Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010.

Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS.

Contohnya, Kabupaten Dairi sudah menyatakan kerja sama dengan Universitas Indonesia, sedangkan Pemkot Siantar disebut-sebut akan menjalin kerja sama dengan Universitas Simalungun (USI).

“Pemprovsu itu koordinator seleksi penerimaan CPNS di Sumut sekaligus perpanjangan tangan pemerintah pusat. Kalau rekomendasi dan imbauan pemprov untuk bekerjasama dengan PTN di Sumut tidak diindahkan, sama artinya bupati dan wali kota melecehkan pemprov,” ujar Ketua Komisi A DPRD Sumut Hasbullah Hadi di Medan Rabu 24 November 2010.

Sebenarnya, bukan hanya Pemprovsu yang mengeluarkan imbauan agar pemerintah kota (pemko) dan pemerintah kabupaten (pemkab) menggunakan PTN lokal,Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga.

Ketidakpatuhan bupati dan wali kota ini menunjukkan indikasi adanya ketidakberesan dalam penyeleksian CPNS. Dia pun berjanji menuntaskan setiap laporan kecurangan yang terjadi di kabupaten/kota ke jalur hukum pidana. Menurut dia, alasan Pemprovsu untuk menjalin kerja sama dengan PTN di Sumut untuk meminimalisasi kecurangan dalam seleksi CPNS. Berdasarkan pengalaman sebelumnya,seleksi CPNS di pemkab/ pemko yang bekerjasama dengan PTN di luar Sumut selalu bermasalah.

Bahkan, untuk pengawasannya juga memerlukan anggaran yang cukup besar karena harus menggunakan biaya perjalanan dinas,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2004–2009 itu. Hasbullah menambahkan, sebenarnya dua PTN lokal, yakni Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed), merupakan aset kebanggaan masyarakat Sumut. Bahkan, negara asing juga menghargai kedua PTN tersebut, terbukti dengan banyaknya kerja sama akademis yang dijalin.

Dia sangat menyayangkan sikap bupati/wali kota yang terkesan merendahkan USU dan Unimed dengan tidak memercayai keduanya untuk melaksanakan seleksi CPNS. DPRD Sumut akan segera memanggil bupati dan wali kota yang akan bekerja sama dengan PTN di luar Sumut untuk mempertanyakan alasan mereka mengabaikan imbauan pemprov. Anggota Komisi A DPRD Sumut lainnya Mulkan Ritonga meragukan kredibilitas pelaksan-aan CPNS yang bekerja sama dengan PTN di luar Sumut.

Memang, secara Undang-Undang (UU) Otonomi Daerah,pemkab/pemko memiliki wewenang untuk menjalin kerja sama dengan PTN mana pun. Namun, kalau wewenang itu nantinya digunakan untuk menciptakan peluang melakukan praktik kecurangan, Dewan akan segera menindaklanjutinya. “Komisi A sudah membahas soal ini. Kami sepakat jika nantinya terjadi masalah dalam seleksi CPNS tahun ini, kami akan langsung bentuk panitia khusus (pansus) dan akan kami tindak lanjuti pejabat yang terkait sampai ke ranah hukum pidana.

Surat bernomor 800/18405/BKD/II/2010 tertanggal 5 November 2010 berisi imbauan kepada bupati dan wali kota untuk bekerja sama dengan PTN lokal. Alasannya untuk kebersamaan, efisiensi, dan transparansi karena lebih gampang diawasi ketimbang bekerja sama dengan PTN di luar Sumut. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut RE Nainggolan berharap agar penerimaan CPNS formasi 2010 benar-benar objektif, transparan, dan berkualitas. “Jika penerimaan CPNS tidak berkualitas, jangan harap bisa mendapatkan produk CPNS yang berkualitas,”ujarnya.(osm)
Sumber :Ekspos news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati KSB: APBD KSB Kena Imbas Newmont

    Bupati KSB: APBD KSB Kena Imbas Newmont

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TALIWANG – Tambangnews.com.- Bupati Sumbawa Barat, KH Zulkifli Muhadli mengakui produktifitas keuangan APBD Sumbawa Barat tahun 2012 dan 2013 menurun akibat imbas dari dampak Produksi PT Newmont yang kian menurun. Bupati sangat memahami, progress keuangan dari sumber pendapatan daerah yang sah lainnya non pajak realisasinya melemah. Itu karena Newmont mengalami krisis produksi. ‘’Harus diakui, dengan […]

  • Segera Blokir Konten LGBT di YouTube

    Segera Blokir Konten LGBT di YouTube

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Sosial Masyarakat Sangat disayangkan baru-baru ini publik kembali dihebohkan dengan adanya tayangan di laman YouTube anak tontonan konten homo (LGBT). Terang saja sejumlah ulama, tokoh masyarakat pun bersuara. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) turut menyoroti dugaan adanya video bernuansa lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) […]

  • Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ), – Dari giat operasi Razia Gabungan Kepatuhan Pajak Kenderaan Bermotor di ketahui puluhan kenderaan mobil dinas Pemkab Madina tidak bayar pajak. ‎Salah satunya diketahui mobil dinas Kasatpol PP Madina BB 8120 R Mitsubishi Triton sang Penegak Perda. Dari data yang didapat dari Samsat Madina di ketahui bahwa mobil dinas Kasatpol PP […]

  • Distribusi Guru Tidak Merata, Pembelajaran Kelas Rangkap Akan Diterapkan

    Distribusi Guru Tidak Merata, Pembelajaran Kelas Rangkap Akan Diterapkan

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Kemdiknas bersama sejumlah instansi akan melakukan penataan guru terkait dengan pendistribusian yang tidak merata antar wilayah melalui kebijakan pembelajaran kelas rangkap (multigrade teaching) untuk guru mata pelajaran serumpun. “Sebenarnya Indonesia tidak kekurangan guru, persoalan hanya pada pendistribusian guru yang tidak merata, bahkan dapat dikatakan kelebihan pasokan guru sebesar 20 persen atau sekitar 500 ribu […]

  • PSMS masih banyak kekurangan

    PSMS masih banyak kekurangan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – PSMS Medan hanya mampu menang tipis di laga ujicoba ketiganya. Menghadapi PS Kampus USU di Stadion Mini USU, Kamis, tim besutan Edi Syahputra itu menang 2-1. Bermain di hadapan ratusan suporternya, skuad Ayam Kinantan bermain menyerang. Namun gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di menit 15. Menerima umpan terobosan Tri Yudha Handoko, Fajar Adinata […]

  • Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

    Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Guru honorer di SMPN 1 Sawit Sebrang, Budiono (43) ditangkap polisi dari rumahnya di Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, kemarin (20/12). Budiono diduga menipu 20 tenaga honorer. Di kantor polisi, Budiono mengaku sebagai perantara, menjanjikan hingga membantu Edi dan Riswandi memalsukan Surat Keputusan (SK) PNS bagi para korbannya, sejak awal 2010. […]

expand_less