Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

DPRD Sumut abaikan perempuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
  • print Cetak

dprd medan

MEDAN – Komisi A DPRD Sumatera Utara dinilai sangat diskriminasi dan tak berimbang dalam menetapkan lima komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut. Komisi A tak ada meloloskan satu pun calon perempuan.

“Kami menilai fit and profer tes yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut ini sangat diskriminasi gender. Karena telah menihilkan peran perempuan dalam institusi publik,” kata Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Khairiah Lubis, hari ini.

Awi, biasa perempuan berjilbab ini disapa, mengatakan, Komisi A DPRD Sumut seharusnya mengakomodir kuota minimal 30 persen keterwakilan gender sesuai dengan konvensi CEDAW yang telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia menjadi UU No 7 Tahun 1984 dan Inpres No 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender, yang mengamanatkan bahwa negara harus komit untuk mempercepat persamaan hak secara de facto antara laki-laki dan perempuan dalam institusi publik minimal 30 persen.

“Melihat keputusan Komisi A ini, jelas sama sekali tidak ada mengakomodir hak perempuan. Artinya, keputusan ini tak mengindahkan konvensi CEDAW yang telah diratifikasi oleh pemerintah,” ujar Awi.

Awi menegaskan, Komisi A telah mengabaikan hak-hak perempuan untuk mendapatkan informasi publik. “Artinya, kalau sama sekali tidak ada perempuan yang terpilih menjadi anggota KIP Sumut, maka akses perempuan untuk memperoleh informasi publik terabaikan,” sebutnya.

Sebab, kata Khairiah, perempuan lebih sensitif untuk menyentuh kebutuhan-kebutuhan informasi yang berkaitan dengan perempuan. “Tidak terwakilinya gender dalam institusi publik merupakan satu keputusan yang

telah mencederai demokrasi negara kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta agar Komisi A DPRD Sumut dapat meninjau ulang kembali keputusan tersebut dan harus mengakomodir keterwakilan perempuan dan hak perempuan. “Kita berharap komisi A DPRD Sumut dapat meninjau ulang keputusannya dan janganlah mengabaikan hak perempuan hanya demi kepentingan partai. Jika keterwakilan perempuan terabaikan sama saja implementasi demokrasi di Sumut ini omong kosong,” tandas Awi.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Taufik Hidayat mengatakan, tidak diakomodirnya perempuan lantaran komisioner KIP merupakan pemilihan, bukan penetapan. Karena pemilihan, semua anggota komisi memiliki hak bersuara. “Ini kan berpulang pada masing-masing pemilih. Setiap anggota komisi punya pilihan masing-masing terhadap calon,” ujarnya.

“Perempuan dapat suara juga. Tetapi tidak besar. Karena penilaian masing-maisng, itu lah hasilnya,” jelas Taufik.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuntutan korupsi DAK ditunda

    Tuntutan korupsi DAK ditunda

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Tiga kali tertunda akibat Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menyiapkan berkas tuntutan. Kini giliran majelis hakim yang menunda sidang pembacaan tuntutan dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan Kota Padangsidimpuan tahun anggaran 2009. Sidang pembacaan tuntutan terhadap mantan Kadis Pendidikan, PH dan mantan Kasi Sarana Prasarana, MH ditunda untuk yang keempat kalinya. […]

  • DPRD Madina dan Pemerintah Daerah Harus evaluasi Bidan PTT

    DPRD Madina dan Pemerintah Daerah Harus evaluasi Bidan PTT

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keberadaan Bidan Tidak Tetap/Bidan desa, PTT di Penjuru wilayah Daerah Kabupaten Mandailing Natal diharapkan pengevaluasian kinerja, kehadiran, dari wakil Rakyat dan Pemerintah Daerah mengingat, peranan dan sumber dana dari berbagai macam kegiatan penunjang program pemerintah melalaui beberapa Program sangat banyak menyedot keuangan Negara. (MOL)

  • Pemkab Madina Belum Tetapkan UMK Tahun 2024

    Pemkab Madina Belum Tetapkan UMK Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sampai hari ini belum menetapkan UMK ( Upah Minimum Kabupaten ). Dinas Tenaga Kerja sendiri mengaku masih dalam tahap pembahasan besaran ketentuan UMK tersebut. ” Penyesuaian UMK untuk tahun 2024 berdasarkan formula Inflasi, pertumbuhan ekonomi serta tergantung indeks angka tertentu dan kesepakatan. Ini […]

  • Hikmah Ibadah Kurban

    Hikmah Ibadah Kurban

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Oleh Muhammad Arifin Ilham Ibadah Kurban memiliki pesan  moral yang sangat dalam. Seperti pesan yang terkandung dalam makna bahasanya. Qurb atau qurbân berarti “dekat” dengan imbuhan ân (alif dan nun) yang mengandung arti “kesempurnaan”, sehingga qurbân yang diindonesiakan dengan “kurban” berarti “kedekatan yang sempurna”. Kata Qurbân berulang tiga kali dalam al-Qur’an, yaitu pada QS.Ali […]

  • KPU Sumut: Kasasi Atau Tidak Tunggu Instruksi

    KPU Sumut: Kasasi Atau Tidak Tunggu Instruksi

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN– KPU Sumatera Utara mengklaim belum menerima instruksi apapun dari KPU RI terkait tindak lanjut putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan yang memenangkan gugatan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Amran Sinaga. Anggota KPU Sumut divisi hukum Evi Novida Ginting mengatakan, PT TUN Medan memberikan batas waktu 14 hari untuk menyampaikan tanggapan terhadap putusan tersebut. “Kami […]

  • Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

    Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Seorang dosen dari Padang Sidempuan terindikasi menjadi otak pelaku bentrok antar petugas kepolisian dan warga Batang Toru yang memprotes adanya penanaman pipa pembuangan air sisa (limbah) proses penambangan PT Agincourt Resources. Hal itu tercetus dari pemeriksaan pihak Polda Sumut terhadap beberapa warga yang diamankan sebagai tersangka pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan kantor Camat […]

expand_less