Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Siabu Hingga Barumun Diyakini Pusat Peradaban Mandailing Abad 9 Masehi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
  • print Cetak
Seorang arkelog wanita dari Balai Arkeologi Medan meneliti material candi di Aek Milas Siabu

Seorang arkelog wanita dari Balai Arkeologi Medan meneliti material candi di Aek Milas Siabu

SIABU (Mandailing Online) – Kawasan Siabu hingga Barumun diyakini sebagai pusat peradaban Mandailing di abad 9-11 masehi, jauh sebelum priodeisasi marga-marga.

Hipotesa itu dikuatkan oleh banyaknya temuan-temuan artefak, situs dan material candi mulai dari arah Siabu menuju arah Barumun di Padang Lawas yang dilakukan Timpanum Novem Multimedia.

Temuan terakhir terjadi pada Rabu (2/3/2016) oleh tim Tympanum Novem bersama Tim Balai Arkeologi Medan, di kawasan Aek Milas, Siabu, Mandailing Natal berupa kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini.

Eksplorasi pada radius lebih kurang 100 meter persegi, tim menemukan beberapa tambahan pragmen batu bata candi yang tidak terstruktur.

“Asumsi saya bahwa kawasan Aek Milas dulunya  merupakan pusat peradaban masa Hindu Budha yang membentang luas mulai dari Candi Simangambat (candi Siwa). Ini diyakini setelah tim menelusuri kembali kawasan Candi Saba Siabu di Desa Siabu” ujar Askolani Nasution, CEO Tympanum Novem, Kamis (3/3).

Askolani menjelaskan bahwa dari deretan ini menguatkan hipotesa bahwa sepanjang Sungai Aek Badan Simaninggir hingga ke Jembatan Bonandolok merupakan kawasan peradaban penting di masa lalu.

Apalagi merujuk kepada beberapa tesis sebelumnya bahwa dari kawasan persawahan ini hingga ke arah Barumun diyakini pernah memiliki peradaban yang tinggi di masa abad 9 sampai dengan 11 masehi.

Ketika melakukan eksplorasi tambahan di Candi Saba Siabu, tim juga kemudian mendapat laporan penemuan satu arca baru di hulu sungai Muara Sada Simangambat.

“Penemuan-penemuan ini, makin menguatkan asumsi adanya jejeran candi yang membentang mulai dari Candi Simangambat hingga ke kawasan Desa Simaninggir Kecamatan Siabu yang diyakini tertimbun beberapa meter di bawah permukaan tanah,” katanya.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghianat Diberi Hormat, Layakkah?

    Penghianat Diberi Hormat, Layakkah?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Penghianat! Munafik! Laknatullah alaihi! Itulah kata-kata yang layak disematkan kepada sosok Mustafa Kemal Attaturk. Namanya baru-baru ini menjadi viral karena rencana pemerintah menjadikan nama tersebut sebagai salah satu nama jalan di DKI. Alasannya, sebagai simbol kerjasama bilateral yang baik dan rasa hormat terhadap negara Turki. Sayangnya, rencana […]

  • Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    Penyematan Satu Nama Ruas Jalan Dibarter Satu Pulau? SungguhTerlalu!

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Minggu lalu tersiar satu kabar yang diinformasikan oleh Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional Merah Johansyah. Ia menuliskan dalam akun twitter pribadinya bahwa 1 ruas jalan nama Presiden Joko Widodo Street di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ditukar dengan 256 ribu Ha di Kaltim. Ia […]

  • Turis asal Australia tewas di hotel

    Turis asal Australia tewas di hotel

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Seorang turis asal Australia, Rigin Scot Douglas (61) ditemukan tewas di kamar Hotel Green Loudge, Desa Namo Sialang, Langkat, Sumatera Utara. Hingga tadi malam, polisi belum mengetahui penyebab tewasnya Douglas dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Sedangkan mayat korban dibawa ke RSUH Adam Malik Medan, guna diautopsi. Kasat Reskrim Polres Langkat AKP […]

  • Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution menyatakan industri salah satu upaya mendongkrak perekonomian daerah. Itu dikatakannya saat mengunjungi Kampoeng Kaos Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (11/5/2018). Kampoeng Kaos merupakan industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis kaos, batik Mandailing, Gordang Sambilan serta banyak ragam pernak pernik khas Mandailing. Darmin menyatakan, industri […]

  • Peserta UN SD/MI Se-Madina Tercatat 9.473 Siswa

    Peserta UN SD/MI Se-Madina Tercatat 9.473 Siswa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita) : Kabid Dikdas Pendidikan Madina Jamila, SH mengatakan Pendidikan milik bangsa dan tanggung jawab kita bersama baik itu pemerintah, masyarakat maupun orang tua. Maka dukungan yang seimbang dari ketiga unsur ini sangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita ini. Apalagi dalam menghadapi UN yang tidak lama lagi akan diselenggarakan secara serentak tutur […]

  • Tak Berkategori

    Karir Hidayat Batubara di Demokrat Tamat

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Kader Partai Demokrat yang ditetapkan sebagai tersangka atau terdakwa, harus mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu sesuai pakta integritas kader yang menjabat di struktur partai di setiap tingkatan. “Sesuai dengan Pakta Integritas yang ditandatangani oleh DPD dan DPC se-Indonesia beberapa waktu lalu memang mengharuskan setiap kader struktural harus mengundurkan diri dari jabatan yang […]

expand_less