Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
  • print Cetak
Tim Balai Arkeologi Medan dan Tympanum  meneliti material candi di Aek Milas Siabu

Tim Balai Arkeologi Medan dan Tympanum meneliti material candi di Aek Milas Siabu

SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah gerabah tanah liat yang diyakini material candi abad 9 hingga 11 Masehi ditemukan di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

“Kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini,” ungkap CEO Tympanum Novem Multimedia, Askolani Nasution menjawan Mandailing Online, Kamis (3/3) di Desa Simaninggir, Siabu.

Material itu ditemukan tim Tympanum Novem bersama Tim Balai Arkeologi Medan, Rabu (2/3) di kawasan Aek Milas, Siabu.

Askolani menyatakan bahwa kawasan ini diyakni menyimpan satu situs candi Hindu-Budha yang diperkirakan antara abad 9 – 11 Masehi, tertimbun di kedalaman yang belum bisa diprediksi. Dan sepanjang sungai Aek Badan Simaninggir – Siabu – Bonandolok, adalah daerah aliran sungai yang disucikan pemeluknya.

Penelitian tim Balai Arkeologi Medan itu menindaklanjuti temuan adanya jejak fragmen batu candi sekitar 300 meter arah barat dari Aek Milas Siabu oleh Tympanum pada Desember 2015 yang lalu.

 “Karena itu Balai Arkeolog menindaklanjutinya dengan mengirimkan tim beranggotakan enam orang peneliti” Askolani.

Eksplorasi pada radius lebih kurang 100 meter persegi, tim menemukan beberapa tambahan pragmen batu bata candi yang tidak terstruktur. Selain itu, juga ditemukan beberapa pecahan gerabah (semacam kendi berbagai ukuran)  dari tanah liat yang dari bentuk dan strukturnya diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah ke kawasan ini.

Struktur garabah terlihat masih menggunakan teknologi yang amat sederhana. Dengan berbagai ukuran, diyakini bahwa kawasan ini memang menjadi bagian dari peradaban penting di masa lalu. Apalagi kawasan ini tidak jauh jaraknya dari Candi Saba Siabu.

“Tentu butuh eksplorer lebih lanjut. Tapi temuan ini makin menambah keyakinan kita bahwa jauh sebelum priodisasi marga-marga, kawasan ini telah dihuni oleh satu entitas sosial yang belum bisa diidentifikasi ras dan asal migrasinya. Dan Tympanum tentu tidak akan berhenti sampai di sini, kita akan terus melakukan studi dan eksplorasi, termasuk mengunjungi satu arca baru yang diinformasikan ada di hulu sungai. Insya allah minggu ini kita akan ke sana lagi,” katanya.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Usulkan Dahlan Hasan Bupati Defenitif

    DPRD Usulkan Dahlan Hasan Bupati Defenitif

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) secara resmi memberhentikan Dahlan Hasan Nasution sebagai Pelaksana Tugas (Plt) bupati sekaligus mengusulaknnya menjadi bupati defenitif. Keputusan itu dilahirkan DPRD Madina dalam rapat paripurna, Kamis (10/7/2014) yang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khaitamy Daulay SH dan dihadiri sebanyak 33 orang dari 40 anggota DPRD Madina. Seluruh […]

  • Semangati Anak-anak yang Vaksin, Wabup Atika Janji Traktir Makan Bakso

    Semangati Anak-anak yang Vaksin, Wabup Atika Janji Traktir Makan Bakso

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyemangati anak-anak yang mengikuti vaksinasi di SDN 088 Panyabungan, Senin (10/1). Untuk mendorong kemauan anak-anak ikut vaksinasi, Wabup Atika berjanji akan mentraktir makan bakso. Kedatangan Wakil Bupati Perempuan Termuda di Indonesia ini pun mendapat sambutan hangat dari anak-anak. Atika melalui laman Facebook-nya […]

  • Selamat Jalan Dai Sejuta Ummat

    Selamat Jalan Dai Sejuta Ummat

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kabar duka kembali menyelimuti umat Islam. Dai kondang sejuta ummat, KH Zainuddin MZ meninggal dunia, hari ini, Selasa (5/7/2011) pagi. Mantan Ketua Umum PBR ini meninggal di rumah sakit Pusat Pertamina, Jakarta dikarenakan sakit. Zainuddin meninggal sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya diberitakan, KH Zainuddin M.Z beberapa kali dilarikan ke rumah sakit. Saat berpolemik […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • Madina Lagi-lagi Mutasi: Sinergi Birokrasi atau Kolaborasi Kekuasaan?

    Madina Lagi-lagi Mutasi: Sinergi Birokrasi atau Kolaborasi Kekuasaan?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Mutasi sebanyak 166 pejabat di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Rabu (20/5/2026) bukan lagi sekadar berita pelantikan. Reposisi ini sudah naik kelas menjadi pesan politik birokrasi. Mutasi terlalu besar untuk disebut rutinitas. Terlalu luas untuk dianggap sekadar penyegaran. Dan, terlalu cepat untuk dilepaskan dari agenda konsolidasi kekuasaan pemerintahan baru. Di […]

  • Pasca Pemilu, Menang Bermartabat Kalah Terhormat

    Pasca Pemilu, Menang Bermartabat Kalah Terhormat

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Al-Hasan Nasution, S.Pd*   Euforia pesta demokrasi tingkat Kabupaten, Kota dan Provinsitelah usai. Pilkada atau Pilgubmerupakan bagian dari sistem sosial politik yang tahun 2018 ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. Pilkada atau Pligubsecara langsung dipilih oleh rakyat, setidaknya memberikan ruang yang bebas bagi masyarakat untuk mengekspresikan kehendak politiknya dalam memilih pemimpin […]

expand_less