Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Saparuddin Haji Lubis : Strategi 60-10 Hingga Program Kopi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
  • print Cetak

Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina?

Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis dalam satu perbincangan dengan Mandailing Online, beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada 2 poin dari visi Saparuddin Haji yang juga menyedot perhatian audiens. Pertama, visi tentang pembangunan Madina pola 60-10-10-10-10. Kedua, visi menyelamatkan petani karet (pangguris) dengan cara menggalakkan program tanaman kopi Mandailing.

Pola 60-10-10-10-10 ini merujuk pada peta Madina yang terbagi dalam 5 Daerah Pemilihan. Pola 60-10-10-10-10 merupakan konsentrasi pembangunan selama 5 tahun, dimana pada tahun pertama alokasi dana APBD akan difokuskan sebanyak 60 persen pada satu Daerah Pemilihan, sedangkan 4 Daerah Pemilihan lainnya masing-masing 10 persen.

Di tahun kedua giliran satu Daerah Pemilihan lain yang difokuskan 60 persen. Begitu seterusnya sehingga seluruh Daerah Pemilihan akan pernah mengecap pembangunan dari alokasi 60 persen dalam rentang 5 tahun itu.

Pola ini diyakini akan menjawab keluhan daerah-daerah dan desa-desa terpencil yang selama ini merasa dianak-tirikan, termasuk kawasan Pantai Barat yang hingga kini selalu dalam fakta dinomorduakan.

Sementara visi menyelamatkan petani karet, beranjak dari kondisi harga karet yang dewasa ini selalu dalam keterpurukan, menyebabkan petani karet di Madina menjerit.

Menurut Saparuddin Haji, konstlasi persaingan ekspor karet di berbagai negara telah menyebabkan komoditi karet asal Indonesia mengalami keterpurukan harga. Termasuk di Mandailing Natal. Mengatasi itu, salah satu solusi yang dianggap pas adalah mengalihkan konsentrasi usaha petani karet ke tanaman kopi dengan tetap mempertahankan kebun karet yang ada.

Kopi menjadi ladang usaha petani disamping usaha kebun karet. Pilihan komoditas kopi itu mengingat komoditi kopi asal Mandailing merupakan komiditi primadona di pasaran dunia.

Dari sekitar 350.000 ton ekspor kopi Indonesia per tahun ke berbagai negara, sekitar 150.000 ton adalah atas nama kopi Mandailing atau Mandheling Coffee, meski kopi yang diekspor itu sebagian besar bukan kopi dari Mandailing, tetapi semacam inovasi kartel perdagangan kopi dunia. Sebab, produk biji kopi di Madina saat ini masih sekitar belasan ribu ton per tahun untuk kualitas ekspor.

Pangsa pasar kopi ini merupakan potensi dan peluang yang harus diraih, sehingga mampu menyelamatkan ekonomi petani karet dan petani lainnya dari keterpurukan dengan pendapatan tambahan dari kopi.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu unit beko dan pekerja melakukan pekerjaan di bahu jalan raya jalur Lintas Tengah Sumatera di titik Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Selasa (1/11/2022). Pemerintah Indonesia saat ini sedang melakukan pemeliharaan jalan raya (preservasi) jalur Lintas Tengah Sumatera (jalinsum) di lintasan wilayah Mandailing Natal (Madina) yang dikerjakan PT Jaya Konstruksi. Menteri PUPR Basuki […]

  • Malaysia zona bahaya bagi TKI

    Malaysia zona bahaya bagi TKI

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (MO) – Berulangnya kembali tragedi kepiluan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia menambah daftar panjang penderitaan TKI kita. Kasus teranyar adalah perkosaan TKI oleh oknum anggota Polisi Diraja Malaysia dan perkosaan oleh majikan terhadap TKI asal Aceh yang waktunya hamper bersamaan. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz menyatakan, dengan maraknya […]

  • Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan kembali gagal melakukan eksekusi terhadap Ali Makmur Nasution Alias Jaganding salah seorang anggota DPRD Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, pria yang divonis 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung itu disebut masih dirawat di RSU Bunda Tamrin, Medan. Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elpi Juni Samudra Dalimunthe,SH.MH di gedung Kejaksaan […]

  • Sekitar 18 Anak-anak Keracunan Penuhi Puskesmas Muarasipongi

    Sekitar 18 Anak-anak Keracunan Penuhi Puskesmas Muarasipongi

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput  : Salman Rais Daulay  / Editor : Dahlan Batubara MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Puskesmas Muarasipongi malam ini, Jum’at (12/5/2017) dipenuhi pasien anak-anak yang keracunan makanan. Anak-anak dari Desa Simpang Mandepo, Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal diarikan ke puskesmas itu setelah keracunan makanan yang diduga dari makanan jajanan siomai yang dijual pedagang keliling. Kepala […]

  • Indeks Integritas Ujian Nasional,  Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    Indeks Integritas Ujian Nasional, Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Meski hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat 2015 telah diumumkan pada Jumat (15/5) lalu, hingga kini Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara belum menerima laporan dari kabupaten/kota mengenai data dan persentase kelulusan. “Kita belum menerima laporan dari dinas pendidikan kabupaten/kota tentang persentase kelulusan di daerah,” beber Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5). […]

  • Program Wisata Religi di Madina Disukai Kaum Ibu

    Program Wisata Religi di Madina Disukai Kaum Ibu

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata religi merupakan salah satu program yang digagas pemerintahan Sukahairi-Atika (SUKA). Program ini sudah berjalan mulai tahun 2022 hingga sekarang. Sejak program ini dimulai, ada puluhan pengajian kaum ibu di Mandailing Natal (Madina) yang mengikuti wisata religi. Wisata religi diartikan sebagai destinasi wisata yang berhubungan dengan sejarah hingga tempat ibadah. Wisata […]

expand_less