Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010.

Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS.

Contohnya, Kabupaten Dairi sudah menyatakan kerja sama dengan Universitas Indonesia, sedangkan Pemkot Siantar disebut-sebut akan menjalin kerja sama dengan Universitas Simalungun (USI).

“Pemprovsu itu koordinator seleksi penerimaan CPNS di Sumut sekaligus perpanjangan tangan pemerintah pusat. Kalau rekomendasi dan imbauan pemprov untuk bekerjasama dengan PTN di Sumut tidak diindahkan, sama artinya bupati dan wali kota melecehkan pemprov,” ujar Ketua Komisi A DPRD Sumut Hasbullah Hadi di Medan Rabu 24 November 2010.

Sebenarnya, bukan hanya Pemprovsu yang mengeluarkan imbauan agar pemerintah kota (pemko) dan pemerintah kabupaten (pemkab) menggunakan PTN lokal,Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga.

Ketidakpatuhan bupati dan wali kota ini menunjukkan indikasi adanya ketidakberesan dalam penyeleksian CPNS. Dia pun berjanji menuntaskan setiap laporan kecurangan yang terjadi di kabupaten/kota ke jalur hukum pidana. Menurut dia, alasan Pemprovsu untuk menjalin kerja sama dengan PTN di Sumut untuk meminimalisasi kecurangan dalam seleksi CPNS. Berdasarkan pengalaman sebelumnya,seleksi CPNS di pemkab/ pemko yang bekerjasama dengan PTN di luar Sumut selalu bermasalah.

Bahkan, untuk pengawasannya juga memerlukan anggaran yang cukup besar karena harus menggunakan biaya perjalanan dinas,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2004–2009 itu. Hasbullah menambahkan, sebenarnya dua PTN lokal, yakni Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed), merupakan aset kebanggaan masyarakat Sumut. Bahkan, negara asing juga menghargai kedua PTN tersebut, terbukti dengan banyaknya kerja sama akademis yang dijalin.

Dia sangat menyayangkan sikap bupati/wali kota yang terkesan merendahkan USU dan Unimed dengan tidak memercayai keduanya untuk melaksanakan seleksi CPNS. DPRD Sumut akan segera memanggil bupati dan wali kota yang akan bekerja sama dengan PTN di luar Sumut untuk mempertanyakan alasan mereka mengabaikan imbauan pemprov. Anggota Komisi A DPRD Sumut lainnya Mulkan Ritonga meragukan kredibilitas pelaksan-aan CPNS yang bekerja sama dengan PTN di luar Sumut.

Memang, secara Undang-Undang (UU) Otonomi Daerah,pemkab/pemko memiliki wewenang untuk menjalin kerja sama dengan PTN mana pun. Namun, kalau wewenang itu nantinya digunakan untuk menciptakan peluang melakukan praktik kecurangan, Dewan akan segera menindaklanjutinya. “Komisi A sudah membahas soal ini. Kami sepakat jika nantinya terjadi masalah dalam seleksi CPNS tahun ini, kami akan langsung bentuk panitia khusus (pansus) dan akan kami tindak lanjuti pejabat yang terkait sampai ke ranah hukum pidana.

Surat bernomor 800/18405/BKD/II/2010 tertanggal 5 November 2010 berisi imbauan kepada bupati dan wali kota untuk bekerja sama dengan PTN lokal. Alasannya untuk kebersamaan, efisiensi, dan transparansi karena lebih gampang diawasi ketimbang bekerja sama dengan PTN di luar Sumut. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut RE Nainggolan berharap agar penerimaan CPNS formasi 2010 benar-benar objektif, transparan, dan berkualitas. “Jika penerimaan CPNS tidak berkualitas, jangan harap bisa mendapatkan produk CPNS yang berkualitas,”ujarnya.(osm)
Sumber :Ekspos news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Jepang Kunjungi Kebun Kopi Mandailing

    Pengusaha Jepang Kunjungi Kebun Kopi Mandailing

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sejumlah pengusaha dari Jepang meninjau perkebunan kopi Mandailing di Mandailing Natal, Sumut. Peninjauan ini sebagai satu tahap untuk berinvestasi di bidang pembelian biji kopi Mandailing. Pengusaha itu bernama Usman Naito, Yoneyama dan Ishihara. Mereka didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Insdustri Sumatera Utara, Khairul Mahaly melakukan tinjauan ke […]

  • Atika Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Medan

    Atika Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Medan

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) –  Sebanyak 360 jamaah haji tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Debarkasi Medan, Rabu (26/06/2024) sekira pukul 19.13 wib tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport. Adapun jamaah haji tergabung dalam Kloter 3 berjumlah 360 orang terdiri dari 350 jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, 2 jamaah haji asal Langkat (Mutasi) yaitu Erlis Afriyanti Binti Muclis […]

  • Pemalsu Pupuk Diciduk

    Pemalsu Pupuk Diciduk

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SERGAI- Dua orang tersangka pelaku pemalsu pupuk ditangkap Polres Sergai dari kediamannya masing masing. Dari lokasi penangkapan (TKP) petugas mengamankan 140 karung berisi pupuk palsu yang siap edar serta peralatan untuk produksi, Senin (18/4). Menurut keterangan yang diperoleh wartawan koran ini, awalnya polisi mendapat info bahwa tersangka Herianto alias Ateng (34), warga Dusun IV, Desa […]

  • Miskin, Ayah Aldi Sudah Gadai Sawah, Tak Cukup Biaya Berobat

    Miskin, Ayah Aldi Sudah Gadai Sawah, Tak Cukup Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Demi kesembuhan anaknya, demi menyelamatkan kaki anaknya dari ancaman amputasi, Marwan telah menggadaikan sawah. Tapi, uang dari hasil menggadaikan sawah itu tak cukup. Tak ada lagi yang bisa digadaikan, karena sawah itu hanya satu-satunya harta yang dipunya. Kini, Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabungan, Mandailing Natal itu […]

  • Digenjot dari Sektor Pajak Daerah, Target PAD Madina Meningkat 50 Miliar

    Digenjot dari Sektor Pajak Daerah, Target PAD Madina Meningkat 50 Miliar

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebesar Rp 150,3 miliar pada Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2021. Besaran target PAD ini bertambah sebesar Rp 50 miliar atau meningkat 50 persen dari target tahun lalu. Peningkatan target PAD tersebut terjadi lantaran adanya kenaikan yang signifikan […]

  • 4 Pejabat Ikuti Seleksi Calon Sekda Madina

    4 Pejabat Ikuti Seleksi Calon Sekda Madina

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Total empat pejabat yang tertarik menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sejak pengumuman seleksi calon sekda Madina tanggal 25 Juni 2019 hingga batas akhir penerimaan berkas 2 Agustus 2019, tercatat empat calon yang mengajukan berkas yang diterima panitia seleksi. Keempat pejabat itu, Alamulhaq Daulay (saat ini menjabat Asissten […]

expand_less