Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Disebut ‘Pak Pos’ Razman Arif akan Laporkan Mantan Calon Wabup Madina

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
  • print Cetak

MEDAN – Razman Arif Nasution, Mantan Kuasa Hukum Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho-Evy Susanti, merasa gerah karena disebut sebagai ‘Pak Pos’ oleh mantan calon Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina), Shafron.

Sebutan ‘Pak Pos’ itu tertulis di laman facebook pribadi milik Shafron, yang diposting Selasa (8/9) dini hari. Dengan memajang foto Razman Arif saat diwawancarai wartawan di Mesjid Agung, ketika mengurusi masalah Gatot Pujo Nugroho, Shafron menulis “Wahai dikau Ali Makmur alias Jaganding, Nah itu pengacaramu Razman Arif sekelas ‘Pak Pos’, jika dikau keberatan dengan semua pernyataan saya bergabunglah kalian karena dikau juga diduga politisi ‘Pak Pos.’

Terkait hal itu, Razman Arif yang merupakan kuasa hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Madina, HM Yusuf Nasution dan Imron Lubis (BERHASIL) ini, menyatakan dirinya akan melaporkan masalah itu ke Mabes Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan tak menyenangkan.

“Kalau ada upaya-upaya hukum yang diajukan calon-calon lain, silahkan. Kita tunggu. Saya membela klien dalam frame hukum, bukan politis. Sekarang muncul upaya pencemaran nama baik, membuat perbuatan tak menyenangkan dan melakukan pelanggaran Informasi, Teknologi Elektronik (ITE). Shafron ini tinggal di Madina, salah satu mantan calon Wakil Bupati Madina yang dibatalkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dia bersama pasangannya Ali Mutiara dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Dia juga pernah caleg DPR RI, tapi gagal. Dan saat ini, mereka (Ali Mutiara-Shafron) sedang mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN). Ini akan saya laporkan ke Mabes Polri, dan saya minta Mabes Polri segera tangkap dia. Kita masih mengumpulkan barang bukti dan akan secepatnya melapor,” ungkap Razman Arif didampingi pasangan calon Bupati-Wabup Madina, HM Yusuf Nasution-Imron Lubis dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sibolga, Jamil Zebua Tumori, kepada wartawan di Medan, Selasa (8/9).

Dia merasa terhina atas ucapan Shafron di akun facebook pribadinya itu. “Saya merasa terhina dengan ucapan dia (Shafron, red) itu. Tidak ada yang boleh menyebut saya ‘Pak Pos. Meskipun dia tidak menuding saya, tapi dia menyebut saya,” katanya lagi.

Menurut pria berkacamata ini, Shafron telah melanggar pasal 27 ayat 3, UU ITE No.11 tahun 2008. “Itu bisa dihukum enam tahun penjara. Ini extra ordinary crime, dia pikir saya tidak baca. Tapi ini saya baca. Sudah saya komunikasikan dengan pimpinan Cyber Crime, dan saya akan segera serahkan barang bukti,” sebutnya.

Disinggung apakah ini hanya gertak sambal alias akan ada upaya damai nantinya dengan Shafron, Razman menegaskan, kasus ini harus diproses sampai tuntas secara hukum. “Tidak ada istilah damai, biar tahu dia,” tukasnya.

Terpisah, Shafron yang dikonfirmasi Waspada Online via telepon seluler, baik dengan layanan pesan singkat atau Short Message Service (SMS) maupun ditelepon secara langsung, terkesan bungkam dan enggan memberi jawaban.

Diketahui, pada postingan di dinding facebook atas nama Shafron tertulis “Wahai dikau Ali Makmur alias Jaganding, Nah itu pengacaramu Razman Arif sekelas ‘Pak Pos’, jika dikau keberatan dengan semua pernyataan saya bergabunglah kalian karena dikau juga diduga politisi ‘Pak Pos’..”.

Pada postingan itu ada 25 komentar dan enam like. Dari 25 komentar itu, lebih banyak yang mengkritik pernyataan Shafron. Seperti yang dikemukakan pemilik akun Madina Poetra Nasaktion.

“Utk abganda Shafron Shafron sudahilah perjuangan kotormu. Kl memang anda sudah tidak diterima BALON CABUP/CAWABUP kan masih ada waktu mencalon 5 tahun ke depan…!!”.
Pemilik akun Zuhrul menulis “Bang Shafron..jangan menjelekan reputasi sendiri…orang bisa membaca karakter seseorang dari cara penyusunan kata-kata..”.

Sementara pemilik akun Arya Bima berkomentar lebih pedas lagi. “Calon anggota dpr aja anda gak bisa, apalagi calon kepala daerah. Gak usah mimpi bung. Paling anda calon bayaran. Hihihi..”
Dari sejumlah komentar, ada juga yang mendukung pernyataan Shafron. Yaitu komentar dari pernyataan pemilik akun Dimas Yahya, “Sukses bg shafron”.

Sumber : waspada online

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabagsel Mulai Bergerak, Jangan Berhenti di Foto Bersama

    Tabagsel Mulai Bergerak, Jangan Berhenti di Foto Bersama

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Episentrum   Ada sesuatu yang berbeda dari pertemuan para kepala daerah Tapanuli Bagian Selatan di Padangsidimpuan beberapa hari lalu. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, publik melihat sinyal bahwa elite daerah mulai berbicara bukan sekadar atas nama kabupaten masing-masing, tetapi atas nama kawasan. Isu yang dibahas memang tentang bandara: * Bandara […]

  • Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ?  Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

    Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ? Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hanya terhitung jari putra Mandailing Natal yang lahir dan berdomisili di Mandailng Natal yang berani masuk gelanggang Pemilu 2019 untuk DPR-RI. Bahkan Pemilu sebelum-sebelumnya juga begitu. Akibatnya, dalam beberapa priode terakhir tidak ada tokoh yang berdomisili di Mandailing Natal yang duduk di DPR-RI. Akibatnya, perjuangan bagi pembanguan Mandailing Natal di DPR-RI menjadi lemah. “Ini ironis […]

  • Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina. “Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi […]

  • Badan Jalan Rusak, Satu Truk Masuk Jurang

    Badan Jalan Rusak, Satu Truk Masuk Jurang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Satu unit truk tangki pengangkut CPO (minyak sawit mentah) jatuh ke jurang, Kamis (9/4/2026), diduga akibat badan jalan rusak di jalur Jembatan Merah – Simpang Gambir titik Desa Sipogu, Batang Natal, Mandailing Natal. Kondisi badan jalan selama ini selalu dikeluhkan para supir. Kecelakaan tunggal ini diduga kuat akibat kondisi badan […]

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019). Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo. Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI […]

  • Pembangunan Pola Gotong-royong di Desa Pangkat

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lembah Sorik Marapi (Mandailing Online) – Pemkab Madiling Natal (Madina) menerapkan pembangunan pola gotong-royong di Desa Pangkat Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Selasa (28/5). Proyek yang digotong-royongkan adalah pembangunan rabat beton sepanjang 200 meter. “Pemerintah menyiapkan material yang dibutuhkan. Sementara itu, warga melaksanakan kegiatannya,” ungkap Asisten I Pemkab Madina, Musaddad Daulay. Pola ini diharapkan memiliki tiga […]

expand_less