Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
  • print Cetak

Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina?

Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina pola 60-10-10-10-10. Kedua, visi menyelamatkan petani karet (pangguris) dengan cara menggalakkan program tanaman kopi Mandailing.

Pola 60-10-10-10-10 ini merujuk pada peta Madina yang terbagi dalam 5 Daerah Pemilihan. Pola 60-10-10-10-10 merupakan konsentrasi pembangunan selama 5 tahun, dimana pada tahun pertama alokasi dana APBD akan difokuskan sebanyak 60 persen pada satu Daerah Pemilihan, sedangkan 4 Daerah Pemilihan lainnya masing-masing 10 persen.

Di tahun kedua giliran satu Daerah Pemilihan lain yang difokuskan 60 persen. Begitu seterusnya sehingga seluruh Daerah Pemilihan akan pernah mengecap pembangunan dari alokasi 60 persen dalam rentang 5 tahun itu.

Pola ini diyakini akan menjawab keluhan daerah-daerah dan desa-desa terpencil yang selama ini merasa dianak-tirikan, termasuk kawasan Pantai Barat yang hingga kini selalu dalam fakta dinomorduakan.

Sementara visi menyelamatkan petani karet, beranjak dari kondisi harga karet yang dewasa ini selalu dalam keterpurukan, menyebabkan petani karet di Madina menjerit.

Menurut Saparuddin Haji, konstlasi persaingan ekspor karet di berbagai negara telah menyebabkan komoditi karet asal Indonesia mengalami keterpurukan harga. Termasuk di Mandailing Natal. Mengatasi itu, salah satu solusi yang dianggap pas adalah mengalihkan konsentrasi usaha petani karet ke tanaman kopi dengan tetap mempertahankan kebun karet yang ada.

Kopi menjadi ladang usaha petani disamping usaha kebun karet. Pilihan komoditas kopi itu mengingat komoditi kopi asal Mandailing merupakan komiditi primadona di pasaran dunia.

Dari sekitar 350.000 ton ekspor kopi Indonesia per tahun ke berbagai negara, sekitar 150.000 ton adalah atas nama kopi Mandailing atau Mandheling Coffee, meski kopi yang diekspor itu sebagian besar bukan kopi dari Mandailing, tetapi semacam inovasi kartel perdagangan kopi dunia. Sebab, produk biji kopi di Madina saat ini masih sekitar belasan ribu ton per tahun untuk kualitas ekspor.

Pangsa pasar kopi ini merupakan potensi dan peluang yang harus diraih, sehingga mampu menyelamatkan ekonomi petani karet dan petani lainnya dari keterpurukan dengan pendapatan tambahan dari kopi.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pakai Rakit Lempengan Papan

    Pakai Rakit Lempengan Papan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiga perempuan memanfaatkan rakitan lempeng papan agar tidak terbenam di arus banjir yang menerjang pemukiman Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021). Sekitar 200 rumah terbenam di desa ini menyusul luapan Sungai Batang Natal akibat curah hujan yang kontiniu dalam beberapa hari terakhir. Foto: Muhammad Yusuf

  • Tampil di Ina Craft, Tenun dan Batik Tapsel Jadi Rebutan

    Tampil di Ina Craft, Tenun dan Batik Tapsel Jadi Rebutan

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dua produk asal Tapanuli Selatan (Tapsel), tenun dan batik yang turut ditampilkan pada Pameran Ina Craft di Jakarta Convention Center (JCC) Rabu (23/3), menjadi rebutan pengunjung. Kadis Perdagangan dan Koperasi UKM, Achmad Raja Nasution menyampaikan sejak hari pertama tenun dan batik Tapsel sudah banyak terjual. “Bahkan ada yang mau pesan Batik […]

  • PANTAI SIKARA-KARA

    PANTAI SIKARA-KARA

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupatenb Mandailing Natal merupakan daerah yang memiliki pantai laut terpanjang di Sumatera Utara, yakni 170 kilo meter. Selain panjang, pantai laut Mandailing Natal juga memiliki beberapa titik panorama pantai yang indah menawan, seperti Pantai Sikara-kara, Pantai Ruso di Natal. Wisata selancar juga memiliki potensi yang bagus di Batu Mondom, Muara Batang Gadis. Pantai Ruso memiliki […]

  • Umak-Umak Pengajian Undang Atika, Karena Dinilai Calon Pemimpin Cerdas

    Umak-Umak Pengajian Undang Atika, Karena Dinilai Calon Pemimpin Cerdas

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Kaum ibu-ibu pengajian wirid yasin Pagaran Tonga, Desa Hayuraja, Kecamatan Panyabungan Selatan mengundang calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution ke pengajian itu. Atika hadir di pengajian itu pada Sabtu (24/10/2020) lalu. Penyambutan calon wakil calon bupati nomor 1 itu diiringi dengan pemembacaan suroh yasin tiga kali berturut turut, […]

  • Mendikbud: perubahan kurikulum karena tuntutan zaman

    Mendikbud: perubahan kurikulum karena tuntutan zaman

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yogyakarta, (MO) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan perubahan kurikulum pendidikan perlu dilakukan karena tuntutan zaman yang terus berkembang agar peserta didik mampu bersaing di masa depan. “Saat ini zaman kan sudah berubah, maka kompetensi yang diberlakukan untuk pengembangan intelektual siswa pun juga harus berubah karena tantangan yang mereka hadapi tidak akan sama […]

  • Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS. Contohnya, Kabupaten […]

expand_less