Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 3)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2014
  • print Cetak

Foto: Di atas kawah Sorik Marapi

Tympanum Novem Films, media pemberdayaan sosial yang berbasis Mandailing, pekan lalu mengirimkan tim ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi. Ekspedisi bersama dengan Naposo Nauli Bulung Desa Simaninggir Kecamatan Siabu ini bertujuan untuk membuka tabir kawasan eksotis ini.

Berada di ketinggian 2.142 meter dan cuaca dikisaran 16 derajat celcius, daerah ini dapat dikunjungi dengan pendakian melalui Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Gunung yang menyimpan berbagai kisah ini, amat dekat dengan ingatan orang di Mandailing Natal dan bekas kabupaten Tapanuli Selatan. Betapa tidak, pernah tujuh kali memuntahkan laharnya pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917, 1970, 1986 dan yang terakhir pada tahun 1987.

Letusan tahun 1917 mengubah banyak hal dalam geografis Mandailing. Letusan itu memporak-porandakan Pesantren Musthafawiyah yang pada saat itu masih berlokasi di Kayu Laut. Karena itu dipindahkan ke Desa Purba Baru. Bencana ini juga menimbulkan migrasi hunian masyarakat ke daerah-daerah yang relatif aman dari jangkauan letusan.

Selain wisata sejarah, Gunung Sorik Marapi tentu menjadi pusat kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Kawasan sekitar yang dilingkari hutan tropis, menyimpan keragaman hayati, baik flora maupun fauna. Lumut tebal yang menempel pada batu dan batang tumbuhan, menandai keaslian hutan. Dalam radius seratus meter persegi, kita bisa menyaksikan ratusan spesies tumbuhan langka.

“Itu luar biasa. Bahkan beberapa spesies ada yang masih belum ditambahi keterangan dalam kamus Botani,” demikian diungkapkan Askolani, Chief Executive Organizer (CEO) Tympanum Novem. Kita berharap semua potensi ini bisa dipublikasikan, sehingga bisa ditandai sebagai ikon kunjungan wisata di Indonesia, tambahnya.

Hal senada juga disebut Erwin Parsaulian Lubis, pimpinan ekspedisi. Hamparan batu vulkanik yang ditumbuhi perdu menjadi pemandangan yang luar biasa. Apalagi di sisi sebelah kawah juga terdapat danau berair jernih.

“Sayang kalau kawasan ini tidak dipublikasikan,” katanya.

Kawasan yang menjadi pusat TNBG ini memang tampak menyimpan eksotisme. Hutan tropis Mandailing diyakini syorga bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan.

“Saya percaya pada apa yang dilansir TNBG,” tambah Askolani.

Hutan ini menyimpan berbagai spesies langka semacam amfibi tak berkaki (Ichtyopis glutinosa) yang merupakan jenis satwa purba dan katak bertanduk tiga (Megophyris nasuta), dan lain-lain. Karena itu, begitu ekspedisi mencapai puncak Sorik Marapi, semua berdecak kagum, ini “syorga.”

Tympanum Novem Films berharap ada usaha-usaha yang signifikan untuk memancing kunjungan wisata ke kawasan ini. Terutama dengan membuka jalur pendakian yang lebih efektif. Juga tentu dengan promosi dan publikasi ke biro-biro perjalanan wisata. Hanya dengan begitu potensi kawsan ini berdampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat sekitar, begitu kata Askolani.

Narasi/foto : Tympanum Novem Films
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), As Imran Khaitamy Daulay SH menyatakan sejauh ini belum menerima surat dari Badan Legslasi (Baleg) DPRD Madina terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda. Penundaan 11 Ranperda itu terkait kengototan pihak Baleg melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi memperdalam peraturan daerah ditengah telah habisnya dana perjalanan dinas DPRD […]

  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Taman Pasar lama Panyabungan

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Taman Pasar lama Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga menemukan satu mayat pria tanpa identitas berusia dikisaran 40-an tergelatak di taman Pasar Lama Panyabungan, Mandailing Natal sekira pukul 11.00 Wib, Rabu (19/11). Penemuan mayat yang diduga sebagai tidak waras semasa hidupnya ini sempat mengegerkan warga dan anak- anak sekolah yang berhamburan melihat almarhum tergeletak di dalam taman. Hingga saat […]

  • Peduli kunci sukses berantas malaria

    Peduli kunci sukses berantas malaria

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepedulian masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal yang begitu tinggi dalam kesadaran pemberantasan bibit penyakit malaria menjadi modal utama dan kunci sukses dalam pencapaian visi misi Madina bebas dari penyakit malaria tahun 2020. Langkah tersebut semakin efisien dan strategis dengan didukung 6 program pokok penanggulangan malaria. Kemudia teraplikasikan secara luas lewat dibentuknya Kantor Pusat […]

  • Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada tahun 1869, kata “Indonesia” kali pertama muncul dalam tulisan James Richardson Logan. Kata “Indonesia” ini menunjukkan keberadaan kepulauan di lautan Hindia Pasifik. “Inde” yang artinya Hindia dan “nesos” artinya pulau. Demikian dikutip dari Swantara, majalah Triwulan Lemhanas RI No.03 Tahun I/Desember 2012. James Richardson Logan merupakan seorang pengacara. Lahir di Berwickshire-Skotlandia pada 10 April 1819. Dia […]

  • Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) sangat meresahkan bagi masyarakat. Sebab air sungai menjadi keruh. “Air sangat keruh, padahal sungai tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan lainnya. Sementara pembuangan dari mesin […]

  • Aswin Parinduri : Paslon Harun-Ichwan Punya Interpensi Politik Dalam Membangun Madina Lewat Pemerintah Pusat

    Aswin Parinduri : Paslon Harun-Ichwan Punya Interpensi Politik Dalam Membangun Madina Lewat Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menjadi salah satu Partai pengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husen Nasution. Selain menjadi Partai Pengusung, ternyata calon wakil bupati nomor urut 1 itu juga merupakan bendahara DPW Partai Golkar Sumut. Ketua DPD […]

expand_less