Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Netralitas moderator debat kedua capres diragukan?

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kubu pendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, La Nyalla Mataliti, mempertanyakan dipilihnya Ahmad Erani Yustika sebagai moderator debat edisi kedua. Debat yang akan bertemakan Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial itu akan digelar besok, Minggu 15 Juni 2014.

La Nyalla mengatakan, Ahmad Erani Yustika selama ini dikenal sebagai dosen Universitas Brawijaya, Surabaya dan tokoh yang dekat dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), salah satu partai pendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dia bahkan pernah menjadi tim sukses pasangan JK-Wiranto di Pemilu Presiden 2009.

La Nyalla mengaku mendapat informasi itu dari pesan singkat temannya sesama lulusan Universitas Brawijaya, Surabaya. Dalam pesan singkat itu, La Nyalla selaku pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diminta mempertanyakan independensi Ahmad Erani Yustika sebagai moderator debat edisi kedua yang berpotensi membocorkan soal debat kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Saya kaget juga menerima SMS itu. Teman-teman sesama alumnus Universitas Brawijaya yang mengirimi saya," ujar La Nyalla kepada wartawan, tadi malam.

Menanggapi hal tersebut, wakil ketua umum PSSI itu menuntut moderator debat pilpres tahap kedua, Ahmad Erani Yustika bersikap netral, dan tidak membocorkan materi soal debat capres tahap kedua.

"Sebagai intelektual dengan gelar profesor, saya yakin Profesor Erani paham apa risiko pada kredibilitasnya jika tidak bisa bersikap netral. Karena itu saya berharap, Profesor Erani benar-benar bersikap netral," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Erani saat dikonfirmasi melalui telepon, enggan berkomentar banyak terkait keraguan kubu Prabowo-Hatta. Dia juga tidak bersedia menjawab saat dikonfirmasi apakah benar pada Pemilu 2009 lalu masuk dalam tim sukses Jusuf Kalla- Wiranto.

"Saya tidak boleh bicara dengan media oleh KPU," kata Profesor Erani Yustika. Dia mengaku, tidak ingin berkomentar yang nantinya bisa menimbulkan polemik.

Erani Yustika mengatakan, penunjukan dia sebagai moderator debat capres sudah disepakati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan kedua tim sukses calon presiden.

"Jika saya dicurigai lebih condong kepada Jokowi-JK mengapa akhirnya penunjukan saya jadi moderator juga disepakati oleh tim sukses Prabowo-Hatta," tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Chandra Fajri menjamin Erani Yustika akan bersikap netral dan independen sebagai moderator. "Saya yakin Pak Erani akan bertindak profesional, beliau pasti akan menjadi moderator yang netral dalam debat capres," kata Chandra.

Dia menambahkan, KPU sebagai penyelenggara debat sudah memiliki pertimbangan tersendiri memilih Erani Yustika sebagai moderator. Disamping itu menurut Chandra, selama ini Erani condong dengan sistem perekonomian kerakyatan yang juga diusung oleh dua kandidat capres.

"Saya melihat tulisan-tulisan Pak Erani banyak yang mengusung tentang ekonomi kerakyatan, dimana sistem tersebut juga diusung dalam program dua capres yang ada. Jadi saya kira tidak ada masalah jika Pak Erani yang menjadi moderator," tegas Chandra.(Viva)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Ketua MK Akil Mochtar ditangkap KPK atas dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Bagaimana awal sengketa Pilkada Gunung Mas tersebut? Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, Jumat (4/10/2013), sidang sengketa dengan nomor perkara 121/PHPU.D-XI/2013 dan 122/PHPU.D-XI/2013 diajukan oleh Alfridel Jinu dan Ude Arnold Pisi, juga oleh Jaya Samaya Monong dan Daldin. […]

  • Cabut Izin KP USU, Bupati Madina Kangkangi Putusan MA

    Cabut Izin KP USU, Bupati Madina Kangkangi Putusan MA

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dinilai mengangkangi keputusan Mahkamah Agung karena mencabut Izin Usaha Perkebunan (IUP) Koperasi Perkebunan Universitas Sumatera Utara (KP USU). Itu diungkapkan Humas KP USU, Umar Bazer, Minggu (6/9) di Panyabungan. Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum Medan juga menilai Bupati Madina tidak menjalankan amanah atau kepercayaan […]

  • Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Fenomena mundurnya sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Madina menjadi sorotan. Beragam penilaian muncul termasuk dari Politisi Partai Demokrat Madina Binsar Nasution. Binsar menilai, mundurnya sejumlah Kepala Dinas di lingkungam Pemkab Madina penuh tanda tanya karena bukan tipologi Pejabat Madina mengundurkan diri. ” penuh tanda tanya karena bukan tipologi pejabat di madina mengundurkan diri. […]

  • Dari Tolak Bala Hingga Mengayun: Jejak Tradisi Kelahiran di Kampung Mesjid, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara

    Dari Tolak Bala Hingga Mengayun: Jejak Tradisi Kelahiran di Kampung Mesjid, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Nur'ainun Ritonga
    • 0Komentar

    Oleh: Nur’ainun Ritonga & Yunizar Ritonga Dosen Bahasa dan Sastra Arab STAIN Mandailing Natal & Guru Sekolah Dasar Swasta Shinta Jaya, Labuhanbatu Utara     Kelahiran seorang anak bukan sekadar peristiwa biologis, tetapi juga peristiwa sosial dan sarat makna budaya. Di Kampung Mesjid, Labuhanbatu Utara, kelahiran masih diiringi sejumlah tradisi yang melibatkan keluarga, tetangga, mencerminkan […]

  • Serap Aspirasi Tanpa Sekat, Cabup Harun Mustafa Nasution Marlopo Disipolu Polu

    Serap Aspirasi Tanpa Sekat, Cabup Harun Mustafa Nasution Marlopo Disipolu Polu

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) : pagi ini Kamis 17/10/204 Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution marlopo di Jalan Bermula Sipolu polu Panyabungan untuk serap aspirasi. ” Ngopi di daerah sipolu polu biasa bagi saya, tidak hanya saat sekarang, waktu saya duduk di DPRD Sumut asal pulang kampung pagi pagi saya ngopi […]

  • Anggota DPD  RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    Anggota DPD RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KAPUAS, (MO) – Satu di antara empat anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah H. Hamdani MP pada Kamis 2/8 kemarin kunjungi Kabupaten Kapuas setelah sebelumnya kunjungi sejumlah daerah kabupaten lainnya sebagai rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya Ke Kapuas H. Hamdani menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan insan pers dan LSM […]

expand_less