Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN :Salah satu guru SMP berpacaran dengan muridnya di sebut saja namanya KS, 28, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal tega mencabuli siswinya sendiri yang masih berusia 16 tahun. Kasus itu berawal saat KS yang masih melajang ini mengajar di salah satu sekolah tingkat SMP swasta di Kabupaten Mandailing Natal . KS sering curi-curi pandang terhadap siswinya yang terbilang cantik.

Alhasil, dia berhasil membuat salah satu siswinya yang duduk di bangku kelas 3 jatuh hati kepadanya. Digoda sedikit saja oleh sang guru pujaan, langsung berbunga-bunga. Singkat kata, sang guru dan siswinya ini menjalin asmara secara sembunyi-sembunyi. Kisah asmara terlarang ini terus berlanjut dengan mulus. Kedua insan berlainan jenis ini berusaha untuk berdua bila kesempatan memungkinkan.

Awalnya hubungan keduanya hanya sebatas pacaran biasa, namun akhirnya berlanjut ke hubungan yang tidak pantas. Korban mengaku pertama kali disetubuhi oleh gurunya itu di sebuah pondok, tepat di salah satu kebun milik orangtua KS.

Namun korban sudah lupa tanggal dan waktunya. Awalnya korban sempat menolak ajakan kekasihnya itu, tetapi akhirnya mau. Sejak saat itu, kata korban, mereka terus melakukan perbuatan terlarang ini di setiap ada kesempatan.

“Dia terus merayu saya, dan berjanji akan bertanggungjawab. Saya sudah tidak ingat berapa kali kami melakukannya” akui korban dengan lugu, tadi malam. Terbongkarnya kasus amoral ini bermula dengan kecurigaan orangtua korban terhadap anak gadisnya itu. Korban belakangan sering melamun dan bersikap tidak seperti biasanya.

Orangtua korban setelah berulangkali akhirnya mendapat pengakuan yang mengejutkan. Akhirnya peristiwa asusila yang menimpa anak gadisnya ini dilaporkan ke Polres Madina, pada 15 November lalu. Sementara, Rabu (01/12) malam, polisi mengamankan tersangka dan menjebloskannya ke balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Madina melalui Kasat Reskrim AKP Sarluman Siregar, membenarkan kasus ini. Menurutnya, polisi sudah mengamankan pelaku. “Pelaku sudah kita amankan dan dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” katanya. (mag)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran IPDN Ditutup Minggu

    Pendaftaran IPDN Ditutup Minggu

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pendaftaran calon praja Institut Pemerintah Dalam Negeri atau IPDN akan ditutup Minggu (15/5). Lalu, hingga kemarin baru enam pelamar yang mendaftar ke Badan Kepegawaian Daerah Madina. Kepala BKD Madina Asrul Daulay SIP melalui Kabid Pendidikan dan Pelatihan, Hamdan Syukri Siregar menyebutkan, calon praja IPDN ini terbuka untuk umum dan seluruh alumni SMA dan MA […]

  • Bupati Madina Gotong Royong Bersama Warga Bangun Rambin

    Bupati Madina Gotong Royong Bersama Warga Bangun Rambin

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan bersama warga melakukan gotong royong pengambilan material batu pembangunan jembatan gantung di Sungai Muara Parlampungan, Sulang Aling, Kecamatan Muara Batang Gadis. Gotong royong yang juga diikuti sejumlah anggota DPRD, para pejabat SKPD ini berlangung hari Minggu (25/10). Anggota DPRD Madina yang ikut adalah M […]

  • Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Jajaran Dinas Perhubungan Sumatera Utara melakukan razia besar-besaran di 12 jembatan timbang di Sumut, terhadap truk dan angkutan barang yang melebihi tonase. Untuk pengusaha dan para supir dalam beberapa hari belakangan ini sudah disebarkan surat pemberitahuan agar mematuhi peraturan yang berlaku. Razia itu akan terus dilakukan dalam tiga bulan sekali. Kadis Perhubungan Sumut […]

  • Pria Tewas Dikroyok di Lokasi Pengolahan Limbah Tambang Emas Ilegal Diketahui Warga Panyabungan Tonga

    Pria Tewas Dikroyok di Lokasi Pengolahan Limbah Tambang Emas Ilegal Diketahui Warga Panyabungan Tonga

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online- Pria yang tewas diduga di kroyok dilokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal ( tong ) di Desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat diketahui bernama Pardi Warga Desa Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan Kota. Sejauh ini belum ada keterang resmi dari Kepolisian terkait kasus ini. Diberitakan sebelumnya seorang pria paruh baya tewas diduga dihajar di […]

  • Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Aek Mata yang membelah kota Panyabungan, Mandailing Natal meluap, Selasa sore (15/11). Luapan arus cukup mengkhawatirkan, sehingga  sekira pukul 17.00 WIB masjid di Kelurahan Panyabungan III  mengeluarkan pengumuman supaya masyarakat waspada melihat naiknya debit air sungai. Warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai terlihat panik, karena sebagian pemukiman sudah dibanjiri […]

  • Madina Borong Juara di Porsadin Sumut

    Madina Borong Juara di Porsadin Sumut

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kontingen asal Madina berhasil menyabet gelar juara umum di Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Sumut. Dalam perlombaan itu, Madina memborong juara I untuk empat jenis lomba dan juara II untuk empat jenis lomba dari delapan kategori. Empat raihan Juara I oleh kontingen Madina itu adalah : 1) Lari Putri […]

expand_less