Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Netralitas moderator debat kedua capres diragukan?

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Kubu pendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, La Nyalla Mataliti, mempertanyakan dipilihnya Ahmad Erani Yustika sebagai moderator debat edisi kedua. Debat yang akan bertemakan Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial itu akan digelar besok, Minggu 15 Juni 2014.

La Nyalla mengatakan, Ahmad Erani Yustika selama ini dikenal sebagai dosen Universitas Brawijaya, Surabaya dan tokoh yang dekat dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), salah satu partai pendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dia bahkan pernah menjadi tim sukses pasangan JK-Wiranto di Pemilu Presiden 2009.

La Nyalla mengaku mendapat informasi itu dari pesan singkat temannya sesama lulusan Universitas Brawijaya, Surabaya. Dalam pesan singkat itu, La Nyalla selaku pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diminta mempertanyakan independensi Ahmad Erani Yustika sebagai moderator debat edisi kedua yang berpotensi membocorkan soal debat kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Saya kaget juga menerima SMS itu. Teman-teman sesama alumnus Universitas Brawijaya yang mengirimi saya," ujar La Nyalla kepada wartawan, tadi malam.

Menanggapi hal tersebut, wakil ketua umum PSSI itu menuntut moderator debat pilpres tahap kedua, Ahmad Erani Yustika bersikap netral, dan tidak membocorkan materi soal debat capres tahap kedua.

"Sebagai intelektual dengan gelar profesor, saya yakin Profesor Erani paham apa risiko pada kredibilitasnya jika tidak bisa bersikap netral. Karena itu saya berharap, Profesor Erani benar-benar bersikap netral," ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Erani saat dikonfirmasi melalui telepon, enggan berkomentar banyak terkait keraguan kubu Prabowo-Hatta. Dia juga tidak bersedia menjawab saat dikonfirmasi apakah benar pada Pemilu 2009 lalu masuk dalam tim sukses Jusuf Kalla- Wiranto.

"Saya tidak boleh bicara dengan media oleh KPU," kata Profesor Erani Yustika. Dia mengaku, tidak ingin berkomentar yang nantinya bisa menimbulkan polemik.

Erani Yustika mengatakan, penunjukan dia sebagai moderator debat capres sudah disepakati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan kedua tim sukses calon presiden.

"Jika saya dicurigai lebih condong kepada Jokowi-JK mengapa akhirnya penunjukan saya jadi moderator juga disepakati oleh tim sukses Prabowo-Hatta," tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Chandra Fajri menjamin Erani Yustika akan bersikap netral dan independen sebagai moderator. "Saya yakin Pak Erani akan bertindak profesional, beliau pasti akan menjadi moderator yang netral dalam debat capres," kata Chandra.

Dia menambahkan, KPU sebagai penyelenggara debat sudah memiliki pertimbangan tersendiri memilih Erani Yustika sebagai moderator. Disamping itu menurut Chandra, selama ini Erani condong dengan sistem perekonomian kerakyatan yang juga diusung oleh dua kandidat capres.

"Saya melihat tulisan-tulisan Pak Erani banyak yang mengusung tentang ekonomi kerakyatan, dimana sistem tersebut juga diusung dalam program dua capres yang ada. Jadi saya kira tidak ada masalah jika Pak Erani yang menjadi moderator," tegas Chandra.(Viva)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Volume sampah di sepanjang Jalan Abri, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan Kota, kabupaten Mandailing, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan petugas kebersihan tidak dapat melaksanakan tugasnya untuk mengangkut sampah tiap minggunya. Sampah menumpuk adalah pemandangan awal yang akan terlihat di tengah- tengah masyarakat, Bisa dibayangkan, sampah dari ribuan rumah tangga […]

  • Kerusakan Lingkungan Oleh Eksploitasi Panas Bumi Masih Sebatas Issu

    Kerusakan Lingkungan Oleh Eksploitasi Panas Bumi Masih Sebatas Issu

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga saat ini kerusakan lingkungan secara massif dalam eksploitasi panas bumi untuk pembangkit listrik, masih sebatas issue. “Sehingga tidak ada alasan yang kuat untuk menolak upaya pemanfaatan panas bumi itu,” kata Direktur Pusat Studi & Bantuan Informasi Pembangunan – CSAID (Centre for Studies & Aid of Information Development), Joko A […]

  • Polres Bekasi tingkatkan pengamanan di wilayah perbatasan

    Polres Bekasi tingkatkan pengamanan di wilayah perbatasan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cikarang– Kepolisian Resor Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meningkatkan pengamanan di sejumlah tempat ibadah, pusat keramaian dan menggelar razia di wilayah perbatasan guna mengantisipasi berbagai macam aksi terorisme. Kapolres Bekasi, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat, Rabu, di Cikarang mengatakan, peningkatan pengamanan dilakukan di seluruh tempat ibadah, baik masjid maupun gereja di wilayahnya. “Kami juga melakukan razia […]

  • Lowongan CPNS dibuka 18-29 Agustus

    Lowongan CPNS dibuka 18-29 Agustus

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar melalui Sekretaris Menteri Tasdik Kinanto telah mengirimkan surat bernomor: B/2870/M.PAN/7/2014 tertanggal 25 Juli 2014 kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah agar mematuhi jadwal kegiatan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2014. Dalam lampiran surat itu disebutkan, […]

  • Listrik Padam Massal, 4 Provinsi di Sumatera Terdampak

    Listrik Padam Massal, 4 Provinsi di Sumatera Terdampak

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG (Mandailing Online) – Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam. Gangguan tersebut berdampak pada wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau. Dikutip Kompas, General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim, mengatakan gangguan terjadi akibat terpisahnya sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT). “Mohon maaf […]

  • Seluruh Sekolah Dibawah Kemenag Juga Diliburkan

    Seluruh Sekolah Dibawah Kemenag Juga Diliburkan

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat kabut asap kian tebal, Seluruh sekolah dibawah naungan Kementerian Agama Mandailing Natal (Madina) juga diliburkan selama 4 hari. Sekolah yang diliburkan mulai dari tingkat MIN/MIS, MTsN/MTsS dan MAN/MAS. Kebijakan itu tertuang dalam dalam surat Kemenag Madina Nomor Kd.02.13/3/PP/1511/2015  tertanggal 28 Oktober 2015 yang ditandatangani Kepala Kemenag Madina, Drs. Muksin Batubara,M.Pd. […]

expand_less