekda Nisel, telah menjalani dan memproses semua berkas sesuai dengan prosedur. ” Namun, menurut penyidik ada hal-hal yang dilakukan dengan tidak transparan. Namun Sekda tetap menyangkalnya,” beber, Sehati. Sembari memaparkan, kalau pun ada kekurangan dalam prosedur pembebasan lahan itu, hanya dari proses administrasi saja, tambahnya.

Soal tidak hadirnya Firman Adil Dachi dalam memenuhi panggilan penyidik saat itu sehati terkesan sangat menyayangkanya. “Saya berharap agar semua pihak, khususnya Firman selaku penjual tanah kepada pihak Pemkab Nisel, tentunya akan memberikan keterangan yang transpartan. Dan keteranganya itu ada hubungan dengan Sekda dan Asisten I. Tapi apa mau dikata, Firman tidak dapat hadir. Saya juga tidak tahu apa alasanya,” papar Sehati seraya mengatakan dirinya juga tidak mengetahui kalau Firman dipanggil saat itu.

Menurut penyidik, lanjut sehati, penahanan terhadap kedua klienya ini dinilai telah memenuhi bukti permulaan. Ditanya, apakah penahanan terhadap Sekda Nisel dan Asisten I ini merupakan langkah awal untuk mengungkap siapa sebenarnya aktor intelektual kasus korupsi ini.

Sehati menanggapinya. Dikatakan, bahwa sebagai penasehat hukum, dirinya berharap agar kedua klienya itu tidak menjadi korban dan pihak Dit. Reskrimsus dapat segera mengungkap siapa aktor intelektualnya.

“Jika memang ada pihak-pihak yang lebih bertanggung jawab, kita juga mendorong pihak Poldasu untuk melakukan penyidikan yang sama, dan diusut hingga akar-akarnya. Terlepas dari siapa dia, dan tidak memandang siapapun dia,” terangnya dengan menjelaskan, dalam kasus korupsi yang melibatkan, Sekda Nisel Asa’Aro Laia menjabat sebagai Ketua tim pengadaan, sementara Asisten I menjabat sebagai ketua tim penafsir harga.

Sebelumnya, pihak Tipidkor Dit. Reskrimsus Poldasu kembali melakukan pemeriksaan terhadap Sekda Nias selatan, Asa’aro Laia dan Asisten I Feriaman Sarumaha, untuk yang keempat kalinya setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan fasilitas umum senilai Rp9,4 miliar di Kabupaten Nias Selatan yang dialihkan ke pengadaan tanah pembangunan Balai Benih Induk (BBI) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Tahun Anggaran (TA) 2012. Informasi menyebutkan dalam kasus ini terjadi kerugian negara sebesar Rp5 miliar.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Harga Bahan Pokok di Pasar Panyabungan Hari ini

    Ini Harga Bahan Pokok di Pasar Panyabungan Hari ini

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Harga beras di Kabupaten Mandaiking Natal berlahan mulai turun setelah sempat selama dua bulan terakhir harganya naik. Pantauan Mandailing Online di Pusat Pasar Panyabungan, harga beras jenis 64 mengalami penurunan 10 ribu per karungnya ukuran 30 kg gram. Dari harga Rp 400.000 sebelumnya sekarang di harga Rp.390.000/ 30kg nya. Jenis lain […]

  • Uang Makan Naik Jadi Rp25 Ribu per Hari Kenaikan Gaji PNS 10 Persen pada 2012

    Uang Makan Naik Jadi Rp25 Ribu per Hari Kenaikan Gaji PNS 10 Persen pada 2012

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok pegawai negeri sipil (PNS) rata-rata sebesar 10 persen sebagai bagian dari kebijakan belanja pegawai pada 2012 mendatang. “Kami juga menyediakan anggaran tunjangan kinerja untuk mendukung reformasi birokrasi,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam jumpa pers terkait nota keuangan dan RAPBN 2012 di Jakarta, Selasa (16/8). Dengan […]

  • Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis menilai langkah yang diambil Dinas Pendidikan (Disdik) sangat lucu dengan mempertahankan kepala sekolah yang bermasalah. Hal itu disampaikan Erwin ketika diminta tanggapan terkait adanya permintaan penggantian kepala SDN 001 Sihepeng di Kecamatan Siabu dan SDN 116 Percontohan di Kecamatan Panyabungan, Senin (7/2). “Alangkah […]

  • Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Agama Republik Indonesia dalam waktu dekat akan membentuk tim yang akan bekerja dalam proses perubahan STAIM menjadi perguruan tinggi negeri. Kepastian pembentukan tim ini merupakan hasil pertemuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dengan Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Tim ini akan melakukan cek lapangan meneliti keabsahan […]

  • Kepsek SDN 209 Tidak Masuk

    Kepsek SDN 209 Tidak Masuk

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Warga Desa Batahan Kotanopan Datangi Komisi 1 DPRD Madina PANYABUNGAN : Tiga (3) 0rang warga Desa Batahan Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal yang terdiri dari  Kepala Desa Samuel Lubis, Sekdes Adolan Lubis dan Tokoh masyarakat Samsul Bahri , Selasa ( 27-9) Mendatangi Ruang Komisi 1 DPRD Madina untuk Memohon agar Komisi 1 yang membidangi Pendidikan […]

  • Dugaan Pencatutan Nama Organisasi, PC PMII Madina Angkat Bicara

    Dugaan Pencatutan Nama Organisasi, PC PMII Madina Angkat Bicara

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online)- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyoal tentang legitimasi kegiatan dan angkat suara terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh Cipayung Plus di Aula Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua Panggorengan, Senin 10 Juli 2023 lalu. Hal itu disampaikan Ahmad Rizal Nasution selaku Ketua PC PMII Madina kepada awak media […]

expand_less