Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
  • print Cetak

P Sidimpuan – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS perihal jaminan pemeliharaan kesehatan warga masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan yang akan ditanggung oleh APBD Kota Padangsidimpuan. Dalam kerjasama yang diteken Walikota Padangsidmpuan Andar Amin Harahap SSTP MSi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan dr Sari Qurantulainy AAK di kamar kerja walikota, Jalan Sudirman, Padangsidimpuan, Kamis (5/3), diungkapkan, bahwa Pemko Padangsidimpuan mendaftarkan sebanyak 1.223 jiwa warganya kepada BPJS Kesehatan sebagai peserta Jamkesda tahun 2015 dengan pembiayaan dari APBD Pemko Padangsidimpuan.

Jumlah 1.223 jiwa peserta Jamkesda yang didaftarkan Pemko Padangsidimpuan kepada BPJS Kesehatan ini merupakan usulan dari Dinas Kesehatan berasal dari keluarga kurang mampu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan Sari Qurantulainy, mengatakan penduduk yang belum termasuk sebagai peserta jaminan kesehatan dapat diikutsertakan dalam program jaminan kesehatan pada BPJS Kesehatan Kota Padangsidimpuan oleh pemerintah daeah Provinsi.

"Program jaminan kesehatan daerah yang berintegrasi dengan BPJS Kesehatan telah terlaksana di 21 kabupaten/kota dari 33 kabupaten/kota se-Sumut," katanya.
Dikatakan, pemegang kartu BPJS Kesehatan dapat berobat di seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia termasuk seluruh rumah sakit di Padangsidimpuan yang telah melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Adapun rumah sakit di Padangsidimpuan yang telah meneken kerjasama adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemko Padangsidimpuan dan Rumah Sakit Losung Batu," katanya.

Adapun visi yang kami emban, lanjut Qurantulainy, yang merupakan amanat pemerintah adalah paling lambat 1 Januari 2019 seluruh penduduk Indonesia telah memiliki jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. "Khusus di Kota Padangsidimpuan saat ini tercatat jumlah peserta BPJS Kesehatan 99.367 jiwa," jelasnya.

Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap menyambut baik dan siap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Kota Padangsidimpuan. "Dengan MoU ini, harapan kami program BPJS Kesehatan di kota Padangsidimpuan dapat berjalan dengan baik, semakin sukses dan maju," ujarnya.

Sekedar informasi, BPJS Kesehatan sebelumnya bernama Askes (Asuransi Kesehatan) yang dikelola PT Askes Indonesia (Persero). Namun sesuai UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT Askes Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan sejak tanggal 1 Januari 2014.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    Kopi Sipirok tembus pasar luar negeri

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK – Satu persatu budidaya dan home industri hasil karya putra-putri Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan mulai menemukan pangsa pasar di luar negeri. Setelah kain songket, kini giliran kopi “ateng” asal Kecamatan Sipirok diminati Malaysia dan Singapura. Salah seorang petani kopi asal Desa Sigiring-giring Dolok, Kecamatan Sipirok, Chaidir Hasibuan, mengatakan kopi itu sangat disukai, karena […]

  • Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • Cegah Stunting, Atika Minta Calon Pengantin Diedukasi Sebelum Menikah

    Cegah Stunting, Atika Minta Calon Pengantin Diedukasi Sebelum Menikah

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution meminta Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Madina menyampaikan secara humanis kepada calon pasangan pengantin (catin) cara mendapatkan izin menikah dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Madina. Hal ini guna menekan risiko keluarga stunting. “Untuk menikah saja pemerintah ikut mengurusnya agar […]

  • Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Idulfitri 1443 H Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersilaturahmi dengan insan pers di aula kantor Bupati, Desa Parbangunan, Kamis (28/4). Bupati Sukhairi di hadapan jurnalis yang bertugas di wilayah Madina menyampaikan pers merupakan elemen penting bagi Pemkab Madina dalam […]

  • KontraS Sumut Dampingi Korban Kekerasan Polisi

    KontraS Sumut Dampingi Korban Kekerasan Polisi

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumatera Utara menyoroti tindak kekerasan oknum polisi di Sumut terhadap tersangka. Itu terkait kasus dua warga Medan atas nama Rian dan Deva yang diduga telah menjadi korban penyiksaan oknum polisi inisial AS di sekitar Jl. SM. Raja, Medan (29/06/21) akibat dituduh mencuri heandphone milik AS. HP tersebut sebenarnya sudah dikembalikan […]

expand_less